Even Badminton Asia Mixed Team Championships (BAMTC) 2025 yang berlangsung di Gimnasium Conson, Qingdao, China pada 11-16 afebruari 2025 telah rampung dihelat.
Dari ajang BAMTC 2025, badminton lovers (BL) tanah air makin paham akan potensi Fadia yang semakin bersinar.
Pemilik nama lengkap Siti Fadia Silva Ramadhanti ini mulai tersorot semakin tajam sejak dipasangkan pada 2022.
Saat debut, Apri/Fadia bahkan langsung sabet medali emas SEA Games 2021 yang dihelat pada bulan Mei 2022 lalu.
Duet Apri/Fadia
Tampil dengan ciri khas permainan cepat dan impresif dengan bola-bola unik, Fadia bersama Apri yang ditinggal pensiun Greysia Polii langsung naik podium tertinggi.
Tak hanya itu, dalam BWF Super Series, Apri/Fadia sudah pernah merasakan podium juara turnamen Super 500 hingga Super 750.
Tidak heran jika kemudian peringkat duo 'minionwati' ini, julukan dari BL Indonesia untuk Apri/Fadia, langsung melejit hingga masuk top 5 dunia.
Sayangnya, cedera yang dialami Apri sempat membuat performa mereka menurun.
Fadia Dipasangkan dengan Lanny
Rehat dari Apri, Fadia dipasangkan sementara dengan Lanny Tria Mayasari agar tidak kehilangan 'sentuhan' di lapangan hijau dan bisa terus bermain untuk sektor di ganda putri.
Bersama Lanny, Fadia juga mencatatkan prestasi terbaik hingga berhasil keluar sebagai juara Thailand Masters 2025.
Namun, duet Lanny/Fadia harus usai karena Apri sudah siap comeback. Kabarnya, Apri/Fadia baru akan kembali bertanding di Orleans Maaters 2025 pada awal bulan Maret 2025 mendatang dan berlanjut ke All England 2025.
Main Rangkap di Nomor Ganda Campuran
Sebelum kabar ini mencuat dan disambut hangat fans bulu tangkis tamah air, Fadia sudah mulai berproses untuk bermain rangkap di nomor ganda putri dan ganda campuran pada awal tahun ini.
Bersama Dejan Ferdinansyah yang kini ditarik ke Pelatnas, Fadia semakin menunjukkan potensi terbaiknya.
Dejan/Fadia bahkan sudah mencapai final pertamanya di Thailand Masters 2025. Sayangnya, Dejan/Fadia harus puas menjadi runner up dalam turnamen Super 300 tersebut.
Duet Maut dengan Rinov di Final BAMTC 2025
Bahkan, Fadia juga dipercaya untuk bermain rangkap di nomor ganda campuran dan ganda putri di turnamen BWF Super Series hingga BAMTC 2025. Satu hal yang menarik, selama bermain di BAMTC 2025, Fadia sudah ditandemkan dengan tiga partner.
Dejan di ganda campuran, Lanny di ganda putri, dan teranyar bersama dengan Rinov Rivaldy di ganda camluran khusus untuk laga final. Pemandangan ini pun semakin menarik perhatian BL tanah air.
Fadia dielu-elukan sebagai MVP turnamen ini dan layak diperebutkan oleh empat orang, termasuk Apriyani Rahayu. Dengab Dejan dan Lanny sendiri memang sudah teruji dan berlaga di sederet turnamen.
Namun, potensi duet dengan Rinov ternyata juga tidak kalah bersinar. Rinov/Fadia yang sumbang poin di laga final BAMTC 202t melawan China, sukses unjuk performa impresif. Fakta ini cukup mengejutkan mengingat belum ada atlet Pelatnas yang secocok ini denga beberapa partner sekaligus.
Hanya saja, tampaknya Pelatnas masih akan fokus pada progres Apri/Fadia di ganda putri dan Dejan/Fadia di ganda campuran. Apa pun itu, BL Indonesia akan selalu siap mendukung Fadia dan atlet-atlet Merah Putih lainnya.
Baca Juga
-
Dari Menahan Lapar ke Menahan Nafsu Konsumsi di Bulan Ramadan
-
Puasa Seharusnya Sederhana, Kenapa Konsumsi Justru Meningkat?
-
Bijak Berkonsumsi Selama Ramadan: Menjaga Keseimbangan di Bulan Penuh Berkah
-
Dari Lapar Perut ke Lapar Mata: Kenapa Ramadan Justru Bikin Boros?
-
Mindful Eating saat Puasa: Menghargai Makanan dan Mengendalikan Nafsu Berbuka
Artikel Terkait
Hobi
-
Rilis Daftar Panggil, John Herdman Indikasikan Siap Jadikan Indonesia Timnas Kanada Jilid II
-
Provisional Skuat, John Herdman dan Kemewahan Lini Bertahan Garuda yang Urung Menjadi Nyata
-
Disebut Diminati Klub Juventus, ke Mana Karier Emil Audero akan Berlanjut?
-
Ikonik dan Langka: Ducati Panigale V4 Lamborghini Pertama di Indonesia
-
Jadwal F1 GP China 2026: Apakah Kemenangan Mercedes Berlanjut ke Shanghai?
Terkini
-
4 Toner Trehalose Berikan Hidrasi Ekstra agar Cegah Kulit Kering saat Puasa
-
Digarap 5 Tahun, Pelangi di Mars Jadi Film Sci-Fi Indonesia yang Dinanti
-
Premium ala Flagship, Harga Tetap Bersahabat: Vivo V70 Kini Lebih Sempurna
-
70% Perempuan Alami Kekerasan di Tempat Kerja, Ini Saatnya Benahi Sistem
-
Menemukan Kembali Arah Hidup di Novel Antara Berjuang dan Menyerah 2