Setelah lama dinantikan, Marvel 1943: Rise of Hydra akhirnya mulai mengungkapkan lebih banyak informasi menarik tentang game-nya. Diciptakan oleh Amy Hennig, nama besar di balik seri Uncharted, game ini membawa pemain ke dalam kisah penuh petualangan di tengah Perang Dunia II. Dikisahkan, Captain America dan Black Panther dari era 1943 harus bekerja sama meski awalnya saling berseteru, berjuang melawan organisasi jahat Hydra yang berusaha menguasai dunia.
Dalam wawancara eksklusif dengan Entertainment Weekly, Hennig menjelaskan bahwa dalam game ini, pemain akan bertemu dengan Steve Rogers yang masih muda dan belum menjadi Captain America yang legendaris. Sebagai gantinya, Hennig memperkenalkan Azzuri, sang Black Panther yang lebih dewasa dan merupakan kakek dari T'Challa yang kita kenal. Azzuri dan Rogers awalnya bertemu sebagai rival, tetapi konflik besar membuat mereka terpaksa bekerja sama untuk mengalahkan Hydra.
Salah satu hal yang sangat menarik adalah setting dunia yang kaya dan bervariasi. Wakanda, yang sebelumnya dikenal sebagai negara futuristik dan penuh rahasia, kini digambarkan dengan hutan lebat yang melindunginya dari dunia luar. Di tahun 1943, Wakanda masih sangat tertutup, namun situasi global yang semakin buruk memaksa mereka terlibat dalam konflik besar ini. Sementara itu, Paris juga menjadi salah satu lokasi kunci dalam permainan ini, menciptakan atmosfer tegang di tengah kekuasaan Nazi.
Hennig menambahkan bahwa cerita ini akan menggabungkan berbagai elemen klasik dari film petualangan era Perang Dunia II, lengkap dengan twist-twist seru yang akan mengejutkan pemain. Tak hanya itu, Marvel 1943: Rise of Hydra juga menampilkan karakter-karakter unik seperti Gabriel Jones dari Howling Commandos dan Nanali, seorang mata-mata Wakandan yang bekerja di Paris yang dikuasai Nazi. Keduanya akan menjadi sekutu penting dalam perjuangan melawan Hydra.
Dengan visual yang sangat realistis dan tingkat detail yang tinggi, game ini berusaha menghadirkan pengalaman yang tidak hanya seru, tetapi juga imersif. Hennig dan timnya di Skydance New Media ingin agar pemain merasa seperti sedang menonton film Marvel yang epik, namun tetap memegang kendali penuh atas alur cerita dan aksi. Marvel 1943: Rise of Hydra dijadwalkan untuk rilis pada tahun ini, dan tampaknya akan menjadi salah satu game superhero paling dinanti.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Xbox Krisis, Blizzard Justru Tampil Sebagai "Top-Performing" Studio!
-
Darksiders 4 dan Kingdom Come Baru Ditargetkan Rilis 2027-2028
-
Sebelum Remaster Rilis, Toy Story 3 Akan Dihapus dari Xbox
-
Sukses dengan The Old Country, Mafia Enggan Disamakan GTA
-
Sinyal Kuat dari Kreator: The Simpsons: Hit & Run Bersiap Comeback Setelah 2 Dekade!
Artikel Terkait
-
Infinity Nikki Jadi Ruang Ekspresif untuk Hobi Fotografi
-
Dead Space 4 Ditolak EA! Apakah Seri Horor Ikonik Ini akan Berakhir?
-
Game of Thrones: Kingsroad, Petualangan Open-World Seru di Westeros!
-
Monster Hunter Wilds Pecahkan Rekor Steam, 40 Juta Pemain Online Sekaligus!
-
Pengembang Game Honor of Kings Umumkan Investasi Rp 240 Miliar untuk Industri Esports
Hobi
-
Jadi Rekan Setim, Marc Marquez Prediksi Bakal Dikalahkan oleh Pedro Acosta
-
FIFA ASEAN Cup: Pertaruhan Hidup-Mati Bagi John Herdman di Timnas Indonesia
-
Atletico Madrid Bekuk Real Madrid 2-1, Mourinho Mengamuk Bawa Kertas Bukti Kesalahan VAR
-
Raphinha Mesin Gol Baru FC Barcelona: 12 Gol dan Jadi Top Scorer La Liga
-
MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Gendong KTM jadi Juara di Kampung Halaman
Terkini
-
Review Neagley: Drama Aksi Khas Reacher dengan Sentuhan Lebih Emosional
-
5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
-
Dari Viral Culture ke Real-Life Culture: Eranya Gen Z Cari Pengalaman Nyata
-
Seperti Pelukan Hangat! 5 Pilihan Parfum Warm Vanilla yang Lembut di Hidung
-
Bebas Bruntusan! 4 Acne Cleansing Balm Angkat Makeup Waterproof hingga Pori