Harapan para penggemar untuk melihat kelanjutan Dead Space tampaknya harus dipendam lebih lama. Electronic Arts secara tegas menolak proposal Dead Space 4 yang diajukan oleh para kreator asli game ini, termasuk Glen Schofield, Christopher Stone, dan Bret Robbins. Mereka bertiga sempat mencoba meyakinkan EA untuk melanjutkan seri ini, tetapi jawaban yang didapat tidak menggembirakan.
Melansir dari artikel PC Gamer, Schofield mengungkapkan bahwa mereka bertiga bertemu dengan EA tahun ini untuk membicarakan kemungkinan pembuatan Dead Space 4. Sayangnya, EA langsung menolak dengan alasan bahwa mereka tidak tertarik saat ini.
Schofield menjelaskan bahwa mereka tidak mendalami lebih jauh karena EA sendiri sudah memiliki perhitungan mengenai angka penjualan yang harus dicapai untuk membuat proyek ini layak.
Keputusan EA ini cukup mengejutkan, mengingat kesuksesan Dead Space Remake yang dirilis pada 2023. Remake tersebut mendapat respons positif dari pemain dan kritikus, memunculkan spekulasi bahwa EA mungkin berencana untuk mengembangkan seri ini lebih lanjut. Namun, kenyataannya justru sebaliknya.
Dilansir pada artikel Eurogamer, meskipun mendapatkan pujian, seluruh masa depan Dead Space tampaknya sedang "dibekukan", tanpa indikasi adanya kelanjutan seri dalam waktu dekat.
Industri game sendiri sedang berada dalam masa yang cukup sulit, dengan banyak perusahaan menjadi lebih berhati-hati dalam mengambil risiko. Hal ini juga diungkapkan oleh Christopher Stone, yang mengatakan bahwa banyak publisher saat ini enggan mengambil peluang pada proyek-proyek baru.
Menyadur laman IGN, Stone menambahkan bahwa industri game sedang berada dalam situasi yang tidak menentu, sehingga keputusan seperti ini harus diterima dengan lapang dada.
Meskipun mendapat penolakan, para kreator Dead Space tidak kehilangan semangat. Mereka masih memiliki ide-ide segar untuk Dead Space 4 dan tetap berharap suatu saat nanti bisa mewujudkannya.
Schofield sendiri saat ini sedang berusaha mendanai proyek baru yang menurutnya sangat spesial. Sementara itu, Stone dan Robbins juga sibuk dengan proyek mereka masing-masing.
Bagi para penggemar, situasi ini mungkin mengecewakan, tetapi dengan kondisi industri yang terus berkembang, tidak menutup kemungkinan bahwa suatu hari nanti Dead Space 4 bisa menjadi kenyataan. Namun, untuk saat ini, EA lebih fokus pada proyek besar lainnya seperti Star Wars Jedi, Battlefield, serta game dari BioWare seperti Dragon Age Veilguard dan Mass Effect 5.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Xbox Krisis, Blizzard Justru Tampil Sebagai "Top-Performing" Studio!
-
Darksiders 4 dan Kingdom Come Baru Ditargetkan Rilis 2027-2028
-
Sebelum Remaster Rilis, Toy Story 3 Akan Dihapus dari Xbox
-
Sukses dengan The Old Country, Mafia Enggan Disamakan GTA
-
Sinyal Kuat dari Kreator: The Simpsons: Hit & Run Bersiap Comeback Setelah 2 Dekade!
Artikel Terkait
-
Infinix Note 50 Series Resmi Meluncur, Janjikan Performa AI Gaming dan Baterai Jumbo di Harga Rp 2 Jutaan
-
Game of Thrones: Kingsroad, Petualangan Open-World Seru di Westeros!
-
Spesifikasi Infinix GT 30 Pro Beredar, Hadirkan Tombol Gaming Canggih Ini?
-
Penonton Lokal Haus Film Berkualitas, tapi Kenapa Horor yang Mendominasi?
-
Full Horor! 4 Film Indonesia yang Tayang 6 Maret 2025, Berani Nonton?
Hobi
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
-
Jujur! Jorge Martin Akui akan Menangis Jika Gagal jadi Juara Dunia MotoGP
Terkini
-
Ingin Beli Galaxy S26 FE Lebih Hemat? Ini Cara Dapat Potongan Rp500 Ribu
-
Api Tak Menunggu Kontrak Sewa: Urgensi Pesawat Amfibi bagi Negeri Kepulauan
-
Indonesia Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026: Ujian Kedewasaan Tribun Sepak Bola
-
Hubungan Sempurna di Medsos Cuma Ilusi? Ini Bukti Gen Z Mulai Sadar!
-
Bye-Bye Muka Tomat! Ini 4 Soothing Gel Mugwort Khusus Kulit Berminyak, Cuma 30 Ribuan