Aura kebintangan pemain belakang Timnas Indonesia, Jay Idzes semakin menyihir klub-klub daratan Eropa. Setelah sebelumnya dirumorkan diminati oleh Juventus dan beberapa klub mapan lainnya, kini Jay Idzes kembali menjadi bidikan klub tradisional Italia, Udinese.
Sepertimana yang dilansir oleh laman tuttoudinese.it (3/3/2025), klub yang berasal dari Udine, sebuah kota kecil yang juga masih bertetangga dengan Venezia tersebut menyatakan dengan terang-terangan minat mereka untuk mendatangkan Jay Idzes.
Bahkan, dalam rilisan tersebut, dijelaskan bahwa saat ini Udinese tengah membuka pembicaraan awal dengan kapten Timnas Indonesia tersebut, untuk mencari kemungkinan hijrahnya sang pemain pada musim transfer selanjutnya.
"Udinese, ci si muove già per l'estate: contatti esplorativi per Idzes del Venezia" tulis tuttoudinese.it yang jika ditranslasikan menjadi kurang lebih "Udinese sudah bergerak untuk musim panas, kontak pembuka untuk Idzes dari Venezia".
Semakin berkibarnya nama Jay Idzes di pentas sepak bola Eropa ini tentunya semakin membuat pihak Belanda menyesali kepergiannya ke Indonesia. Pasalnya, ketika Jay Idzes semakin cemerlang dan diakui kualitasnya, lini pertahanan Timnas Belanda kini tengah keropos digerogoti oleh waktu.
Para center back andalan de Oranje seperti Virgil van Dijk, Stefan de Vrij, Nathan Ake, dan Daley Blind, saat ini sudah berada di usia kepala tiga. Sementara para calon suksesor mereka seperti Micky van de Ven, Matthijs de Ligt, dan Jan Paul van Hecke, saat ini masih belum menemukan performa yang setara dengan para seniornya tersebut.
Bahkan di pentas UEFA Nations League beberapa waktu lalu, kolaborasi lini pertahanan Belanda ini juga sempat menjadi sorotan, imbas bapuknya kekuatan yang mereka miliki saat bertarung di fase-fase krusial.
Jay Idzes yang makin hari makin memancarkan daya magisnya bersama Venezia tentunya membuat kubu Belanda meradang. Pasalnya, meskipun kemungkinan bukan menjadi pilihan utama jika Jay Idzes bergabung dengan mereka, sang pemain bisa menjadi opsi yang cukup potensial untuk mengisi slot lini pertahanan dan menambal kelemahan di sektor ini.
Jika nantinya Jay Idzes sukses mengantarkan Indonesia ke putaran final Piala Dunia, apakah Belanda akan semakin menyesali keputusan sang pemain ya? Sepertinya iya!
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
Artikel Terkait
-
Ini Alasan Pengambilan Sumpah WNI Emil Audero Cs Berlangsung di Roma
-
Dean James: Darah Sepak Bola dari Keluarga
-
Darius Sinathrya Diduga Cibir Ahmad Dhani Soal Naturalisasi Timnas: Udah Rasis, Kurang Se-ons!
-
Mees Hilgers: Rasanya Sangat Frustasi
-
Lolos ke Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Layak Pertahankan 3 Pemain Gaek Ini
Hobi
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar
-
MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus
-
Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?
Terkini
-
Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!
-
5 HP Android dengan Kamera Bagus untuk Kamu yang Mau Mulai Ngonten
-
Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei
-
Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia
-
Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru