Timnas Indonesia U-17 akan melakoni laga terakhir grup C ajang Piala Asia U-17 2025 melawan Afghanistan U-17. Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), laga tersebut akan digelar pada Kamis (10/04/2025) di Prince Abdullah Al-Faisal Stadium, Jeddah, Arab Saudi. Timnas Indonesia U-17 sendiri yang sudah dipastikan lolos ke babak 8 besar Piala Asia U-17 tentunya diharapkan tetap memberikan sajian menarik dalam laga tersebut.
Hal yang sejalan diutarakan oleh pelatih timnas Indonesia U-17, Nova Arianto. Melansir dari laman berita suara.com (09/04/2025), pelatih berusia 45 tahun tersebut juga menegaskan akan memaksimalkan laga kontra Afghanistan untuk meraih poin semaksimal mungkin. Dirinya menyebut akan fokus dalam laga-laga selanjutnya, termasuk dalam laga melawan Afghanistan U-17.
“Kami memiliki skuad yang sangat berbakat dalam hal kekuatan mental dan fisik yang tampil sangat baik di dua pertandingan. Namun turnamen ini masih panjang dan kami harus fokus sepenuhnya pada pertandingan mendatang,” ujar Nova Arianto.
Pernyataan tersebut tentunya mengindikasikan bahwa Putu Panji dkk masih akan mengincar kemenangan dalam laga melawan Afghanistan U-17 pada Kamis nanti. Hal ini tentunya bisa cukup baik mengingat timnas Indonesia U-17 berpeluang lolos ke babak 8 besar Piala Asia U-17 2025 dengan status juara grup C. Sementara itu, posisi runner-up akan diperebutkan oleh Yaman U-17 dan Korea Selatan U-17 yang sama-sama masih mengoleksi total 3 poin dengan masing-masing meraih 1 kemenangan dan menelan 1 kekalahan.
Nova Arianto Berpeluang Melakukan Eksperimen dalam Laga Kontra Afghanistan
Meskipun mengindikasikan akan tetap mengincar 3 poin saat laga melawan Afghanistan nanti, Nova Arianto tetap diharapkan melakukan beberapa rotasi pemain dalam laga tersebut nantinya. Hal ini tentunya menjadi momentum yang cukup baik mengingat timnas Indonesia U-17 sudah dipastikan lolos ke babak 8 besar Piala Asia U-17 2025 dan lolos ke babak putaran final Piala Dunia U-17 2025 yang digelar di Qatar nanti.
Rotasi pemain ini sendiri juga bisa menjadi ‘penyegar’ bagi skuad garuda U-17 yang dimana bisa mengistirahatkan beberapa pemain kunci agar lebih bugar saat menatap babak 8 besar nantinya. Di sisi lain, Nova Arianto sendiri dalam pernyataannya juga menyebut akan melakukan beberapa rotasi pemain dalam laga kontra Afghanistan U-17.
“Kami sudah mencoba beberapa pemain yang belum bermain di Arab Saudi, karena ini akan memberi mereka keempatan dan pengalaman yang sangat dibutuhkan saat bermain di panggung internasional,” ujar Nova Arianto.
Selain itu, dengan memberikan kesempatan bermain kepada para pemain pelapis, tentunya hal ini cukup baik untuk menjaga kedalaman skuad timnas Indonesia U-17 kedepannya. Mengistirahatkan beberapa pemain jelang laga kontra Afghanistan juga bisa membuat kondisi skuad timnas Indonesia U-17 menjadi lebih bugar saat berlaga di babak 8 besar nantinya.
Nova Arianto selaku pelatih kepala timnas U-17 tentunya juga cukup paham siapa saja nama pemain yang akan diistirahatkan saat laga melawan Afghanistan. Mulai dari kapten tim, Putu Panji, Evandra Florasta, Zahaby Gholy, Mathew Baker hingga Mierza Firjatullah bisa saja diistirahatkan oleh pelatih yang juga mantan pemain timnas Indonesia di era 2000-an tersebut.
Beberapa nama pelapis seperti Ida Bagus Cahya, Fadly Alberto, Josh Holong dan beberapa nama lainnya bisa mengisi posisi yang ditinggalkan oleh beberapa nama tersebut sekaligus memberikan jam terbang kepada para pemain. Tak dapat dipungkiri, jam terbang yang cukup, khususnya pada event internasional resmi seperti ajang Piala Asia U-17 kali ini tentunya cukup penting dalam menjaga kedalaman skuad timnas Indonesia U-17 dan melatih mental tim agar kian siap dalam menghadapi laga-laga dengan tensi yang lebih besar selanjutnya.
Baca Juga
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
-
Dean Zandbergen dan Skandal Paspoortgate: Mengapa Striker VVV-Venlo Ini Tetap Ingin Bela Indonesia?
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
-
Skandal Paspor Juga Muncul di Belgia, Ragnar Oratmangoen dan Joey Pelupessy Gimana Nasibnya?
Artikel Terkait
-
Ada Strategi Kotor Dibalik Penunjukkan Shin Tae-yong Jadi Wakil Presiden KFA
-
Respons Dean James yang Harus Absen Lama karena Alami Cedera Serius
-
Timnas Indonesia U-17 Diminta Tetap Agresif Hadapi Afghanistan
-
Kisah Nova Arianto Tuntaskan Nasihat dari Shin Tae-yong di Timnas Indonesia U-17
-
Timnas Indonesia 'Terbang' ke Piala Dunia U-17, Peran Liga Jadi Sorotan
Hobi
-
Kimi Antonelli Merasa Lebih Siap untuk F1 GP Miami 2026, Bakal Hattrick?
-
Venue Playoffs MPL ID S17 Diumumkan, Jakarta Velodrome Jadi Tuan Rumah
-
Tes Jerez 2026: Reaksi Pembalap Positif, MotoGP Bakal Makin Kompetitif
-
Jadwal F1 GP Miami 2026: Favorit Kimi Antonelli, Akankah Dia Menang Lagi?
-
Sadar Diri, Marc Marquez Mengaku Tak Punya Kekuatan untuk Rebut Gelar Juara
Terkini
-
Atas Nama Pembangunan: Menggugat Praktik Sumbangan Wajib di Sekolah
-
Menang di Pengadilan! Kontrak Eksklusif 9 Member THE BOYZ Resmi Berakhir
-
Review Film The Devil Wears Prada 2: Balas Dendam Emily di Panggung Fashion
-
Baru Mulai Syuting, Helena Bonham Carter Mundur dari The White Lotus S4
-
Review Serial Stranger Things: Tales from '85, Spin-off Animasi Terkeren!