Setelah menaklukkan ganasnya persaingan di fase penyisihan grup C, Timnas Indonesia kini bersiap untuk menjalani kerasnya pertarungan babak delapan besar gelaran Piala Asia U-17.
Berdasarkan bracket pertandingan yang telah dirilis oleh laman AFC, Pasukan Muda Merah Putih yang menjadi juara grup C, dipastikan bakal berjumpa dengan runner-up grup D yang dihuni oleh Korea Utara U-17.
Menyadur unggahan Instagram @timnasindonesia yang merupakan akun media sosial resmi dari Timnas Indonesia, laga melawan Tim Merah asal semenanjung Korea tersebut bakal digelar pada Senin (14/4/2025) pada pukul 21.00 WIB.
Bagi kubu Timnas Indonesia, pertarungan babak delapan besar Piala Asia U-17 ini tentunya akan menjadi sebuah pertarungan yang sangat menentukan.
Pasalnya, dengan sistem gugur yang mereka tapaki sejauh ini, kalah dari Korea Utara berarti mereka harus mengakhiri langkahnya hanya sampai di fase ini, dan harus angkat koper dari turnamen yang dihelat di Arab Saudi tersebut.
Bukan hanya menjadi sebuah pertandingan yang sangat bernilai bagi Timnas Indonesia, pertarungan melawan Korea Utara ini juga menjadi sebuah laga yang tak kalah pentingnya bagi sang juru latih, Nova Arianto.
Alasannya cukup logis, karena jika dirinya berhasil mengantarkan Evandra Florasta dan kawan-kawan melewati adangan dari Korea Utara, maka coach Nova akan menyamai catatan apik sang mentor, Shin Tae-yong di gelaran Piala Asia U-23 tahun lalu.
Sekadar mengingatkan, berdasarkan data dari laman history AFC, Shin Tae-yong sukses membawa Rizky Ridho dan kawan-kawannya di skuat Timnas U-23 menapaki fase semifinal turnamen Piala Asia U-23 di Qatar tahun lalu.
Meskipun sempat tersendat karena harus menelan kekalahan atas Qatar dengan skor 0-2 di laga pembuka, pelatih asal Korea Selatan tersebut pada akhirnya berhasil bangkit di dua laga sisa grup A dengan mengandaskan tim kuat Australia 1-0 dan menghancurkan tim favorit Yordania dengan skor 4-1.
Alhasil, status runner-up grup di klasemen akhir grup A, membuat Timnas Indonesia U-23 berhak untuk mewakili kumpulan untuk melaju ke babak delapan besar turnamen, dan menantang tim favorit Korea Selatan.
Seperti yang kita ketahui bersama, pada pertandingan babak delapan besar melawan Korea Selatan tersebut, Pratama Arhan dan kolega berhasil menumbangkan sang raksasa setelah harus bertarung hampir di setengah malam tanggal 25 April 2024.
Setelah hanya bermain imbang 2-2 hingga babak tambahan waktu berakhir, Indonesia akhirnya menjadi pemenang laga setelah tendangan penalti Pratama Arhan membawa Indonesia unggul 11-10 di babak adu tos-tosan, sekaligus membawa mereka melanjutkan kampanye ke fase empat besar gelaran.
Capaian inilah yang berpotensi untuk bisa disamai oleh Nova Arianto, murid kesayangan Shin Tae-yong di jajaran tim kepelatihan Timnas Indonesia.
Hanya dengan satu kali saja kemenangan atas Korea Utara di King Abdullah Sports City Hall Stadium, Jeddah Arab Saudi, coach Nova akan sukses menyamai, dan bahkan menduplikasi apa yang telah dicatatkan oleh Shin Tae-yong bersama Pasukannya di Timnas Indonesia U-23.
Semesta seolah mendukung keinginan ini. Pasalnya, baik Shin Tae-yong maupun Nova Arianto, sama-sama menjalani laga delapan besar gelaran level Asia dengan melawan tim asal semenanjung Korea.
Jika STY berhasil mengandaskan Korea Selatan untuk membawa anak asuhnya ke fase semifinal, tentunya coach Nova juga bisa menaklukkan Korea Utara untuk membawa pasukannya ke fase empat besar bukan?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
-
Realita Dunia Orang Dewasa: Bekerja Terasa Jauh Lebih Nyaman, Efek Pimpinan Baru yang Pengertian
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi
-
Realita Pahit Lulusan SMK: Niatnya Bantu Keluarga, Malah Terjebak Gaji Kecil di Luar Kota
Artikel Terkait
-
Masalah yang Wajib Diselesaikan Timnas Indonesia U-17 Demi Bisa Hajar Korut
-
Pemain Keturunan Jerman Doakan Timnas Indonesia ke Piala Dunia, Bisa Bela Garuda Tanpa Naturalisasi
-
Penyerang Korut Tebar Ancaman ke Timnas Indonesia U-17: Fisik Saya Adalah Kelebihan!
-
Daftar 48 Tim Piala Dunia U-17 2025: Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka?
-
Basa Basi Pelatih Korut, Puji Setinggi Langit Timnas Indonesia U-17
Hobi
-
GILA! Mesin Ferrari F355 Dipasang ke Motor, Tenaganya 375 HP Brutal!
-
Kimi Antonelli Merasa Lebih Siap untuk F1 GP Miami 2026, Bakal Hattrick?
-
Venue Playoffs MPL ID S17 Diumumkan, Jakarta Velodrome Jadi Tuan Rumah
-
Tes Jerez 2026: Reaksi Pembalap Positif, MotoGP Bakal Makin Kompetitif
-
Jadwal F1 GP Miami 2026: Favorit Kimi Antonelli, Akankah Dia Menang Lagi?
Terkini
-
Tumpukan di Balik Senyum Desa Tambakromo
-
Sekolah Gratis Tapi Tak Setara: Hidden Cost yang Menyaring Status Siswa
-
Ilusi Sekolah Gratis: Biaya Tersembunyi yang Membungkam Mimpi Anak Bangsa
-
Sedekah yang Berubah Jadi Tagihan: Tradisi atau Tekanan Sosial?
-
Review The Price of Confession: Saat Ketenangan Terlihat Lebih Mencurigakan