Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes harus berjuang ekstra keras di sisa kompetisi Liga Italia Serie A musim ini guna melepaskan klubnya, Venezia dari jeratan tali degradasi.
Sepertimana rilisan tabel klasemen di laman legaseriea.it, hingga selesainya pekan ke-35 Serie A, Venezia masih tersangkut di posisi ke-18 dengan koleksi 26 poin.
Posisi tersebut bahkan masih bisa bergeser jika mereka tak mampu terus bermain positif di laga-laga yang tersisa, karena Empoli yang berada di posisi ke-19, saat ini memiliki 25 poin dan hanya berselisih satu poin saja dengan mereka.
Secara perhitungan matematis, Venezia sendiri masih bisa mengamankan posisi mereka di papan klasemen akhir dan bertahan di kompetisi sepak bola kasta tertinggi negeri spaghetti tersebut.
Pasalnya, dengan masih tersisanya tiga pertandingan, mereka bisa mengoleksi total 35 poin di akhir kompetisi.
Namun tentunya sembari berharap, Lecce yang ada di peringkat ke-17 dengan koleksi 27 poin, tak mampu tampil maksimal di tiga laga sisa atau bahkan terpeleset di momen-momen penentuan.
Namun demikian, jalan terjal yang menghadang Jay Idzes dan Venezia untuk bertahan di Serie A bukan hanya terkait persaingan dengan Lecce, namun juga tiga laga terakhir yang akan mereka lakoni.
Berdasarkan unggahan akun instagram @seasiagoal, untuk tiga laga terakhir nanti, Jay Idzes akan memimpin timnya untuk bertarung melawan tiga tim tradisional di Serie A, yang tentu saja memiliki kualitas yang tak bisa dianggap remeh.
Giornata ke-36, La Viola Sudah Menantikan Mereka
Pada giornata ke-36 di tanggal 12 Mei nanti, Venezia akan bertarung melawan tim raksasa yang tertidur, Fiorentina. Pertarungan ini tentunya tak akan bisa dijalani dengan mudah oleh Venezia, mengingat posisi Fiorentina yang saat ini berada di peringkat ke-8 liga dengan 59 poin, masih memiliki kans besar untuk merangsek ke papan atas dan mengambil salah satu slot wakil Italia di pentas antar klub benua Asia.
Posisi La Viola sendiri saat ini hanya terpaut 4 poin dari Lazio yang menghuni peringkat ke-6 dan menggenggam slot wakil Italia untuk kualifikasi kompetisi UEFA Conference League.
Selain itu, Fiorentina juga terpaut 4 poin dari Roma yang menduduki posisi ke-5 sekaligus pengisi jatah terakhir Italia untuk bermain di Europa League.
Bahkan, dengan 9 poin maksimal yang masih bisa mereka kumpulkan, Fiorentina bisa saja merangsek ke papan atas dan merebut satu tiket ke Liga Champions Eropa jika para pesaing di atasnya terpeleset.
Giornata ke-37, Cagliari Siap Mengadang
Jika dibandingkan dengan lawan-lawan lainnya di sisa kompetisi, Cagliari adalah tim yang paling lemah untuk dilawan oleh Venezia dan Jay Idzes.
Namun jangan salah, dengan koleksi 33 poin yang ada saat ini, Cagliari yang berada di peringkat ke-14 masih rentan untuk terjerembab di zona degradasi dan secara matematis bahkan bisa saja menjadi tim yang turun kasta.
Pasalnya, Venezia dan Empoli yang menduduki peringkat ke-18 serta ke-19 klasemen sementara dengan 26 dan 27 poin, nantinya akan memiliki poin yang lebih tinggi dari Cagliari jika mereka berhasil memenangi tiga laga tersisa, sementara di sisi lain Cagliari terpeleset pada laga-laga terakhir.
Giornata ke-38, Juventus Siap Bertarung demi Tiket UCL
Laga pekan terakhir akan menjadi laga paling berat bagi Jay Idzes dan Venezia. Pasalnya, tim yang mereka hadapi adalah raksasa sepak bola Italia dan Eropa, Juventus.
Sudah bukan rahasia lagi jika Juventus adalah tim yang akan sukar dikalahkan, bahkan oleh tim yang memiliki komposisi pemain lebih baik dari Venezia sekalipun.
Terlebih lagi, di laga kedua kesebelasan nanti, Juventus dipastikan akan bertarung penuh dengan motivasi, untuk menyelamatkan posisi mereka agar tetap aman di zona Liga Champions Eropa.
Jika melihat lawan-lawan yang akan dihadapi oleh Venezia, Jay Idzes dan kolega sepertinya harus bertarung ekstra keras dan mengerahkan kemampuan terbaiknya ya!
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
Artikel Terkait
-
Kisah Filippo Inzaghi: 3 Kali Bawa Klub Promosi, Terakhir Pisa SC ke Serie A Liga Italia
-
Misi Sulit! Duo Diaspora Timnas Indonesia Usung Target Selamatkan Klub dari Degradasi
-
Bukan Jay Idzes, Bek Timnas Indonesia Diincar Klub Terkaya Italia Como
-
AC Milan Resmi Unggah Video Jay Idzes, dari Rumor Jadi Kenyataan?
-
Media Italia Samakan Jay Idzes dengan Pemain Prancis Berbandrol Rp173 M
Hobi
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar
-
MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus
-
Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?
Terkini
-
Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua
-
Sinopsis Coming to Myself, Dracin Jing Tian dan Zhang Xin Cheng di WeTV
-
Segarkan Kulit Kusam! 4 Pilihan Masker Semangka untuk Wajah Cerah Berseri
-
Tayang 4 November, Intip Sinopsis Drakor Fantasi The Remarried Empress
-
The Lament of Autumn: Drama Republik dalam Vibes Love Hate yang Bikin Baper