Ambisi kubu Timnas Malaysia untuk bisa mengalahkan Vietnam tampaknya semakin hari semakin terlihat. Bahkan belakangan ini, pihak tim Harimau Malaya sudah tak sungkan-sungkan lagi untuk melakukan beragam cara guna bisa mewujudkan ambisinya tersebut.
Menurut lansiran laman AFC, Malaysia dan Vietnam sendiri akan kembali bertemu pada tanggal 10 Juni 2025 mendatang di lanjutan babak Kualifikasi Piala Asia 2027. Pada pertandingan leg pertama kedua kesebelasan nanti, Malaysia akan bertindak sebagai tuan rumah terlebih dahulu.
Saking pentingnya pertandingan tersebut bagi Malaysia, pelatih Peter Cklamovski bahkan sampai melakukan tiga hal yang terbilang cukup ekstrem untuk memuluskan kemenangan timnya atas tim The Golden Star Warriors.
Bahkan, jika dilihat-lihat, tiga hal yang dilakukan oleh Peter Cklamovski dan Malaysia ini seolah menghalalkan segala cara, asalkan kemenangan atas Vietnam berhasil mereka raih.
Kira-kira, apa sajakah itu? Mari kita ulas bersama!
1. Pemusatan Latihan saat Pelatih Vietnam Masih Sibuk
Hal pertama yang dilakukan oleh Malaysia untuk memuluskan ambisi memenangi laga melawan Vietnam adalah dengan melakukan pemusatan latihan lebih dini dengan durasi berpekan-pekan.
Menyadur laman dantri.com.vs (23/4/2025), tim Harimau Malaya akan memulai pemusatan latihan mereka pada tanggal 16 Mei 2025, yang mana durasi tersebut hampir mencapai satu bulan jika dihitung laga melawan Vietnam yang akan dilangsungkan pada tanggal 10 Juni mendatang.
Tak hanya itu, kubu Malaysia juga terkesan memanfaatkan "kesibukan" kubu Vietnam untuk memaksimalkan persiapan internal mereka.
Pasalnya, di kubu Timnas Vietnam sendiri hingga saat ini masih belum bisa melakukan persiapan yang maksimal imbas sang pelatih, Kim Sang-sik masih harus berkutat dengan tim ASEAN All Stars yang akan bertanding melawan Manchester United di tanggal 28 Mei nanti.
Sehingga, akan sangat mungkin, Pasukan Negeri Paman Ho tersebut baru akan melakukan persiapan optimal pasca sang pelatih bebas tugas dari mendampingi tim ASEAN All Stars nanti.
2. Tarik Pemain Andalan dari Tim ASEAN All Stars
Bukan hanya langsung menggenjot persiapan di kala sang pelatih lawan masih sibuk dengan proyek ASEAN All Stars, pihak Malaysia juga melakukan penarikan terhadap pemain andalan mereka dari tim tersebut.
Sepertimana informasi yang diunggah oleh akun instagram @seasiagoal, kubu Malaysia pada akhirnya menarik Dominic Tan dan Sergio Aguero dari keikutsertaan mereka di tim bentukan AFF tersebut, dan menggantikannya dengan pemain yang tak masuk dalam proyeksi pelatih Peter.
Alasan yang dikemukakan pun cukup jelas, yakni menarik kedua pemain tersebut agar bisa segera bergabung bersama tim Harimau Malaya dan meningkatkan fokus dalam persiapan menghadapi Timnas Vietnam.
3. Memindahkan Stadion Tempat Bertanding
Hal ketiga yang dilakukan oleh Malaysia guna mewujudkan ambisi memenangi laga melawan Vietnam adalah, mereka sampai melakukan pemindahan stadion tempat pertarungan dilaksanakan.
Dalam sebuah artikel berjudul "Malaysia changes plans, determined to make it difficult for the Vietnamese team" yang dirilis oleh laman dantri.com.vn (22/4/2025), Malaysia memutuskan untuk memindah stadion tempat kedua kesebelasan bertarung ke Stadion Nasional Bukit Jalil di Kuala Lumpur.
Sebelumnya, dari laman yang sama diinformasikan, Malaysia sejatinya akan menggelar pertandingan melawan Vietnam di Sultan Ibrahim Stadium yang terletak di Iskandar Puteri, Johor, tempat mereka menggelar laga melawan Nepal.
Namun, karena pertimbangan melimpahnya dukungan di Bukit Jalil, di mana stadion tersebut mampu menampung hingga 85 ribu pasang mata, dibandingkan dengan Stadion Sultan Ibrahim yang hanya berkapasitas 40 ribu tempat duduk, maka mereka akhirnya memindah tempat pertandingan demi menciptakan atmosfer yang lebih intimidatif kepada tim lawan.
Setelah melakukan tiga hal ini, kira-kira apa lagi ya yang akan dilakukan oleh Malaysia ke depannya untuk memuluskan kemenangan mereka atas Vietnam?
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
Artikel Terkait
Hobi
-
Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!
-
Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Singapura: Misi Balas Dendam di SUGBK
-
Asian Games 2026: 28 Tahun Menanti, Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas Beregu
-
Membedah Peta Kekuatan FIFA ASEAN Cup 2026: Mampukah Timnas Patahkan Dominasi Vietnam?
Terkini
-
Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?
-
Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi
-
Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia
-
Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!
-
Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve