Informasi perubahan jadwal pertandingan untuk pekan terakhir di BRI Liga 1 2024/2025 telah resmi diumumkan. Salah satu tim yang terdampak, yakni PSM Makassar telah mengiyakan keputusan tersebut.
Melansir laman ligaindonesiabaru.com, sedianya Pasukan Ramang dijadwalkan menjamu Persita Tangerang pada Minggu (25/5/2025). Kemudian pertandingan penutup kompetisi ini diubah menjadi hari Jumat (23/5/2025) pukul 19.00 WIB.
“Kami sudah terima secara resmi informasi perubahan tanggal pertandingan PSM Makassar melawan Persita Tangerang. Setelah itu kami langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan stakeholder terkait untuk menentukan tanggal rapat koordinasi," kata Suleng Rauf, Plt Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan PSM Makassar, Rabu (14/5/2025).
Bagi kedua kesebelasan, hasil duel yang berlangsung di Stadion BJ. Habibie tersebut tak akan mempengaruhi masa depan mereka. Sebab baik PSM maupun Persita sudah sama-sama jauh dari zona merah degradasi, sehingga dipastikan bertahan di kompetisi musim 2025/2026 mendatang.
Di sisi lain, keduanya sudah tak punya peluang untuk meraih juara atau runner up. Sejauh ini skuad Pasukan Ramang mengoleksi 47 poin dan menduduki urutan kedelapan klasemen sementara. Tim asuhan Bernardo Tavares akan lebih dulu menantang PS Barito Putera pada Sabtu (17/5/2025) sebelum menjamu Persita Tangerang.
Sedangkan Pendekar Cisadane menghadapi tantangan berat kontra Persib Bandung hari Jumat (16/5/2025), lalu melawat ke markas PSM. Mereka punya total 42 poin sehingga kini menempati peringkat ke-11.
Berikut adalah jadwal terbaru pekan ke-34 yang perlu diketahui:
Jumat, 23 Mei 2025
• 15:30 WIB : Persik Kediri vs Borneo FC Samarinda
• 19.00 WIB : Persebaya Surabaya vs Bali United FC
• 19.00 WIB : Persija Jakarta vs Malut United FC
• 19.00 WIB : PSM Makassar vs Persita Tangerang
• 19.00 WIB : Dewa United FC vs PSBS Biak
Sabtu, 24 Mei 2025
• 16.00 WIB : Arema FC vs Semen Padang FC
• 16.00 WIB : PSIS Semarang vs PS Barito Putera
• 16.00 WIB : Madura United vs PSS Sleman
• 16.00 WIB : Persib Bandung vs Persis Solo
Pesta Juara Persib Bandung dan Penentuan Formasi Tim yang Terdegradasi
Sehari setelah menjalani pertandingan terakhir BRI Liga 1 2024/2025 kontra Persis Solo, Persib Bandung yang sudah dipastikan menjadi juara sejak pekan ke-31 akan menggelar pawai. Skuad Pangeran Biru merayakan tercapainya back to back juara dengan mengarak piala.
Koordinasi dilakukan oleh manajemen Persib Bandung dan Pemerintah Kota Bandung. Kedua belah pihak sepakat untuk menentukan bahwa titik akhir pawai juara akan berakhir di Gedung Sate. Titik awal pun masih dalam pembicaraan bersama pihak keamanan.
Bobotoh maupun masyarakat yang berminat turun ke jalan diminta agar tetap menjaga kedamaian dan penuh gembira. Sebagai warga Bandung yang tampil gemilang dan diandalkan Bojan Hodak, Beckham Putra mengatakan mereka harus bisa menjadi tuan rumah yang baik.
“Banyak orang dari luar kota akan datang, jadi kita harus sambut dengan nyaman dan aman. Ini bukan cuma soal pertandingan, tapi juga soal menunjukkan wajah ramahnya Jawa Barat,” tuturnya bijak.
Senada dengan Beckham, Henhen Herdiana yang merupakan wing back kanan Persib Bandung juga berpesan agar pesta juara dijadikan sebagai momentum untuk bahagia sembari tetap menjaga kondusifitas kota dan saling menghargai dengan pengguna jan lain.
“Kita nggak tahu nanti di jalan seperti apa, jadi yang penting jaga diri masing-masing,” kata pemain berusia 29 tahun tersebut.
Berbanding terbalik dengan sang juara yang dipenuhi euforia kegembiraan maupun rasa lega, beberapa tim menyambut dua pekan terakhir kompetisi dengan jantung berdebar. Lantaran ini akan menjadi penentuan bagi mereka, akankah bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia? Atau justru malah masuk dalam formasi tiga tim yang terdegradasi.
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Mental Baja! John Herdman Optimis Bidik Antar Tiket Piala Dunia 2030
-
John Herdman Akui Uniknya Atmosfer GBK usai Debut bersama Timnas Indonesia
-
Alasan Logis di Balik Pemulangan Dean James: Demi Mental Pemain, Bukan Karena Performa!
-
Erick Thohir Optimis Timnas Indonesia Unjuk Energi Baru di FIFA Series 2026
-
Elkan Baggott Buat John Herdman Terkesan, Kode Keras Bakal Jadi Starter?
Artikel Terkait
Hobi
-
Ferrari F40, Proyek Supercar Terakhir Karya Enzo Ferrari yang Jadi Legenda
-
Salut! Marc Marquez Minta Dihukum Usai Buat Fabio Di Giannantonio Jatuh
-
Max Verstappen Isyaratkan Pensiun, Regulasi F1 2026 Dinilai Rusak Esensi Balap
-
Ducati Superleggera V4 Centenario, Pertama yang Pakai Carbon Ceramic Brakes
-
Menang di F1 GP Jepang 2025, Andrea Kimi Antonelli Pecahkan Rekor Lagi
Terkini
-
Modal 2 Juta Bisa Punya "Laptop" Mini? Cek 5 Rekomendasi Tablet Kece Buat Nulis
-
Menimbang Ulang Sekolah Daring di Tengah Krisis Global
-
Dari Perpustakaan ke Hamburg: Manis-Pahit Kisah Alster Lake
-
4 Toner Lokal Ukuran 200-500 ML, Solusi Awet Andalan Kulit Cerah dan Lembap
-
Selat Hormuz Ditutup, Laptop Dibuka: Apakah WFH Solusi Penghematan BBM Nasional?