Perodua Malaysia Masters 2025 yang berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia telah sampai di babak perempat final dan akan menggelar sejumlah pertandingan pada Jumat (23/05/2025).
Di fase ini, Indonesia masih memiliki empat wakil untuk melanjutkan perjuangan meraih gelar.
Empat wakil Indonesia tersebut berasal dari sektor tunggal putri, ganda putri, dan ganda campuran yang harus menghadapi laga berat hari ini.
Salah satunya, wakil ganda campuran, Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Menjadi satu-satunya wakil ganda campuran yang tersisa di turnamen Super 500 ini, Dejan/Fadia harus melawan wakil China, Cheng Xing/Zhang Chi yang saat ini berada di peringkat 12 dunia.
Lawan yang cukup berat pastinya meski peluang raih kemenangan pun masih terbuka.
Tidak berbeda jauh, sektor tunggal putri juga hanya memiliki satu wakil.
Sebagai tulang punggung di nomor tunggal putri, sudah pasti beban dan harapan berada di pundak Putri Kusuma Wardani.
Terlebih kali ini Putri KW harus kembali bertemu dengan Han Yue setelah sebelumnya tertinggal head to head 0-4.
Gap 10 peringkat juga menjadi pembeda kemampuan, meski Putri KW sendiri memiliki potensi yang tidak kalah menjanjikan.
Setelah empat kekalahan beruntun, tentu Putri KW memiliki motivasi untuk revans dan pecah telur dari Han Yue yang saat ini menjadi unggulan ketiga di Malaysia Masters 2025.
Harapannya, Putri KW bisa meredam permainan Han Yue dan melaju ke semifinal.
Harapan Indonesia juga masih membara di sektor ganda putri di mana ada tiga pasangan dari Pelatnas yang kembali berjuang di perempat final.
Ada Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi, Apriyani Rahayu/Febi Setianingrum, dan Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Sebagai satu-satunya ganda putri Indonesia yang diunggulkan dan menempati seed top 8 pada turnamen ini, Ana/Tiwi harus berjuang ekstra keras karena di laga perempat final bakal menantang andalan tuan rumah, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan. Terlebih Ana/Tiwi kalah head to head 1-4 dari Tan/Thinaah.
Meski berat, tetapi peluang meladeni atau bahkan meredam permainan Tan/Thinaah bukannya tidak mungkin dilakukan.
Andai Ana/Tiwi bisa bermain bersih, rapi, dan taktis, tentu menumbangkan Tan/Thinaah sangat mungkin terjadi dan bisa memuluskan upaya meraih gelar juara.
Sementara Apri/Febi akan berhadapan dengan wakil Taipei, Hsu Yin Hui/Lin Khih Yun, ganda putri nomor 17 dunia.
Jika melihat peringkat, tentu Apri/Febi masih tertinggal karena baru saja debut di tiga turnamen terakhir, termasuk Malaysia Masters 2025.
Di sisi lain, Lanny/Fadia justru sudah lebih dulu harus menghadapi unggulan China, Jia Yifan/Zhang Shuxian.
Melawan unggulan ketujuh turnamen ini tentu bukan hal yang mudah bagi Lanny/Fadia, terlebih Fadia juga harus bermain rangkap.
Faktor stamina menjadi pekerjaan rumah utama untuk menghadapi Jia/Zhang yang juga merupakan pemain ulet dengan defense rapat dan power serangan yang kuat. Lanny/Fadia harus memaksimalkan potensi yang ada jika ingin menang hari ini.
Jadwal Laga Wakil Indonesia di Perempat Final Malaysia Masters 2025
Tunggal Putri
- Putri Kusuma Wardani vs Han Yue (China)
Ganda Putri
- Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi vs Pearly Tan/Thinaah Muralitharan (Malaysia)
- Apriyani Rahayu/Febi Setianingrum vs Hsu Yin Hui/Lin Khih Yun (Taipei)
- Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Jia Yifan/Zhang Shuxian (China)
Ganda Campuran
- Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Cheng Xing/Zhang Chi (China)
Baca Juga
-
Nggak Mau Overthinking, Tapi Kepikiran: Masalah Klasik Saya saat Otak Sibuk
-
Dibayar Sesuai UMR, Kenapa Tetap Kekurangan? Realita yang Jarang Dibahas
-
Gaji UMR: Standar Hidup Minimum atau Sekadar Angka Formalitas?
-
UMR: Batas Antara Standar Minimum dan Maksimum untuk Bertahan yang Kabur
-
Gaji UMR dan Ilusi Hidup Layak: Realitas yang Kini Mulai Saya Sadari
Artikel Terkait
Hobi
-
3 Motor Touring Segala Medan Paling Canggih, Siap Taklukkan Jalan Apa Pun
-
Usai 4 Kali Juara bersama Verstappen, Gianpiero Tinggalkan Red Bull ke McLaren
-
Geser Status Calon Juara ke Marco Bezzecchi, Marc Marquez Atur Strategi?
-
Mengapa Toyota Supra MK4 dan Nissan GT-R R34 Jadi Mobil Favorit Banyak Orang?
-
Penuh Visi, John Herdman Dorong Transformasi Sistem Pembinaan Usia Dini
Terkini
-
Mencintai yang Berbeda: Mengapa Novel 'Kisah Seekor Camar dan Kucing' Wajib Anda Baca
-
Liturgi dari Rahim Silikon
-
Ilusi Gaji UMR: Terlihat Besar di Atas Kertas, Hilang Begitu Saja Sebelum Akhir Bulan
-
Cerita Perantau di Batam: Gagal Makan Ayam Penyet, Ujung-ujungnya Mi Ayam Jadi Penyelamat
-
Pemanasan Sebelum Coachella! Pinky Up ala Katseye Bikin Hook-nya Nempel Terus di Kepala