KFF Singapore Badminton Open 2025 telah sampai di partai puncak dan akan menggelar pertandingan final pada Minggu (1/6/2025) di Singapore Indoor Stadium, Singapura. China masih menjadi negara yang paling sukses karena berhasil mengirimkan tiga wakil yang bahkan dua di antaranya ciptakan all Chinese final.
China pun sudah dipastikan mengantongi satu gelar pada turnamen Super 750 ini lewat hasil laga di nomor tunggal putri antara Chen Yufei dan Wang Zhiyi. Jika melihat aspek peringkat, Chen Yufei yang ada di urutan lima dunia tertinggal dari Wang Zhiyi yang menempati ranking dua dunia.
Hanya saja, head to head hingga saat ini masih didominasi oleh Chen Yufei dengan keunggulan 9-1. Wang Zhiyi hanya pernah menang di final Badminton Asia Championships 2024. Sementara pertemuan terakhir di Orleans Masters 2025 kembali dimenangkan Chen Yufei.
Wakil China lainnya yang juga berpeluang raih gelar datang dari sektor tunggal putra. Kali ini Lu Guangzu bakal menghadapi laga kontra unggulan Thailand, Kunlavut Vitidsarn. Meski begitu, laga ini akan cukup berat bagi Lu Guangzu.
Pasalnya, Kunlavut bukan hanya unggul secara peringkat tetapi juga riwayat pertemuan. Sudah enam kali bertemu, sejauh ini Kunlavut telah memenangi lima laga, sedangkan Lu Guangzu baru sekali menang.
Pertemuan terakhir juga terjadi pada babak final yang kala itu berlangsung di Badminton Asia Championships 2025. Hanya saja, saat itu kemenangan Kunlavut terjadi sangat cepat karena Lu Guangzu retired setelah jeda interval gim kedua.
Beralih ke sektor ganda putra, akan ada pertemuan antara Kim Won Ho/Seo Seung Jae asal Korea Selatan kontra unggulan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Menariknya, final Singapore Open 2025 juga menjadi final tiga kali beruntun bagi Chia/Soh.
Di Thailand Open 2025, Chia/Soh keluar sebagai juara. Sedangkan di Malaysia Masters 2025 menjadi runner up usai ciptakan laga perang saudara bersama Man Wei Chong/Tee Kai Wun.
Untuk final kali ini, meski berada di tren positif, Chia/Soh tertinggal head to heda 0-1 dari Kim/Seo. Saat itu, Chia/Soh kalah di semifinal India Open 2025 dalam dua gim yang sengit di hadapan Kim/Seo.
Rin Iwanaga/Kie Nakanishi asal Jepang juga berhasil lolos ke final dan berpeluang meraih gelar Super 750. Namun, hal ini baru bisa terwujud jika Rin/Kie berhasil menaklukkan unggulan Korea Selatan, Kim Hye Jeong/Kong Hee Yong.
Laga di nomor ganda putri ini juga berpotensi berlangsung sengit. Baik secara performa dan peringkat, kedua pasangan sama-sama tangguh. Namun, secara pencapaian, Kim/Kong lebih banyak mengoleksi gelar tahun ini, yaitu juara Indonesia Masters 2025 dan Orleans Masters 2025.
Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran dari Thailand akan melakoni laga final melawan wakil Hong Kong, Tang Chun Man/Tse Ying Suet. Head to head sementara 2-1 untuk keunggulan Tang/Tse.
Pertemuan terakhir terjadi di perempat final Thailand Open 2025 dan kemenangan menjadi milik Tang/Tse. Kala itu, Bass/Fame takluk usai drama rubber game selama hampir satu jam pertandingan.
Jadwal Final Singapore Open 2025
Tunggal Putra
- Lu Guangzu (China) vs Kunlavut Vitidsarn (Thailand)
Tunggal Putri
- Chen Yufei (China) vs Wang Zhiyi (China)
Ganda Putra
- Kim Won Ho/Seo Seung Jae (Korea Selatan) vs Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia)
Ganda Putri
- Rin Iwanaga/Kie Nakanishi (Jepang) vs Kim Hye Jeong/Kong Hee Yong (Korea Selatan)
Ganda Campuran
- Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran (Thailand) vs Tang Chun Man/Tse Ying Suet (Hong Kong)
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang
-
Menjadi Dewasa Tidak Sesederhana Itu: Realita Adulting Gen Z di Era Mahal
-
Soft Life In This Economy: Bisakah Tenang di Tengah Biaya Hidup Meningkat?
-
Gen Z dan Fenomena Dating Fatigue: Saat Mencari Cinta Justru Bikin Lelah
-
Realita Sepi yang Disimpan Diam-diam: Beratnya Hidup Minim Support System
Artikel Terkait
-
Resmi! Timnas Indonesia Kehilangan Banyak Pemain Balik ke Jakarta
-
Elkan Baggott Gantikan Sandy Walsh Lawan China?
-
Timnas Indonesia Persiapan Matang, Jay Idzes Yakin Kalahkan China
-
Spesial! FIFA Sambut Timnas Indonesia Lawan China: Satu Minggu Lagi
-
Jelang Lawan Timnas Indonesia, Kedubes China: Jangan Kasih Uang Tip ke Petugas Imigrasi
Hobi
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
-
Jujur! Jorge Martin Akui akan Menangis Jika Gagal jadi Juara Dunia MotoGP
Terkini
-
Cari Wangi Vanilla yang Gak Bikin Pusing? Coba 5 Rekomendasi Body Mist Ini!
-
Pepatah Lama Kini Dibantah Gen Z, Benarkah Nasihatnya Tak Lagi Relevan?
-
A Wild Last Boss Appeared! Season 2 Ungkap Karakter Baru dan Jadwal Tayang
-
Kembalinya Heiji Hattori dan Kasus Uang Palsu Warnai Spesial 30 Tahun Detective Conan
-
5 Pesan Moral Bisa Dipelajari dari Karakter Je Moon-jae di Drakor Mousetrap