Pertarungan nan sengit bakal dijalani oleh The Golden Star Warriors, Vietnam. Pada pertandingan lanjutan babak kualifikasi Piala Asia 2027 matchday kedua, anak asuh Kim Sang-sik tersebut dijadwalkan bentrok melawan tim Harimau Malaya, Malaysia.
Pertandingan ini sendiri menurut jadwal yang dirilis oleh laman AFC bakal dimainkan pada Selasa (10/6/2025), di stadion kebanggaan Malaysia, Stadion Nasional Bukit Jalil.
Bakal bertarung melawan Malaysia yang merupakan salah satu kekuatan utama dalam persepakbolaan Asia Tenggara, tentu tak akan menjadi sebuah pperkara yang mudah. Apalagi di pertandingan kali ini, Malaysia akan bertindak sebagai tuan rumah, sehingga akan membuat mereka mendapatkan dukungan penuh dari para suporter setianya.
Terlebih lagi, menjelang pertandingan melawan Malaysia, Vietnam dihantui sebuah fakta yang cukup mengerikan dan cenderung "ngeri-ngeri sedap" jika mengingatnya, yakni selalu tumbang saat menghadapi tim yang diperkuat oleh para pemain naturalisasi.
Sepertimana informasi yang diunggah oleh akun Instagram @theaseanfootball yang merupakan akun instagram resmi dari AFF, Vietnam yang begitu digdaya saat berhadapan dengan negara-negara dari kawasan Asia Tenggara, harus tersungkur hingga lima kali saat berhadapan dengan negara yang diperkuat oleh para pemain naturalisasi.
Sebagai misal, pada awal dekade 2010an lalu, Vietnam yang selalu superior saat bertemu dengan Filipina harus tersungkur dua kali dari The Azkals yang kala itu tengah menggalakkan program naturalisasi untuk timnasnya.
Dalam catatan 11v11.com, Vietnam harus tersungkur 0-2 saat bertemu di fase grup Piala AFF 2010. Dua gol yang membuat Vietnam tertunduk kala itu diciptakan oleh duo pemain naturalisasi Filipina, yakni Christopher Greatwich dan Philippe Younghusband.
Nestapa Vietnam saat bersua dengan tim berisikan para pemain naturalisasi kembali terjadi dua tahun kemudian, yang mana lagi-lagi berhadapan dengan Filipina. Pada gelaran Piala AFF 2012, Vietnam kembali menelan kekalahan dari tim kepulauan utara Indonesia tersebut, yang mana kali ini kalah dengan skor tipis 0-1 melalui gol tunggal Caligdong.
Ironisnya, kekalahan dari Filipina di tahun 2012 tersebut sekaligus membuat Vietnam harus terhenti langkahnya di fase penyisihan grup Piala AFF 2012, karena kalah bersaing dengan Thailand dan Filipina di klasemen akhir grup A.
Kenangan buruk Vietnam terhadap tim yang diperkuat pemain naturalisasi juga kembali berlanjut belakangan ini. Berbeda dengan di awal dekade 2010an lalu yang mana aktor utamanya adalah Filipina, di pertengahan dekade 2020an ini justru Indonesia lah yang menjadi tokoh antagonis bagi Vietnam.
Bagaimana tidak, Vietnam yang selalu tak bisa dikalahkan oleh Indonesia semenjak tahun 2016 lalu, justru langsung dihajar tiga kali beruntun oleh Timnas Indonesia dengan para pemain naturalisasinya.
Tanggal 19 Januari 2024, Vietnam yang bertemu dengan Indonesia di fase grup putaran final Piala Asia 2023, dikalahkan oleh Skuat Garuda dengan skor tipis 1-0 melalui gol tunggal dari Asnawi Mangkualam Bahar.
Berlanjut di tanggal 21 Maret 2024, Vietnam yang kembali berjumpa dengan Indonesia di ronde kedua babak kualifikasi Piala Dunia 2026, harus pulang dengan tertunduk lesu pasca dikalahkan tuan rumah dengan skor tipis 0-1 melalui gol tunggal Egy Maulana Vikri.
Kenangan buruk The Golden Star Warriors pun kembali terulan lima hari berselang. Saat Vietnam giliran bertindak menjadi tuan rumah bagi Indonesia di ronde kedua babak kualifikasi Piala Dunia 2026, mereka justru dipermak tiga gol tanpa balas oleh tim tamu melalui gol-gol yang disumbangkan oleh Jay Idzes, Ragnar Oratmangoen dan Muhammad Ramadhan Sananta.
Dan kini situasi yang sama juga terjadi, di mana Vietnam bakal kembali berhadapan dengan Malaysia yang berisikan banyak pemain naturalisasi.
Lantas, apakah kenangan buruk yang dialami oleh Vietnam saat berjumpa dengan Filipina dan Indonesia ini bakal berlanjut, atau justru terhenti cukup sampai di sini? Jawabannya tentu harus kita nantikan bersama!
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!
-
Bukan Kebetulan! Ternyata Ini Bukti 'Semesta' Sudah Mengatur Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
-
Keanehan Naturalisasi Facundo Garces ke Malaysia, Keturunan Malaysia dari Mana?
-
Potensi Sanksi yang Didapatkan Malaysia Jika Ada Pemalsuan Dokumen Terhadap Pemain Naturalisasi
-
Sejarah Melayu-Argentina Jadi Fenomena Baru Timnas Malaysia, Apakah Masuk Akal?
-
Breaking News! Bek La Liga Resmi Perkuat Timnas Malaysia
-
Profil Jason Pendant, Bek Keturunan Prancis yang Resmi Latihan bersama Timnas Vietnam
Hobi
-
Pilih Gabung Ducati, Pedro Acosta Ogah Pakai Motor KTM yang Tak Kompetitif
-
Jorge Martin: Aprilia akan Dukung Saya Sepenuhnya Demi Gelar Juara Dunia
-
4 Pembalap MotoGP Ini Tampil di Luar Prediksi pada Paruh Pertama Musim 2026
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Hasil Piala AFF: Kecerdikan John Herdman Antar Indonesia Libas Timor Leste
Terkini
-
4 Low pH Cleanser Beta Glucan, Kunci Kelembapan Maksimal pada Kulit Kering
-
Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara
-
4 Ide OOTD Eclectic Retro-Chic ala Momo TWICE untuk yang Suka Eksplor Gaya!
-
Di Balik Kemudahan AI: Ancaman Krisis Listrik, Air Bersih, dan E-Waste Data Center di Indonesia
-
Gagal di Pasaran, Sony Pictures Kapok Bikin Film Spin-off Spider-Man?