Penyerang anyar Persib Bandung, Saddil Ramdani dikabarkan belum bergabung penuh dalam sesi latihan utama tim yang tengah berlangsung di Thailand. Pemain asal Sulawesi Tenggara itu masih menjalani program latihan terpisah untuk memulihkan kondisi fisiknya.
Saddil menjadi salah satu rekrutan yang paling dinantikan performanya oleh publik Kota Kembang. Ia didatangkan secara resmi untuk memperkuat pasukan Pangeran Biru di kasta tertinggi Liga Indonesia dengan kontrak berdurasi tiga tahun.
Dalam keterangan terbaru, Saddil mengungkapkan bahwa kondisinya saat ini sudah berada di angka 80 persen. Meski belum sepenuhnya pulih, ia merasa jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya.
"Saya masih rutin konsultasi dengan fisioterapi dan sudah mulai latihan di gym. Jadi saya berharap dalam beberapa minggu ke depan kondisi saya bisa benar-benar siap dan jauh lebih baik," ujar Saddil seperti dilansir dari pernyataan resmi klub, persib.co.id pada Sabtu (19/7/2025).
Rutinitas latihan di gym serta komunikasi intensif dengan dokter tim menjadi bagian penting dari proses pemulihannya. Meski belum terlibat dalam sesi latihan bersama rekan setim, Saddil tetap menunjukkan tekad dan semangat tinggi untuk segera pulih dan memberi kontribusi optimal.
Dalam momen pemusatan latihan di Thailand, Saddil tetap memiliki target pribadi. Ia tidak hanya ingin fokus pada pemulihan fisik, tetapi juga membangun kekompakan tim sejak awal.
"Kami harus menjalani pramusim seperti ini untuk bisa menyatukan semua pemain agar jadi satu tujuan. Dan tentu chemistry harus dapat, dan seperti apa yang menjadi prinsip pelatih bisa kami jalani dengan baik. Dengan begitu, semuanya bisa berjalan lancar," tambahnya.
Harapan besar memang disematkan kepada Saddil. Penggemar Persib berharap ia bisa menjadi motor penggerak lini serang, khususnya dari sisi kiri. Kecepatan, dribel tajam, dan kreativitas Saddil diyakini akan menjadi senjata penting membongkar pertahanan lawan.
Bukan hanya itu, pengalaman Saddil di Liga Malaysia dan Timnas Indonesia dinilai akan menjadi nilai tambah yang dibutuhkan Persib. Sosoknya dianggap mampu memberi stabilitas dan kedewasaan dalam permainan, apalagi setelah hengkangnya beberapa pemain kunci musim lalu.
Manajemen Persib pun menunjukkan keyakinan tinggi terhadap Saddil. Pelatih Bojan Hodak disebut telah lama memantau performa Saddil, dan percaya kualitasnya akan memberi dampak besar untuk ambisi Maung Bandung di musim ini.
Sepakat, Dedi Kusnandar Rasakan Manfaat TC di Thailand
Sementara itu, gelandang senior Dedi Kusnandar juga menyoroti pentingnya pemusatan latihan di Thailand yang saat ini sedang dijalani tim. Menurut pemain yang akrab disapa Dado ini, TC memberikan dampak besar dalam membangun kebersamaan dan kekompakan tim.
“Penting untuk saling mengenal satu sama lain dan membangun hubungan lebih dekat. Di sini (Thailand), kami bisa kumpul bersama dan saling diskusi, baik di hotel maupun di lapangan,” kata Dado.
Lebih jauh, ia pun menambahkan bahwa tanpa adanya pemusatan latihan, upaya membangun kekompakan akan jauh lebih sulit dilakukan. Waktu yang terbatas membuat relasi antarpemain tak bisa tumbuh secara alami.
"Kalau tidak ada TC (training camp) kita paling bisa bertemu 2-3 jam. Dengan adanya TC, kami bisa berkumpul full, kami bisa saling mengenal satu sama lain," tambahnya.
Hal ini tentu menjadi modal penting bagi Saddil Ramdani yang baru bergabung. Meski belum bisa ikut berlatih bersama, keberadaannya dalam lingkungan tim sejak awal dinilai bisa mempercepat adaptasi baik secara taktik maupun emosional.
Program pemusatan latihan Persib di Thailand sendiri akan berlangsung hingga 27 Juli 2025. Diharapkan seluruh pemain, termasuk Saddil, bisa berada dalam kondisi terbaik ketika kompetisi resmi dimulai.
Dengan kontrak tiga tahun yang telah ditandatangani dan ekspektasi besar dari suporter, Saddil Ramdani kini berada di titik krusial untuk membuktikan kapasitasnya. Proses pemulihan yang terus dipantau secara ketat menunjukkan bahwa Persib menaruh perhatian besar pada kesehatannya.
Jika semua berjalan sesuai rencana, Saddil akan segera bergabung penuh dalam latihan utama dan siap menjadi bagian penting dari mesin gol Pangeran Biru dalam BRI Super League 2025/2026.
Baca Juga
-
Final ASEAN Futsal: Suoto Jamin Timnas Indonesia Tak Minder Hadapi Thailand
-
Akui Kelalaian, Fantagio dan Cha Eun Woo Minta Maaf soal Kontroversi Pajak
-
Penuh Visi, John Herdman Dorong Transformasi Sistem Pembinaan Usia Dini
-
PSSI Buka Suara soal Kasus 'Paspor Gate', Naturalisasi Pemain Tetap Sah?
-
John Herdman Dinilai Terapkan Gaya Baru untuk Timnas Indonesia
Artikel Terkait
Hobi
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
-
Jadwal MotoGP Jerez 2026: Usai Libur Panjang, Tim Mana yang akan Bersinar?
-
Dean Zandbergen dan Skandal Paspoortgate: Mengapa Striker VVV-Venlo Ini Tetap Ingin Bela Indonesia?
-
Marc Marquez Tunda Perpanjangan Kontrak, Ducati Sudah Cari Pengganti?
-
Mulai Menjauh, Fabio Quartararo Sudah Tak Aktif Kembangkan Motor Yamaha
Terkini
-
Mino WINNER Dituntut 1,5 Tahun Penjara atas Pelanggaran Wajib Militer
-
Lagi Panas? Cek 4 Face Mist Cooling untuk Kembalikan Kesegaran Wajahmu!
-
SagaraS: Jawaban di Balik Kotak Hitam dan Muara Segala Obsesi Tuan Muda Ali
-
Rekomendasi Laptop All-Rounder 2026, Spek Gahar Harga Aman
-
Menyisir Getir Kehidupan Perempuan Pariaman lewat Antologi Perawat Kenangan