Turnamen Piala AFF U-23 edisi 2025 kali ini dijalani oleh Jens Raven dengan sangat memuaskan. Bagaimana tidak, Raven yang sebelumnya tak diprediksi bakal bersinar di kejuaraan, kini justru nangkring di posisi teratas daftar pencetak gol terbanyak kejuaraan.
Sepertimana data yang ada di laman AFF, hingga menjelang partai final gelaran yang mempertemukan antara Indonesia melawan Vietnam pada Selasa (29/7/2025), pemain berusia 19 tahun tersebut saat ini masih menjadi yang teratas di daftar top skorer dengan donasi tujuh gol bagi Pasukan Garuda Muda.
Bahkan, jika dianalisis lebih mendalam, mantan pemain Dordrecht U-21 tersebut memiliki peluang besar untuk mengakhiri turnamen dengan titel sebagai top skorer perhelatan. Setidaknya, ada dua alasan kuat yang mendasari hal tersebut.
Kira-kira, sudah tahu alasan apa saja yang bisa membuat Raven bakal menjadi top skorer kejuaraan Piala AFF U-23 kali ini? Mari kita bahas bersama!
1. Selisih Gol yang Cukup Jauh dari para Pesaing
Alasan pertama yang membuat Jens Raven bakal mengakhiri turnamen Piala AFF U-23 kali ini dengan rengkuhan gelar prestisius individual berlabel top skorer pagelaran adalah karena selisih gol yang cukup jauh dengan para pesaing terdekatnya.
Dalam daftar pencetak gol terbanyak yang dirilis oleh AFF, Jens Raven saat ini berada di peringkat pertama top skorer turnamen dengan lesakan tujuh gol. Peringkat kedua, dihuni oleh pemain Filipina, Otu Banatao yang kini secara resmi mencatatkan tiga gol berkat tambahan satu golnya ke gawang Thailand pada laga perebutan tempat ketiga yang dihelat pada Senin (28/7/2025) malam.
Namun, tentu saja Otu Banatao sudah tak mungkin bisa menambah gol lagi karena Filipina sudah memainkan pertarungan terakhirnya di turnamen kali ini. Sehingga, jika dilihat-lihat, pesaing aktif yang dimiliki oleh Jens Raven kini tertinggal duo pemain Vietnam, yakni Nguyen Hieu Minh dan Nguyen Dinh Bac yang masing-masing baru mencetak dua gol di sepanjang jalannya turnamen.
Itu artinya, duet pemain Vietnam tersebut baru bisa menyamai torehan gol Jens Raven jika mereka berhasil mencetak lima gol di partai final, atau jika ingin menggeser Jens Raven dari daftar pemuncak top skorer, mereka membutuhkan enam gol lagi untuk mewujudkannya.
2. Hanya Tersisa Satu Pertandingan Saja untuk Dimainkan
Alasan kedua yang membuat Jens Raven kemungkinan besar bakal menjadi top skorer kejuaraan Piala AFF U-23 edisi kali ini adalah tentu saja karena hanya tersisa satu pertandingan saja untuk dimainkan.
Seperti yang kita ketahui bersama, perhelatan turnamen sepak bola level U-23 milik AFF itu kini hanya menyisakan satu pertandingan saja, yakni laga final yang mempertemukan antara Indonesia melawan Vietnam.
Dan dengan satu laga yang tersisa, tentunya akan sangat sulit bagi dua pemain Vietnam untuk bisa menciptakan minimal lima gol ke gawang Indonesia untuk setidaknya menyamai torehan gol dari Jens Raven yang saat ini sudah berjumlah tujuh lesakan.
Bukan karena apa-apa, namun karena tentu saja akan sangat sulit bagi para pemain Vietnam untuk sekadar menjebol gawang Timnas Indonesia, yang selama turnamen baru kebobolan satu gol saja di babak semifinal kemarin melalui gol dari Yotsakorn Burapha.
Jika mencetak satu gol ke gawang Indonesia saja sulitnya minta ampun, apalagi harus mencetak hingga lima gol yang mana harus dilakukan oleh seorang pemain ke gawang Indonesia hanya dalam satu laga? Tentu saja akan menjadi sebuah misi yang dapat dikatakan nyaris mustahil bukan?
Dengan adanya alasan-alasan kuat seperti di atas, sepertinya Jens Raven kini tinggal menunggu waktu saja untuk naik podium dan menerima penghargaan individual sebagai pencetak gol terbanyak di Piala AFF U-23 edisi kali ini.
Dan tentu saja kita berharap, semoga gelar individual dari Jens Raven tersebut juga diikuti oleh kejayaan Indonesia untuk menjuarai turnamen di rumah sendiri.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Fortuna Sittard Ungkap Durasi Kontrak Justin Hubner
-
Resmi! Justin Hubner Umumkan Berseragam Fortuna Sittard
-
Jelang Final Piala AFF U-23, DPR Minta Pemain Fokus dan Siapkan Mental: Semoga Menang Lawan Vietnam!
-
Irak Diterpa Masalah Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026, Peluang Emas Timnas Indonesia?
-
Siasat Terselubung Fortuna Sittard Terbongkar! Justin Hubner Dimanfaatkan untuk...
Hobi
-
VR46 Rilis Buku Baru, Marc Marquez Ngaku Baru Mau Baca Kalau Sudah Pensiun
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
Terkini
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam