Setelah menunaikan tugas negara bersama Timnas Indonesia dalam turnamen ASEAN U-23 Championship alias Piala AFF U-23 2025, Alfharezzi Buffon kini resmi kembali bergabung dengan Borneo FC Samarinda. Ia langsung mengalihkan fokus untuk menyambut kompetisi BRI Super League musim 2025/2026.
Bek kanan muda tersebut mengaku punya target pribadi yang jelas, yaitu agar menjadi starter di skuad utama Borneo FC atau setidaknya tetap berkontribusi maksimal untuk tim.
“Target tentunya ingin bisa jadi starting, atau pokoknya bisa selalu berkontribusi buat tim. Itu yang paling penting,” ujar pemain yang akrab disapa Ezzi, melansir ileague.id pada Selasa (5/8/2025).
Namun, ia juga tidak menampik bahwa absennya selama pramusim menjadi tantangan tersendiri baginya. Buffon menyadari ada banyak dinamika baru di dalam tim yang perlu segera ia adaptasi.
Meski harus mengejar ketertinggalan dalam adaptasi, semangat Buffon tetap menyala. Ia menyebut atmosfer tim yang positif serta dukungan pemain senior menjadi energi tersendiri bagi dirinya.
“Support dari pemain senior selalu bagus di sini. Kondisi fisik juga aman,” tambahnya.
Sejak memulai karier profesionalnya bersama Borneo FC pada tahun 2022, Buffon tercatat telah tampil sebanyak 20 kali dan mencetak satu gol. Sebuah capaian yang cukup solid bagi seorang bek kanan muda.
Pengalaman di Laga Internasional Jadi Bekal Penting Alfharezzi Buffon
Penampilan impresif Alfharezzi Buffon di kancah internasional, khususnya di Piala AFF U-23 2025, menjadi modal penting yang ia bawa saat kembali ke klub. Salah satu momen yang paling menonjol adalah ketika ia tampil memukau di laga semifinal kontra Thailand.
Masuk di menit ke-77, Buffon langsung memberikan kontribusi penting melalui intersep dan tekel krusial yang membantu pertahanan Garuda Muda. Tak hanya itu, ia juga menjadi eksekutor penalti penentu dalam adu penalti yang berakhir 7-6 untuk kemenangan Indonesia.
Saat itu, Buffon sukses mengecoh kiper Thailand karena telah mempelajari kebiasaan sang penjaga gawang yang sering bergerak ke arah kiri. Keputusan itu menjadi krusial karena algojo utama saat itu tengah mengalami cedera, dan Buffon mengambil tanggung jawab penting itu tanpa ragu.
Kontribusinya di semifinal juga menunjukkan kualitas mentalnya yang kuat dalam situasi tekanan tinggi. Hal ini membuat dirinya menjadi salah satu pemain yang mencuri perhatian publik sepak bola nasional.
Tak hanya di AFF U-23, Buffon juga memiliki catatan positif bersama Timnas U-19, di mana ia turut membawa skuad Garuda muda meraih gelar juara Piala AFF U-19 tahun sebelumnya.
Pencapaian di level internasional inilah yang diyakini dapat memperkuat peluang Buffon untuk masuk ke dalam skuad inti Borneo FC musim ini. Manajemen dan pelatih Fabio Lefundes pun disebut menilai Buffon sebagai aset penting di sektor bek kanan.
Jadwal padat Borneo FC di awal musim BRI Super League 2025/2026 menjadi tantangan tersendiri. Namun, bagi Buffon, ini adalah peluang emas untuk menunjukkan kualitas dan konsistensinya sebagai bek kanan tangguh.
Kondisi fisiknya yang prima juga menjadi bekal lain yang membuatnya percaya diri. Terlebih, dukungan dari para pemain senior dan kepercayaan pelatih menjadi penyemangat dalam perjalanannya.
Atmosfer ruang ganti Borneo FC yang kondusif dinilai banyak pihak menjadi pembeda tersendiri di musim ini. Peran pemain-pemain berpengalaman dalam membimbing juniornya membuat transisi Buffon kembali ke klub jadi lebih ringan.
Alfharezzi Buffon juga menegaskan bahwa meskipun tidak mengikuti masa pramusim bersama rekan-rekannya, ia siap bekerja keras dan cepat menyatu dengan sistem pelatih baru.
Konsistensinya sebagai pemain muda yang bermental kuat menjadi sorotan, terutama karena Buffon selalu mampu tampil tenang di bawah tekanan. Sikap ini akan sangat dibutuhkan dalam laga-laga ketat di BRI Super League mendatang.
Dengan catatan pengalaman dan semangat yang ia miliki, peluang Buffon untuk menjadi bagian utama dalam lini belakang Borneo FC musim ini terbuka lebar.
Tag
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026 Datang, Waktunya UMKM Panen Cuan Gila-gilaan dari Nobar!
-
Review Drama Korea The Legend of Kitchen Soldier: Saat Dapur Jadi Medan Perang
-
Piala Dunia 2026: Format dan Harapan Baru, Tim Underdog Bakal Beri Kejutan?
-
Saat Perempuan Begadang Demi Piala Dunia 2026, Apa yang Salah?
-
Hangatnya Euforia Piala Dunia, Sepakbola Benar-Benar Jadi Bahasa Universal?
Artikel Terkait
Hobi
-
Fakta Menarik Trofi Emas Piala Dunia: Pernah Dicuri, Bukan Milik Sang Juara
-
Lamine Yamal Jadi Starter, Prediksi Lini dan Taktik Spanyol vs Arab Saudi
-
Piala Dunia 2026: Panggung Mewah Terakhir Para Pesepakbola Veteran
-
Piala Dunia 2026: Blunder Popovic Bikin Australia Harus Bertarung Keras Hingga Laga Pamungkas
-
Piala Dunia 2026: Tanpa Bantuan AFC, Kualitas Qatar Hanyalah Sekelas Tim Semenjana Asia
Terkini
-
Ulasan Novel Katri, di Balik Senyum Tenang yang Menyimpan Seribu Rahasia
-
Fokus Pemulihan Kesehatan, Moka ILLIT Kembali Hiatus dari Kegiatan Grup
-
Tecno Spark 50 Pro Hadir Bawa Sensor Sony LYTIA 600, Siap Gebrak Pasar Indonesia
-
Sinopsis Toy Story 5, Usaha Woody dan Mainan Hidup Lawan Kehadiran Gadget
-
Bye Daki! 5 Body Exfoliating Toner untuk Kulit Badan Auto Cerah dan Halus