Menit bermain yang cukup memang menjadi salah satu hal wajib yang perlu dimiliki oleh para pemain berlabel tim nasional, termasuk timnas Indonesia. Jam bermain yang cukup di klub tak dapat dipungkiri menjadi hal yang cukup krusial dan jaminan bagi sang pemain mendapatkan posisi di skuad utama timnas Indonesia.
Belum lagi pelatih timnas Indonesia saat ini, yakni Patrick Kluivert mensyaratkan para pemain timnas Indonesia untuk memiliki jam menit bermain yang cukup di klub jika ingin dipanggil masuk ke dalam skuad timnas Indonesia. Hal inilah yang mendorong beberapa pemain abroad di timnas Indonesia memutuskan berpindah klub guna mendapatkan menit bermain yang cukup dibandingkan di klub-klub sebelumnya.
Tapi, siapa saja punggawa abroad timnas Indonesia yang kini memutuskan berpindah klub demi mendapatkan menit bermain yang cukup? Ini dia empat pemain abroad yang memutuskan pindah klub demi mendapatkan menit bermain.
1. Justin Hubner
Nama pertama yang memutuskan untuk pindah klub demi mendapatkan menit bermain yang memadai adalah Justin Hubner. Melansir dari beberapa sumber di laman berita suara.com, pemain yang akrab disapa “Jussa” ini memutuskan bergabung dengan klub kasta Eredivisie atau liga teratas Belanda, Fortuna Sittard dan tak memperpanjang kontraknya di klub Inggris, Wolverhampton Wanderers.
Tak kunjung debut di tim senior Wolverhampton Wanderers disinyalir menjadi alasan mantan pemain timnas Belanda U-20 ini memutuskan untuk menerima pinangan klub Fortuna Sittard di musim 2025/2026 ini. Sejauh ini Justin Hubner menjadi salah satu defender utama di sektor pertahanan Fortuna Sittard.
2. Nathan Tjoe-A-On
Nama berikutnya adalah Nathan Tjoe-A-On. Senasib dengan Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On bernasib kurang baik saat bermain di liga Inggris bersama Swansea City FC. Direkrut sejak tahun 2023 silam, pemain yang cukup versatile ini hanya mencatatkan 2 kali penampilan di tim senior dan lebih sering bermain untuk tim U-21.
Sempat bermain untuk klub Belanda, SC Heerenveen di musim 2023/2024, kini, Nathan Tjoe-A-On bergabung dengan klub kasta ke-2 liga Belanda, yakni Willem II Tilburg dan telah mencatatkan 1 laga sejauh ini. Diharapkan dengan berpindah klub dirinya mampu mendapatkan menit bermain yang lebih banyak lagi.
3. Emil Audero Mulyadi
Memiliki nama besar dan pengalaman selangit tak jadi jaminan bagi seorang Emil Audero Mulyadi untuk mendapatkan tempat utama di sektor kiper klub Italia, FC Como 1907. Melansir dari laman transfermarkt.co.id, sempat dipinjamkan ke klub Serie B, yakni Palermo pada pertengahan musim 2024/2025 kemarin, kini, pemain keturunan Indonesia-Italia tersebut memutuskan untuk bergabung dengan klub promosi Serie A, U.S. Cremonense.
Bersama klub promosi tersebut, mantan kiper timnas Italia U-21 dan klub Inter Milan ini berharap mampu menjadi pilihan utama dan bisa menjadi pesaing bagi Maarten Paes di sektor kiper timnas Indonesia. Tentunya menit bermain yang cukup adalah hal yang sangat krusial bagi seorang kiper seperti Emil Audero.
4. Shayne Pattynama
Tergeser di skuad utama klub Belgia, KAS Eupen, membuat nama Shayne Pattynama memutuskan hengkang dan memilih berkarir di liga Thailand bersama Buriram United. Alasan kurangnya menit bermain di klub kasta ke-2 liga Belgia tersebut menjadi alasan pindahnya Shayne Pattynama ke klub Buriram United.
Terlebih lagi posisinya di timnas Indonesia kian terpinggirkan usai jarang masuk skuad utama dan kalah saing dengan nama-nama tenar lainnya semacam Calvin Verdonk dan Dean James. Kini, Shayne Pattynama akan memulai petualangan barunya di liga Thailand.
Nah, itulah empat pemain abroad timnas Indonesia yang memutuskan pindah klub demi mendapatkan menit bermain yang cukup.
Baca Juga
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
-
Dean Zandbergen dan Skandal Paspoortgate: Mengapa Striker VVV-Venlo Ini Tetap Ingin Bela Indonesia?
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
Artikel Terkait
-
Sandy Walsh Pilih Berlabuh ke Buriram United, Bagaimana Prospek Kariernya?
-
PSSI ke Jakmania: Semua Stadion di Indonesia Kandang Timnas
-
Nova Arianto Rombak Starting XI Timnas Indonesia U-17 Saat Jumpa Uzbekistan
-
Gara-Gara Parit di Stadion Sumut, Nova Arianto Larang Timnas U-17 Selebrasi Berlebihan
-
Timnas Indonesia Tahun Depan Pakai JIS, Persija Jakarta Kembali Terusir?
Hobi
-
Sedih, Marc Marquez Menangis saat Jelaskan Kondisi Fisiknya pada Tim Ducati
-
Verstappen Effect? Nrburgring 24H Ludes untuk Pertama Kali dalam Sejarah
-
Jadwal MotoGP Catalunya 2026: Marc Marquez Absen, Aprilia Berkuasa Lagi?
-
Strategi Rockstar "Menganaktirikan" Gamer PC? GTA 6 Rilis di Console Dulu!
-
4 Hal Menarik di MotoGP Prancis 2026: Jorge Martin Tampil Sempurna!
Terkini
-
Novel Hafalan Shalat Delisa, Ketika Kehilangan Menjadi Ujian Keikhlasan
-
Kim Yun Seok Beraliansi dengan Kim Seon Ho di Drama Politik Fantasi Baru
-
Belanja Online Pakai Paylater: Menyelamatkan di Awal, Menegangkan di Akhir
-
Ada Byeon Woo Seok, Variety Show Jae Seok's B&B Rules! Siap Tayang 26 Mei
-
Novel Belajar di Mikrolet: Mengejar Mimpi dari Balik Jendela Mikrolet