Robi Darwis, gelandang muda penuh potensi milik Persib Bandung kembali menunjukkan tekad kuatnya untuk membawa Timnas Indonesia melangkah jauh ke putaran final AFC Cup U-23.
Diketahui bahwa dirinya menjadi bagian dari skuad yang akan berlaga di babak kualifikasi Grup J dan dijadwalkan memainkan tiga pertandingan penting menghadapi Laos (3/9/2025), Makao (6/9/2025), dan Korea Selatan (9/9/2025) di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.
Antusiasme Robi begitu besar dalam menyambut kesempatan ini. Ia menyadari bahwa dipanggil ke Timnas bukanlah hal sepele, melainkan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan maksimal.
Dalam pernyataannya, pemain bernomor punggung 6 ini mengaku siap memberikan kontribusi terbaik agar Timnas Indonesia U-23 bisa lolos dari fase kualifikasi.
Menurut Robi, pemanggilan ke Timnas Indonesia merupakan sebuah kesempatan langka yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk terus berkembang, baik secara individu maupun kolektif bersama tim.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama dengan seluruh pemain agar target lolos ke putaran final bisa tercapai.
"Saya sangat antusias menjalani agenda ini. Ini kesempatan berharga dan saya tidak ingin membuang kesempatan yang telah diberikan kepada saya. Intinya, saya akan berusaha sebaik mungkin untuk memberikan yang terbaik," tuturnya sebagaimana menyadur persib.co.id, Selasa (2/9/2025).
Dalam beberapa tahun terakhir, performa Robi Darwis memang terus menunjukkan perkembangan positif. Pelatih Gerald Vanenburg, kerap mengandalkannya di sektor tengah sebagai motor penggerak permainan. Bukan hanya solid dalam bertahan, Robi juga piawai dalam membangun serangan.
Penampilan impresif Robi selama turnamen Piala AFF U-23 2025 menjadi bukti bahwa ia bukan sekadar pelengkap skuad. Ia nyaris tak tergantikan di lini tengah, meskipun Vanenburg melakukan rotasi pemain dalam beberapa pertandingan. Hal ini menunjukkan pentingnya peran Robi dalam keseimbangan tim.
"Tentunya harapan saya pribadi ingin memberikan yang terbaik dan berkontribusi untuk tim supaya bisa lolos dari babak kualifikasi ini," tandasnya.
Punya Skill Lemparan Jauh, Robi Darwis Berpeluang Jadi Pemecah Kebuntuan
Salah satu keunggulan unik yang dimiliki Robi Darwis adalah kemampuan lemparan ke dalam jarak jauh yang sangat mematikan. Lemparan ini sering kali berubah menjadi peluang emas di area penalti lawan, sebagaimana terlihat dalam beberapa pertandingan penting di Piala AFF U-23 2025.
Dalam laga melawan Brunei, misalnya. Robi mencatatkan tiga assist, dan salah satunya berasal dari lemparan ke dalam yang langsung mengarah ke kotak penalti dan dikonversi menjadi gol oleh Jens Raven. Lemparan panjang ini bahkan mengingatkan banyak pihak pada keahlian Pratama Arhan yang lebih dulu dikenal memiliki kemampuan serupa.
Kemampuan spesial ini juga diakui langsung oleh pelatih Vanenburg yang menyebut lemparan jauh Robi sebagai senjata tambahan dalam skema serangan Timnas U-23. Lemparan itu menjadi kunci dalam kemenangan atas Filipina, yang satu-satunya gol tercipta dari situasi bola mati akibat lemparan Robi dan berakhir dengan gol bunuh diri lawan.
Kendati demikian, Vanenburg menegaskan bahwa Robi bukan hanya sekadar spesialis lemparan ke dalam. Ia tetap menjadi pemain penting secara keseluruhan, dengan visi bermain, kemampuan distribusi bola, dan determinasi tinggi yang membuatnya sulit tergantikan.
Keahlian lemparan jauh ini juga menjadi aspek yang terus diasah oleh Robi. Ia menyebut bahwa itu adalah kelebihan alami yang dimilikinya sejak lama dan berkomitmen untuk terus mengembangkan agar bisa menjadi salah satu senjata utama dalam membongkar pertahanan lawan.
Lemparan panjang Robi bahkan menjadi perhatian khusus dari lawan-lawan Timnas U-23. Beberapa tim lawan menyebut lemparan ke dalam Robi sebagai ancaman serius yang mengganggu konsentrasi dan memaksa mereka menyiapkan skema khusus untuk menghadapinya.
Dalam situasi sulit di lapangan, kemampuan Robi ini bisa menjadi solusi alternatif saat serangan konvensional buntu. Lemparan yang menyasar kotak penalti seperti umpan silang mendatar kerap menciptakan kemelut berbahaya yang berujung peluang atau bahkan gol.
Peran Robi Darwis sebagai 'pemecah kebuntuan' sangat penting dalam kualifikasi mendatang. Dengan padatnya jadwal dan ketatnya pertahanan lawan, variasi serangan melalui lemparan ke dalam bisa menjadi pembeda dalam laga-laga yang berpotensi sulit.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Tayang Oktober, Drakor Final Table Bagikan Keseruan Pembacaan Naskah
-
Kim Ji Yeon dan Park Seo Ham Tampil Serasi di Script Reading Dive Into You
-
Ada yang Hilang dari Xdinary Heroes, Lagu Lost and Found Jadi Lebih Nylekit
-
Bentrok Jadwal, Lee Jong Suk Dipastikan Batal Bintangi Iseop's Romance
-
Persebaya Siap Taklukkan Cuaca Panas di Bhayangkara, Bisa Rebut Tiga Poin?
Artikel Terkait
-
Pengakuan Mengejutkan Pelatih Lebanon Jelang Hadapi Timnas Indonesia: Sudah Lama...
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Taiwan, Trisula Baru Debut?
-
Sudah Bermain Maksimal, tapi Timnas Indonesia U-23 Masih Miliki 3 Masalah Serius
-
Pelatih Taiwan Gemetar Makin Banyak Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia: Pemain Asing Datang...
-
Selamat Tinggal Mees Hilgres, Nasibnya Bisa Seburuk Elkan Baggott
Hobi
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar
-
MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus
-
Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?
Terkini
-
Penuh Nostalgia! Trio Bajaj Resmi Comeback di Para Pencari Tuhan Jilid 20
-
Di Rumah atau Dirumah? Kesalahan Sepele yang Terus Berulang di Media Sosial
-
Bebas Berbahasa Bukan Bebas Salah: Nyaman Berbahasa Tanpa jadi Polisi Ejaan
-
Wanderers: Perjalanan Panjang Manusia Menaklukkan Jarak dan Waktu
-
Tetsuya Chiba, Kreator Ashita no Joe, Meninggal Dunia pada Usia 87 Tahun