- Timnas Indonesia jalani dua laga FIFA matchday September 2025, lawan China Taipei (5/9) dan Lebanon (8/9).
- Tiga pemain anyar dipanggil, tapi Adrian Wibowo batal debut karena masalah paspor.
- Mauro Zijlstra berpeluang besar debut lebih dulu, sementara Miliano Jonathans harus bersaing ketat di sektor sayap.
Laga uji coba bertajuk FIFA matchday bulan September 2025 bakal dijalani oleh Timnas Indonesia sebanyak dua kali. Pertandingan pertama yang berlangsung tanggal 5 September 2025, mempertemukan Pasukan Garuda dengan China Taipei yang dihadirkan oleh PSSI untuk menggantikan Kuwait yang mengundurkan diri.
Sementara laga kedua yang berlangsung pada tanggal 8 September mendatang, mempertemukan anak asuh Patrick Kluivert dengan Timnas Lebanon, tim asal Asia Barat yang jauh-jauh hari sudah dipersiapkan.
Seperti yang telah diinformasikan berkali-kali oleh PSSI, dua laga uji coba FIFA matchday ini sejatinya diperuntukkan bagi Timnas Indonesia untuk mengukur kesiapan mereka jelang turun di rone keempat babak kualifikasi Piala Dunia 2026 di bulan Oktober mendatang.
Maka tak mengherankan jika pada pemanggilan kali ini, Patrick Kluivert juga menyertakan 3 pemain anyar dalam pemanggilan, yakni Miliano Jonathans, Mauro Zijlstra dan Adrian Wibowo.
Jika melihat dinamika dan kebutuhan internal tim, ketiga pemain ini berpotensi untuk mendapatkan debut pertama mereka bersama Pasukan Garuda bahkan di laga melawan China Taipei kali ini.
Namun sayangnya, sepertimana dilansir oleh laman Suara.com (5/9/2025) salah satu pemain anyar milik Pasukan Merah Putih, yakni Adrian Wibodo dipastikan bakal gagal mendapatkan debut di laga pertama melawan China Taipei imbas paspornya yang masih bermasalah.
Sehingga praktis, hanya tinggal Mauro Zijlstra dan Miliano Jonathans saja yang masih memiliki kans untuk bisa dimainkan di laga melawan China Taipei.
Jika kita bandingkan peluang kedua pemain ini untuk debut, sejatinya mereka berdua memiliki kans yang sama besar untuk bisa dimainkan oleh Patrick Kluivert.
Mengingat status pertandingan yang "hanya" pertandingan uji coba dan lawan yang mereka hadapi cuma tim sekelas China Taipei, memainkan Zijlstra maupun Jonathans sedari awal permainan pun tak akan memengaruhi kualitas permainan dan chemistry para pemain yang telah terbangun sebelumnya.
Namun, jika dianalisis lebih mendalam lagi, Mauro Zijlstra tampaknya memiliki peluang yang lebih besar untuk dimainkan oleh Patrick Kluivert, mengingat komposisi skuat yang dipanggilnya kali ini sangat minim dengan penyerang tengah.
Disadur dari data laman transfermarkt.com, Kluivert sendiri hanya memanggil dua pemain yang bertipikal penyerang tengah dalam tim, yakni Muhammad Ramadhan Sananta dan sang pemain anyar Mauro Zijlstra.
Sehingga, akan sangat mungkin kita selaku penggemar Timnas Indonesia akan mendapati potensi debut pemain yang satu ini relatif lebih cepat daripada sang rekan, Miliano Jonathans. Terlebih lagi, penyerang garang milik Indonesia yang tampil memukau di laga-laga terakhir babak kualifikasi ronde ketiga, Ole Romeny masih berkutat dengan cedera.
Sementara itu, pemain anyar Timnas Indonesia lainnya, Miliano Jonathans harus bersaing ketat dengan para kompatriotnya di Skuat Garuda.
Seperti yang kita ketahui bersama, jika dibandingkan dengan Mauro Zijlstra yang otomatis hanya memiliki pesaing seorang Sananta di sektor yang sama, Miliano Jonathans terbilang mendapatkan pesaing yang lebih melimpah dan berkualitas di sektor yang menjadi spesialisasinya tersebut.
Bagaimana tidak, dalam daftar pemanggilan terakhir yang diumumkan oleh Kluivert, Miliano Jonathans harus bersaing dengan lima pemain yang bisa bertarung di posisi sayap kanan, termasuk Adrian Wibowo.
Namun karena Adrian Wibowo urung untuk dimainkan, maka Jonathans kini tinggal beradu skill dan kualitas dengan para pemain kenamaan sekelas Egy Maulana Vikri, Eliano Reijnders, Yakob Sayuri, Beckham Putra Nugraha atau para pemain dari posisi lain yang juga bisa dimainkan di sektor tersebut seperti Marselino Ferdinan atau Stefano Lilipaly.
Sekarang kita tinggal melihat, apakah di laga melawan China Taipei nanti Patrick Kluivert akan langsung memberikan menit bermain kepada dua penggawa anyar Skuat Garuda yang bisa dia mainkan, ataukah menyimpannya hingga pertandingan selanjutnya.
Kalau menurut aku pribadi sih, mumpung masih laga uji coba dan lawannya juga tim yang biasa-biasa saja, tak ada salahnya jika Kluivert memberikan kesempatan kepada kedua pemain ini sedari awal pertandingan.
Baca Juga
-
Realita Dunia Orang Dewasa: Bekerja Terasa Jauh Lebih Nyaman, Efek Pimpinan Baru yang Pengertian
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi
-
Realita Pahit Lulusan SMK: Niatnya Bantu Keluarga, Malah Terjebak Gaji Kecil di Luar Kota
-
Penerapan UU Transfer Daerah dan Nasib Remang Masa Depan PPPK: Efisiensi Berujung Eliminasi?
-
April Mop: Selain Bukan Budaya, Juga Tak Cocok dengan Rakyat Indonesia yang Nanggung Literasinya
Artikel Terkait
-
Persib Boyong Eliano Reijnders, Bojan Hodak Ungkap Strategi Transfer Bak Main Saham
-
Pelatih Irak Soroti Kerugian Timnas Indonesia Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Mees Hilgers Tolak Panggilan Timnas, Kluivert dan PSSI Kompak Kasih Sentilan Halus
-
Rafael Struick Masih Mandul, Bos Dewa United Pasang Badan
-
FIFA Matchday 2025: 3 Hal Ini akan Membuat Indonesia Sangat Malu jika Kalah dari China Taipei
Hobi
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
-
Jadwal MotoGP Jerez 2026: Usai Libur Panjang, Tim Mana yang akan Bersinar?
-
Dean Zandbergen dan Skandal Paspoortgate: Mengapa Striker VVV-Venlo Ini Tetap Ingin Bela Indonesia?
-
Marc Marquez Tunda Perpanjangan Kontrak, Ducati Sudah Cari Pengganti?
-
Mulai Menjauh, Fabio Quartararo Sudah Tak Aktif Kembangkan Motor Yamaha
Terkini
-
Varietas The Golden Age Tayang Agustus, Sulap Kota Kecil Lewat Proyek Unik
-
Perankan Produser, Park Ye Young Bergabung dalam Drakor Sold Out on You
-
500 Juta Won atau Nyawa: Menyelami Teror Psikologis dalam Novel Bone
-
Tayang 2027, Jung So Min dan Kim Yo Han Bintangi Drakor Sunrise Moon 17
-
Satu Saf di Belakang Kakak