Nova Arianto kembali menjadi sorotan setelah mengumumkan pamit dari sosial media. Keputusan ini bukan hal baru baginya, sebab pelatih Timnas Indonesia U-17 tersebut memang kerap melakukan hal serupa menjelang kompetisi penting. Kali ini, langkah itu ia ambil menjelang Piala Dunia U-17 2025 yang akan berlangsung di Qatar pada November mendatang.
Menurut Nova, keputusannya untuk tidak aktif di dunia maya adalah bentuk komitmen menjaga fokus. Ia menegaskan, persiapan menghadapi turnamen besar seperti Piala Dunia U-17 tidak bisa setengah hati, melainkan harus dijalani dengan konsistensi tinggi dari semua elemen tim.
Sebelumnya, mantan asisten Shin Tae-yong itu juga sempat melakukan hal serupa saat memimpin Garuda Muda di ajang Piala AFF U-16 2024. Baginya, meninggalkan media sosial sementara waktu merupakan langkah penting agar perhatian tidak terpecah oleh hal-hal di luar lapangan.
Dalam unggahannya di akun Instagram pribadi @novarianto_30, Selasa (30/9/2025), Nova menuliskan pesan penuh makna. Ia mengaku bersyukur bisa dipercaya sebagai pelatih Timnas U-17, tetapi juga menekankan bahwa perjalanan panjang menuju Piala Dunia U-17 tidak lepas dari pengorbanan pemain, staf, hingga pelatih.
Nova menjelaskan bahwa tim telah dipersiapkan sejak Februari 2024 hingga kini. Perjalanan panjang tersebut akhirnya mengantarkan Garuda Muda untuk bisa tampil di ajang bergengsi dunia.
“Sebulan lagi menuju World Cup U-17, saya berharap fokus dan konsistensi dari semua elemen tim tetap terjaga. Saatnya menyatukan energi positif agar Timnas U-17 bisa memberikan performa terbaik,” tulisnya.
Tak lupa, ia juga menyampaikan terima kasih kepada PSSI, seluruh pihak pendukung, serta masyarakat Indonesia yang selalu mendoakan. Nova menegaskan, pamitnya dari media sosial adalah bagian dari usaha menjaga konsentrasi penuh demi membanggakan bangsa lewat sepak bola.
Pamit dari Sosmed, Nova Arianto Bertekad Fokus Banggakan Tanah Air Lewat Sepak Bola
Keputusan untuk menghindari hiruk pikuk sosial media menunjukkan dedikasi serta profesionalisme tinggi dari sang pelatih. Nova berupaya menciptakan suasana tim yang kondusif, penuh disiplin, dan berorientasi pada pencapaian terbaik di turnamen bergengsi dunia.
Garuda Muda sendiri akan menghadapi tantangan berat di Piala Dunia U-17 2025. Dalam fase grup H, Indonesia tergabung bersama Brasil, Honduras, dan Zambia. Brasil yang sudah empat kali menjadi juara tentu menjadi lawan yang sangat tangguh.
Sementara itu, Honduras dan Zambia memang baru debut di putaran final, tetapi justru hal itu bisa membuat mereka tampil penuh semangat. Indonesia pun harus benar-benar siap menghadapi lawan yang berbeda karakter.
Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia U-17 setelah tampil impresif di Piala Asia U-17 2025. Kala itu, Garuda Muda sukses menjadi juara Grup C dan memastikan tiket ke Qatar. Prestasi ini menjadi modal penting untuk menatap laga-laga besar di depan mata.
Dalam persiapan, Nova Arianto dan PSSI sudah menyiapkan serangkaian program intensif. Garuda Muda menjalani beberapa pemusatan latihan (TC) di Bulgaria, Yogyakarta, dan Bali. Program latihan yang disusun mencakup aspek fisik, teknis, hingga uji coba internasional.
Salah satu uji coba yang digelar adalah melawan Makedonia Utara di Stadion Dragalevtsi, Bulgaria, pada 13 September 2025. Meski kalah tipis 0-1, laga itu menjadi pengalaman berharga sekaligus ajang evaluasi sebelum terjun di Piala Dunia U-17.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Mental Baja! John Herdman Optimis Bidik Antar Tiket Piala Dunia 2030
-
John Herdman Akui Uniknya Atmosfer GBK usai Debut bersama Timnas Indonesia
-
Alasan Logis di Balik Pemulangan Dean James: Demi Mental Pemain, Bukan Karena Performa!
-
Erick Thohir Optimis Timnas Indonesia Unjuk Energi Baru di FIFA Series 2026
-
Elkan Baggott Buat John Herdman Terkesan, Kode Keras Bakal Jadi Starter?
Artikel Terkait
-
Breaking News, Pemain Keturunan Batak Diikat Kontrak Tim Elit Australia
-
5 Pemain Timnas Indonesia Dicoret Patrick Kluivert Jelang Lawan Arab Saudi, Emil Audero Kena?
-
Irak Galau Jelang Lawan Timnas Indonesia: Skuad Semrawut, Graham Arnold Kusut
-
Here We Go! Jelang Lawan Timnas Indonesia: Arab Saudi Krisis, Irak Limbung
-
Kabar Baik untuk Timnas Indonesia! Arab Saudi Diterpa Krisis, Pengamat: Bencana
Hobi
-
Ferrari F40, Proyek Supercar Terakhir Karya Enzo Ferrari yang Jadi Legenda
-
Salut! Marc Marquez Minta Dihukum Usai Buat Fabio Di Giannantonio Jatuh
-
Max Verstappen Isyaratkan Pensiun, Regulasi F1 2026 Dinilai Rusak Esensi Balap
-
Ducati Superleggera V4 Centenario, Pertama yang Pakai Carbon Ceramic Brakes
-
Menang di F1 GP Jepang 2025, Andrea Kimi Antonelli Pecahkan Rekor Lagi
Terkini
-
Modal 2 Juta Bisa Punya "Laptop" Mini? Cek 5 Rekomendasi Tablet Kece Buat Nulis
-
Menimbang Ulang Sekolah Daring di Tengah Krisis Global
-
Dari Perpustakaan ke Hamburg: Manis-Pahit Kisah Alster Lake
-
4 Toner Lokal Ukuran 200-500 ML, Solusi Awet Andalan Kulit Cerah dan Lembap
-
Selat Hormuz Ditutup, Laptop Dibuka: Apakah WFH Solusi Penghematan BBM Nasional?