Setelah kurang lebih sepekan bungkam terkait dengan dinamika pergantian kursi pelatih di Timnas Indonesia, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir akhirnya angkat bicara.
Namun sayangnya, ibarat melawan arus kalangan akar rumuput yang menginginkan kembalinya Shin Tae-yong untuk menukangi Timnas Indonesia, eks presiden klub Inter Milan tersebut justru memberikan pernyataan yang cukup membuat pendukung skuat Garuda patah hati.
Alih-alih mengiyakan tuntutan dari kebanyakan pencinta sepak bola nasional, Erick Thohir justru menyampaikan bahwa peluang kembalinya juru taktik asal Korea Selatan itu ke Timnas Indonesia nol persen alias tidak mungkin.
"Shin Tae-yong itu masa lalu. Peluangnya 0 persen," tegas Erick Thohir sepertimana informasi yang diunggah oleh akun instagram media ternama Indonesia, Suara.com pada Jumat (24/10/2025).
Bukan hanya itu, sosok yang juga kini menduduki jabatan Menteri Pemuda dan Olah Raga itu juga meminta agar pendukung Pasukan Merah Putih move on dari Shin Tae-yong, sepertimana mereka move on dari Patrick Kluivert.
Sejatinya, jika Erick Thohir meminta pendukung Timnas Indonesia move on dari Shin Tae-yong, caranya terbilang sangat mudah, bahkan bisa saja dia lakukan.
Satu-satunya cara untuk membuat pendukung Indonesia move on dari STY adalah dengan membawa pelatih yang memiliki kualitas minimal setara dengan eks pelatih Ulsan HD tersebut, dan setidaknya bisa membawa Pasukan Garuda mendapatkan pencapaian sepertinya.
Hal ini sebenarnya juga pernah terjadi ketika PSSI membawa Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia pada tahun 2019 dulu.
Di tengah hancur-leburnya permainan Indonesia di bawah polesan Simon McMenemy, para pendukung setia Timnas Indonesia masih menyisakan ruang di hati mereka untuk nama pelatih asal Spanyol, Luis Milla yang mampu memberikan warna berbeda dan progres positif dalam permainan tim yang dibesutnya.
Bahkan, nama Milla pun masih tetap mendengung ketika STY awal-awal melatih Timnas Indonesia dulu. Namun, seiring dengan berjalannya waktu dan tingkat kepuasan suporter yang meninggi terhadap Timnas yang ditukangi oleh STY, nama Luis Milla pun mulai menghilang dan tergantikan dengan eluan yang tertuju kepada Shin Tae-yong.
Terlebih lagi, selama melatih Timnas Indonesia, coach Shin tak hanya membuat beragam sejarah bagi Pasukan Garuda, namun juga mampu membentuk tim dengan permainan atraktif. Sehingga, meskipun gagal memberikan gelar selama 5 tahun menangani Pasukan Merah Putih, namun masyarakat pencinta sepak bola tetap merasa puas dengan kinerja STY dan berharap eks Timnas Korea Selatan tersebut melanjutkan karier kepelatihannya bersama Indonesia.
Bahkan, meskipun sang pelatih telah didepak oleh PSSI semenjak awal tahun ini, namun namanya terus saja dikumandangkan karena tingkat kepuasan yang tinggi dari para suporter.
Jadi, belajar dari Luis Milla maupun STY sendiri, jika Erick Thohir menginginkan para suporter Timnas Indonesia move on dari coach Shin, satu-satunya jalan adalah dengan mendatangkan pelatih yang bisa memberikan pencapaian lebih dari dia.
Bisa atau tidak nih, Pak Erick?
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Realita Dunia Orang Dewasa: Bekerja Terasa Jauh Lebih Nyaman, Efek Pimpinan Baru yang Pengertian
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi
-
Realita Pahit Lulusan SMK: Niatnya Bantu Keluarga, Malah Terjebak Gaji Kecil di Luar Kota
-
Penerapan UU Transfer Daerah dan Nasib Remang Masa Depan PPPK: Efisiensi Berujung Eliminasi?
-
April Mop: Selain Bukan Budaya, Juga Tak Cocok dengan Rakyat Indonesia yang Nanggung Literasinya
Artikel Terkait
-
AFC Tiba-tiba Ucapkan Terima Kasih ke Patrick Kluivert, Fans Timnas Indonesia Bingung: Jasanya Apa?
-
Pintu Shin Tae-yong Kembali ke Timnas Indonesia Sudah Ditutup
-
Selamat Tinggal Shin Tae-yong, Pelatih yang Loloskan Timnas ke Piala Dunia 2026 Diincar Indonesia
-
Alex Pastoor Kritik Struktur Kompetisi Indonesia yang Belum Terorganisasi
-
Gaya Melatihnya Mirip Shin Tae-yong! Benarkah Jesus Casas Jadi Jawaban Timnas Indonesia?
Hobi
-
Bersaing! Bos Aprilia Akui Jorge Martin Lebih Unggul dari Marco Bezzecchi
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
-
Brap Brap Brap! RX-7 VeilSide Han di Tokyo Drift Masih Jadi Mimpi Anak JDM
-
Gelar Juara Dunia Terbuka, Jorge Martin Tak Menolak Jika Ada Kesempatan
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
Terkini
-
Generasi Z dan Ilusi Kesuksesan Modern: Jabatan Masih Relevan Nggak Sih?
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Mata yang Mengintip dari Dalam Air
-
Review Serial Sins of Kujo: Realita Pahit Hukum yang Memihak Para Kriminal
-
Memahami Kembali Perjuangan Kartini: Saat Emansipasi Mulai Disalahpahami