Sekar Anindyah Lamase | e. kusuma .n
Dejan Ferdinansyah/Bernadine Wardana (PBSI)
e. kusuma .n

Syed Modi International 2025 telah sampai di babak final dan akan menggelar laga partai puncak pada Minggu (30/11/2025) di Babu Banarasi Das Indoor Stadium in Lucknow, India. Kali ini, Indonesia punya satu wakil dari sektor ganda campuran.

Sementara tuan rumah punya dua wakil, Jepang dua wakil, dan laga perang saudara untuk wakil ganda putra Malaysia. Sisanya, satu wakil , Thailand, Hong Kong dan Turki yang berhasil tembus ke babak final turnamen Super 300 ini.

1. Tunggal Putra

Laga final di nomor tunggal putra akan mempertemukan unggulan tuan rumah, Srikanth Kidambi yang ditantang Jason Gunawan dari Hong Kong. Kidambi lolos ke final setelah kalahkan rekannya, Mithun Manjunath.

Sementara Jason melenggang ke partai puncak dengan memulangkan wakil Jepang, Minoru Koga. Laga ini merupakan pertemuan kali ketiga di mana head to head sementara 2-0 didominasi Kidambi setelah terakhir menang di Thailand Masters 2025.

Di atas kertas, Kidambi diunggulkan bukan hanya dari aspek riwayat pertemuan tapi juga peringkat. Bahkan, jam terbang dan prestasi pun tetap lebih unggul Kidambi. Namun, beberapa waktu terakhir Kidambi terbilang under perform hingga ada peluang Jason untuk revans.

2. Tunggal Putri

Jika edisi sebelumnya India naik podium tunggal putri, kali ini dipastikan wakil negara lain yang ambil alih. Pasalnya, laga final akan mempertemukan Neslihan Arn asal Turki dengan Hina Akechi dari Jepang.

Keduanya merupakan unggulan turnamen kali ini, Arin unggulan keempat dan Akechi unggulan kelima. Meski belum pernah bertemu sebelumnya, kemungkinan besar laga nanti bakal berlangsung sengit.

3. Ganda Putra

Gelar di sektor ganda putra dipastikan menjadi milik Malaysia setelah Kang Khai Xing/Aaron Tai dan Chia Wei Jie/Lwi Sheng Hao terlibat laga perang saudara. Sebelum di Syed Modi International 2025, Kang/Tai pernah menang dari Chia/Lwi di Malaysia Super 100 2025.

Keunggulan yang cukup jadi modal kepercayaan diri untuk mengulang hasil serupa tentunya. Hanya saja, hasil pertandingan terkadang sulit diprediksi hanya berdasarkan catatan di atas kertas sebab peluang menang masih terbuka untuk siapa pun.

4. Ganda Putri

Perebutan gelar di nomor ganda putri bakal berlangsung sengit antara unggulan tuan rumah, Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela dengan Kaho Osawa/Mai Tanabe asal Jepang. Kedua pasangan akan menjalani pertemuan perdana kali ini.

Namun, bisa dibilang Jolly/Pullela lebih diunggulkan. Selain menempati seed pertama, saat ini Jolly/Pullela berada di peringkat 14 dunia di atas Osawa/Tanabe yang masih di urutan 35 dunia.

Bukan laga yang mudah bagi Osawa/Tanabe untuk meraih gelar dan mengalahkan tuan rumah. Apalagi Jolly/Pullela juga termasuk ganda putri dunia yang punya permainan gesit dan pertahanan tembok.

5. Ganda Campuran

Harapan Indonesia meraih gelar bertumpu pada Dejan Ferdinansyah/Bernadine Wardana yang menjadi satu-satunya wakil tersisa di turnamen India kali ini. Hanya saja, perjuangan Dejan/Bernadine tidak akan mudah demi naik podium tertinggi.

Pasalnya, ujian konsistensi yang sebenarnya harus dihadapi dengan melawan andalan Thailand, Pakkapon Teeraratsakul/Sapsiree Taerattanachai. Sebelumnya, Pakkapon/Sapsiree sudah memulangkan wakil Indonesia lainnya, Marwan Faza/Aisyah Pranata di semifinal.

Tentu hal ini bisa jadi motivasi tersendiri untuk Dejan/Bernadine untuk menang, bukan cuma sabet gelar tapi juga misi balas dendam. Harapannya, Dejan/Bernadine bisa tampil maksimal dan sabet gelar perdana Super 300. Namun,Pakkapon/Sapsiree juga bukan lawan yang mudah hingga harus lebih fokus kalau mau meredam permainan dan mendominasi.

CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS