Tak sekadar menjadi festival hiburan, FISTFEST menunjukkan kepeduliannya melalui program FISTFEST Mubeng di bulan suci Ramadan. Berkolaborasi dengan Waroeng Steak, kegiatan ini menghadirkan aksi berbagi takjil dengan cara berkeliling di sejumlah titik strategis Kota Yogyakarta pada Jumat (27/2/2026).
FISTFEST merupakan festival yang diselenggarakan oleh FISIP Atma Jaya Yogyakarta dan dikenal sebagai ruang perayaan kreativitas dan kebersamaan anak muda. Namun, di balik kemeriahan panggung dan rangkaian hiburan yang ditawarkan, FISTFEST juga membawa misi sosial untuk lebih dekat dengan masyarakat.
FISTFEST Mubeng menjadi salah satu agenda yang rutin dilaksanakan setiap bulan suci Ramadan sebagai bentuk kepedulian dan kehangatan. Melalui konsep “mubeng” atau berkeliling, panitia menyusuri sejumlah rute yang telah ditentukan untuk membagikan sejumlah makanan berbuka puasa secara langsung kepada pengguna jalan, pekerja informal, serta warga di sekitar area yang dilalui.
Pada tahun ini, pelaksanaan FISTFEST Mubeng dibagi ke dalam dua rute berbeda guna memperluas jangkauan distribusi. Langkah tersebut diambil agar bantuan dapat diterima lebih merata dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang masih beraktivitas menjelang waktu berbuka puasa.
Tak hanya berbagi takjil, FISTFEST juga membagikan 10 tiket gratis kepada warga yang beruntung. Tiket tersebut diberikan kepada mereka yang berhasil mengabadikan momen FISTFEST Mubeng dan membagikannya melalui Instagram Story.
Senyum dan Syukur di Setiap Titik Perjalanan
Kehadiran FISTFEST Mubeng disambut antusias oleh warga Yogyakarta. Di beberapa titik pemberhentian, senyum-senyum sederhana tampak mengembang saat takjil berbuka diterima.
Beberapa penerima mengangguk pelan sambil mengucap terima kasih kepada panitia yang membagikan makanan. Tak sedikit pula yang mendoakan kebaikan bagi mereka yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Bagi sebagian orang, bantuan itu mungkin terlihat sederhana dalam bentuknya. Namun di tengah aktivitas yang belum usai, kehadirannya terasa begitu berarti sebagai pelepas lelah dan penawar lapar.
Di tengah hiruk-pikuk jalanan Yogyakarta, momen singkat itu menjadi pengingat bahwa Ramadan bukan hanya tentang menahan diri, tetapi juga tentang berbagi. Kehangatan hadir lewat tangan yang memberi dan senyum yang menerima, meninggalkan rasa syukur yang terus terbawa hingga waktu berbuka tiba.
Semangat yang Menyala Menjelang Senja
Sejak pukul satu siang, panitia telah berkumpul untuk mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan. Paket makanan disusun rapi satu per satu, sementara transportasi yang akan digunakan dihias dengan bendera dan atribut FISTFEST, menghadirkan nuansa meriah bahkan sebelum perjalanan dimulai.
Menjelang keberangkatan, suasana semakin hidup. Di atas mobil pick up, panitia bersorak penuh semangat, diiringi alunan musik dari DJ yang turut memeriahkan perjalanan, sementara jingle FISTFEST dinyanyikan bersama dengan penuh antusias, mengubah perjalanan berbagi itu menjadi iring-iringan kecil yang membawa energi dan keceriaan di jalanan kota.
Tak hanya itu saja, Crocky sebagai salah satu maskot utama FISTFEST turut ambil bagian dalam perjalanan Mubeng dengan tampil dalam balutan kostum badut yang mencuri perhatian. Kehadirannya menyapa warga di setiap titik pemberhentian, menghadirkan tawa ringan dan menambah hangat suasana berbagi di tengah senja Yogyakarta.
Semangat yang menyala sejak siang itu tak berhenti hanya pada satu perjalanan. Energi yang sama akan terus bergulir dalam rangkaian menuju puncak acara FISTFEST yang dijadwalkan berlangsung hingga 13 Juni 2026, membawa semangat kebersamaan dan kepedulian yang lebih luas lagi.
Di sisi lain, FISTFEST Mubeng bukan hanya sekadar agenda tahunan, melainkan langkah kecil yang menjadi bagian dari perjalanan panjang sebuah festival yang ingin tumbuh bersama masyarakat. Hingga pada akhirnya, seperti senja yang selalu kembali setiap hari, semangat itu diyakini akan terus hadir dan mengiringi perjalanan FISTFEST.
Baca Juga
-
Tanam Mangrove dan Berkarya, Kolaborasi Seniman dan Penulis di Pantai Baros
-
4 Rekomendasi Social Space di Jogja untuk Nongkrong dan Diskusi Santai
-
Lagu Digunakan Tanpa Izin, Band Wijaya 80 Laporkan Pelanggaran Hak Cipta
-
Menunggu Hari Perempuan Bisa Benar-Benar Aman dan Nyaman di Konser Musik
-
Diduga Selingkuh Lagi, Jennifer Coppen Singgung Sosok Jule di Live
Artikel Terkait
-
Jadwal Imsak dan Subuh Wilayah Jakarta dan Yogyakarta Hari Ini, Minggu 1 Maret 2026
-
Ramadan Ramah Anak di Masjid Sunda Kelapa: Cara Seru Tanamkan Cinta Masjid Sejak Dini
-
Sering Impulsif Saat Ramadan? Psikolog Sarankan Jeda Sebelum Bereaksi
-
Viral Guru Muslim Mengajar di Sekolah Katolik, Sikap Siswanya Saat Ramadan Jadi Sorotan
-
5 Menu Takjil Buka Puasa yang Bisa Dibikin Sendiri dengan Modal Sedikit
News
-
Dilema Midnight Sale Jelang Lebaran: Pilih Tidur Nyenyak atau Checkout Seragam Keluarga Estetik?
-
Opornya Hangat, Tapi Kok Hati Dingin? Rahasia di Balik Rasa Hampa Saat Bulan Suci
-
Seni Memilah Prioritas di Buku Mencari Intisari Karya Sherly Annavita
-
Kisah Kolaborasi Mengejutkan: Pramuka dan Kophi Jateng Satukan Kekuatan Jaga Lingkungan
-
Paket Menumpuk, Kurir Kewalahan: Wajah Lain Ramadan Jelang Lebaran
Terkini
-
4 Moisturizer Korea Peptide Dukung Produksi Kolagen, Bikin Plumpy dan Sehat
-
Samsung Galaxy S26 Series Resmi Meluncur, Intip Spesifikasi dan Harganya
-
Review Novel Satine: Realitas Pahit Menjadi Budak Korporat di Jakarta
-
Jangan Baca Pesan Terakhirku
-
Review Film Marty Supreme: Perjalanan Gelap Seorang Underdog yang Ambisius!