Dalam hitungan hari, Timnas Indonesia U-22 akan melakoni pertarungan perdananya di ajang SEA Games 2025 Thailand. Seiring denga mundurnya Kamboja dari keikutsertaan cabang sepak bola, laga pertama yang seharusnya berlangsung pada tanggal 3 Desember kemarin dengan melawan Singapura, kini berubah menjadi tanggal 8 Desember melawan Filipina.
Persiapan terbaik pun telah dilakukan oleh kedua kesebelasan, termasuk di dalamnya memanggil nama-nama terbaik agar mampu melangkah jauh di gelaran nanti.
Berbeda dengan gelaran sebelumnya, pada perhelatan SEA Games 2025 kali ini Pasukan Garuda Muda ternyata kalah modal dalam hal komposisi skuat. Jika dilihat dari nama-nama yang dipanggil untuk mengisi skuat Indonesia dan Filipina, setidaknya Pasukan Garuda Muda saat ini kalah mentereng dalam hal karier abroad para pemain.
Seperti yang telah diumumkan oleh Federasi Sepak Bola Filipina (PFF) dan akun instagram @seasiagoal, The Young Azkals memanggil hingga 13 nama pemain yang berkarier abroad untuk memperkuat tim mereka.
Dalam rilisan tersebut, semua lini yang ada dalam tim Filipina, mulai dari penjaga gawang, lini belakang, lini tengah hingga lini penyerangan semuanya dihiasi dengan nama-nama abroad.
Uniknya, nama-nama yang dipanggil ke skuat Filipina U-22 kali ini bahkan bukan pemain yang "sekadar berkarier di luar negeri". Pasalnya, dalam deretan tersebut terdapat nama-nama pemain yang bertarung di kompetisi negara-negara dengan kekuatan sepak bola cukup diperhitungkan.
Seperti misal ada nama Nicholas Guimaraes yang bermain di Juntendo University di Jepang, Santiago Rublico ang bermain di AD Alcorcon Spanyol, Dylan Demuynck dari Lierse di Belgia, Sandro Reyes dari FC Gutersloh Jerman dan Isaiah Alakiu yang bermain untuk tim Brighton & Hove Albion U-18 di Inggris.
Deretan pemain abroad milik Filipina ini selain membuat Indonesia kalah modal karena berasal dari liga yang lebih variatif, juga setidaknya membuat mereka unggul dari segi kuantitas.
Karena kita ketahui bersama, Indra Sjafri sendiri sebelumnya hanya memanggil empat pemain abroad, yakni Marselino Ferdinan, Ivar Jenner, Dion Markx dan Mauro Zijlstra untuk mengisi skuat SEA Games yang disiapkannya.
Namun sayangnya, kabar terakhir menginformasikan bahwa Marselino Ferdinan pada akhirnya harus menepi imbas cedera yang dideritanya sehingga membuat Indonesia U-22 hanya membawa 3 pemain yang berkarier di luar negeri dan membuatnya kalah modal jumlah pemain abroad jika dibandingkan dengan Filipina, lawan perdana mereka di SEA Games 2025 ini.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026 dan Negara Tuan Rumah Penyelenggara Turnamen yang Problematik
-
Bukan Hanya Emil, Sinar Kevin Diks Juga Bikin para Penggawa Asia Jadi Insecure di Bundesliga
-
Pujian ke Liga Indonesia dan Preseden Minor yang Diembuskan oleh Ivar Jenner
-
Baru Jalani 2 Pertandingan, Kelemahan Maarten Paes Mulai Nampak di Ajax Amsterdam
-
Thom Haye Menepi, John Herdman Patut Lirik 2 Nama Ini sebagai Opsi! Siapa Paling Layak?
Artikel Terkait
-
Jay Idzes Punya Peluang 52 Persen untuk Gabung AC Milan
-
Komentar Pelatih Thailand usai Hajar Timnas Putri Indonesia 8-0
-
Igli Tare Bocorkan Strategi AC Milan di Bursa Transfer, Fix Rekrut Jay Idzes?
-
Respons Marselino Ferdinan Usai Dicoret dari Timnas Indonesia U-22
-
Timnas Putri Indonesia Dibantai Thailand 0-8, Akira Higashiyama: Inilah Realitanya
Hobi
-
Jelang Jamu Persik Kediri, Bojan Hodak Dipusingkan dengan Masalah Ini!
-
Raymond/Joaquin Libas Ganda China, Segel Tiket Semifinal All England 2026
-
Piala Dunia 2026 dan Negara Tuan Rumah Penyelenggara Turnamen yang Problematik
-
Lolos ke Babak 8 Besar Putri KW Harus Jalani Laga Berat Hadapi An Se Young
-
All England 2026: 6 Wakil Indonesia Kunci Tiket ke Perempat Final
Terkini
-
Bertemu Lail dan Esok di Novel Hujan: Jajaran Romansa Ringan ala Tere Liye
-
BBM Aman 20 Hari ke Depan, Yakin Nggak Panik saat Mudik Nanti?
-
Book's Kitchen: Refleksi Hidup di Tengah Dunia Kerja yang Menyandera Hidup
-
Bukber Alumni Perkuliahan dan Politik Jaringan Sosial
-
Review Novel Here We Are: Kisah Persahabatan yang Diuji oleh Luka Kehidupan