Gelaran pesta olah raga multi cabang terbesar di Asia Tenggara bertajuk SEA Games ke-33 di Thailand berakhir sudah. Para atlit yang bertarung keras di cabang masing-masing, sudah manuai apa yang mereka perjuangkan.
Sudah menjadi sebuah rahasia umum jika setiap negara menjanjikan bonus tambahan bagi atlet mereka yang berprestasi. Setiap peraih medali, terutama medali emas, akan mendapatkan tambahan finansial, yang mana besarannya sudah ditentukan sebelumnya.
Lantas, kira-kira negara mana yang paling royal dalam memberikan bonus bagi atlet praih medali emas? Mari kita ulas bersama!
1. Indonesia
Sepertimana dilansir laman Suara.com (16/12/2025), para atlet peraih medali emas di ajang SEA Games 2025 ini dijanjikan oleh pemerintah uang bonus sebesar Rp1 miliar atau USD 59.595.
Bonus ini sendiri sejatinya meningkat 100 persen dari sebelumnya, di mana pada gelaran SEA Games edisi sebelumnya, peraih emas untuk Indonesia "hanya" mendapatkan bonus tambahan sebesar Rp500 juta.
2. Thailand
Berdasarkan unggahan dari akun Instagram @seasiagoal (22/12/2025), atlet Thailand yang berhasil menyabet medali emas di SEA Games 2025 ini dijanjikan akan mendapatkan tambahan bonus sebesar USD 9.619 atau sekira 300.000 Baht.
Jumlah tersebut jika dirupiahkan setara dengan Rp161,5 juta yang berarti hanya sekitar 16 persen saja dari bonus yang diterima oleh para atlet Indonesia peraih emas SEA Games.
3. Singapura
Di posisi ketiga, ada Singapura yang secara resmi mengumumkan pemberian bonus sebesar USD 7.750 atau sekitar SGD 10.000 bagi atlet mereka yang bisa meraih medali emas di SEA Games kali ini.
Jumlah tersebut setara dengan Rp130 juta, yang mana hanya sekitar 13 persen saja dari bonus atlet Indonesia.
4. Filipina
Di posisi keempat, ada negara kepulauan yang terletak di utara Indonesia, Filipina. Dari berbagai sumber disebutkan, bonus medali emas yang diberikan oleh pemerintah Filipina kepada atletnya adalah sebesar USD 5.104 atau setara dengan 300.000 Peso Filipina.
Nominal tersebut jika dirupiahkan kurang lebih sebesar Rp85,7 juta yang berarti hanya sekitar 8,5 persen saja jika dibandingkan bonus bagi para atlet Indonesia.
5. Malaysia
Meskipun kerap mengklaim diri sebagai negara kaya di kawasan Asia Tenggara, namun ternyata bonus emas yang diberikan oleh pemerintah Malaysia terbilang kecil.
Dalam keterangan Seasiagoal, untuk SEA Games kali ini, pemerintah negeri jiran memberikan USD 4.904 atau setara dengan 20.000 Ringgit Malaysia kepada sang atlet.
Jumlah itu setara dengan Rp82 juta rupiah, yang mana hanya berada di kisaran 8,2 persen saja dalam perbandingan dengan bonus atlet Indonesia.
6. Vietnam
Dalam catatan seasiagoal, pemerintah Vietnam memberikan bonus medali emas sebesar USD 1.709 atau 45.000.000 Dong Vietnam bagi para atletnya.
Jika dikalkulasikan, nominal tersebut setara dengan Rp28 juta dan hanya berkisar 2,8 persen saja jika dibandingkan dengan yang diterima oleh para atlet Indonesia di SEA Games 2025.
Ternyata, jika dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya, pemerinta Indonesia yang paling royal dalam memberikan bonus kepada atletnya ya.
Karena meskipun hingga saat ini belum ada data pasti terkait besaran bonus bagi atlet dari Brunei Darussalam, Timor Leste, Laos dan Myanmar, namun bisa dipastikan jika berkaca dari gelaran yang sudah-sudah, besaran bonus mereka tak akan sebesar yang diberikan pemerintah Indonesia.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Belajar Menelaah Kejamnya Realita Dunia Kerja melalui Perpisahan CR7 dengan Timnas Portugal
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
Artikel Terkait
-
Ujian Berat Menanti John Herdman Saat Menjabat Pelatih Timnas Indonesia
-
Jadi Pelatih Timnas, John Herdman Harus Targetkan 2 Hal Ini untuk Curi Hati Pendukung Garuda
-
Asnawi Menangis usai Garuda Gagal ke Piala Dunia 2026: Hanya 57 Pemain yang Punya Kualitas
-
Rekor John Herdman Lebih Mentereng dari Shin Tae-yong, Bisa Katrol Ranking FIFA Timnas Indonesia?
-
Timnas Futsal Bersinar di SEA Games 2025, Ketum FFI Ogah Dibenturkan dengan Sepak Bola
Hobi
-
Membelot dari Hongkong, Adik Mitchell Baker Segera Bela Timnas Indonesia?
-
Jadwal MotoGP Qatar 2026: Balapan di Tengah Isu Perang, Tim Yamaha Mundur
-
Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Untung atau Buntung bagi Timnas Indonesia?
-
Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Misi Bangkit Barcelona hingga Manchester United
-
Piala Asia 2027 Terancam Batal, Jadi Kerugian Bagi Timnas Indonesia?
Terkini
-
Prank Hihu: Ketika Kebebasan Bercanda Berhadapan dengan Etika Sosial
-
Sinopsis The Palace Stewardess, Dracin Ding Yu Xi dan Song Zu Er di WeTV
-
Lama Tertunda, tvN Ungkap Jadwal Resmi Penayangan Sekuel The Second Signal
-
Film Sal Saeng Bu Rilis 2027, Ini Daftar Pemain Utama yang Penuh Bintang!
-
Mengambil Pelajaran tentang Bahaya Perang Opini di Novel Bungkam Suara