Beberapa waktu lalu, kabar mengejutkan datang dari timnas Indonesia. Mengutip Suara.com (30/12/2025), penasihat teknis timnas Indonesia, Jordi Cruyff, resmi menerima tawaran dari klub raksasa Belanda, Ajax Amsterdam, untuk mengisi posisi direktur teknik.
Pengumuman ini sendiri disampaikan langsung melalui postingan akun instagram resmi klub Ajax Amsterdam. @afcajax beberapa waktu yang lalu.
Kemungkinan besar, Jordi Cruyff sendiri akan mulai menjalani peran barunya pada bulan Februari 2026 mendatang. Kondisi ini sendiri tentunya akan membuat PSSI harus mencari penasehat teknis timnas Indonesia yang baru selepas hengkangnya Jordi Cruyff ke klub Ajax Amsterdam.
“Terbaru, Ajax Amsterdam dikabarkan telah mencapai kesepakatan prinsip dengan Jordi Cruyff untuk mengisi posisi direktur teknik hingga musim panas 2028. Kabar tersebut dilaporkan jurnalis De Telegraaf, Mike Verweij, pada Minggu (28/12/2025). Jordi Cruyff putra legenda sepak bola dunia Johan Cruyff, akan menandatangani kontrak jangka panjang di Johan Cruyff ArenA dan memimpin arah teknis Ajax dalam beberapa tahun ke depan,” tulis laman berita suara.com.
Jordi Cruyff saat ini masih terikat kontrak dengan PSSI sebagai penasihat teknis timnas Indonesia. Mengutip laman resmi PSSI (pssi.org), putra legenda sepak bola Belanda Johan Cruyff itu resmi ditunjuk pada Februari 2025, dengan masa kontrak yang diperkirakan berakhir pada awal 2026.
Namun, kepindahan Jordi Cruyff ke Ajax Amsterdam sebagai direktur teknik diprediksi akan memicu efek domino bagi timnas Indonesia. Mengapa demikian?
Jordi Cruyff ke Ajax Amsterdam, Simon Tahamata Berpeluang Ikuti Jejaknya?
Bergabungnya Jordi Cruyff ke lini manajemen internal klub raksasa Belanda, Ajax Amsterdam sebagai direktur teknik klub tentunya juga berpeluang membawa pulang beberapa nama besar klub dan legenda kembali ke Amsterdam. Setidaknya itulah yang menjadi prediksi media asal Belanda, Voetbalzone.nl, yang mengutip opini dari jurnalis kenamaan asal Belanda, Mike Verweij.
“Di antaranya Wim Jonk, Dennis Bergkamp, Richard Witschge, Jan Wouters, Gerald Vanenburg, John van ’t Schip, dan Simon Tahamata,” sebut media Belanda, Voetbalzone.nl.
Masuknya nama Simon Tahamata sendiri ke daftar nama yang diprediksi bakal dibawa oleh Jordi Cruyff ke klub Ajax Amsterdam memang tak terlalu mengejutkan.
Pasalnya, mantan legenda timnas Belanda dan klub Ajax Amsterdam tersebut sudah cukup familiar dengan klub tersebut. Sebelumnya, Simon Tahamata pernah menjabat sebagai direktur teknik dan manajer akademi klub Ajax Amsterdam selama beberapa tahun.
Jika benar nantinya Simon Tahamata hengkang dari PSSI dan mengikuti langkah Jordi Cruyff ke klub Ajax Amsterdam, tentunya hal ini akan merugikan timnas Indonesia. Pasalnya, Simon Tahamata sendiri saat ini masih menjabat posisi strategis di PSSI, yakni sebagai kepala pemandu bakat PSSI atau scout advisor.
Posisi ini diresmikan oleh PSSI pada bulan Mei 2025 silam dan menunjuk Simon Tahamata yang dinilai cukup berpengalaman dalam posisi tersebut. Jika benar nantinya Simon Tahamata akan ikut dibawa oleh Jordi Cruyff kembali ke klub Ajax Amsterdam, tentunya PSSI harus segera menemukan sosok baru yang cukup kompeten di posisi tersebut.
Saat ini, nama Jordi Cruyff, Simon Tahamata dan Alexander Zwiers menjadi tiga nama yang masih bertahan dalam kepengurusan manajemen timnas Indonesia usai dipecatnya pelatih Patrick Kluivert beserta para staf kepelatihannya usai gagal meloloskan timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 pada bulan Oktober 2025 lalu. Namun, setelah resmi hengkangnya Jordi Cruyff ke klub Ajax Amsterdam, kini, nama Simon Tahamata yang diprediksi juga akan hengkan dari PSSI selanjutnya.
Baca Juga
-
Debut Sensasional, Cape Verde Jadi Tim Anomali di Ajang Piala Dunia 2026
-
Patah Tulang di Lapangan! Aksi Brutal Pemain Qatar Bikin Publik Dunia Murka
-
Piala Dunia 2026: Hanya Loloskan Dua Wakil, Sepak Bola Asia Masih Stagnan?
-
Bak Serial Anime! Laga Jepang vs Brazil Jadi Warna di Piala Dunia 2026
-
Comeback Sensasional Afrika Selatan: Resmi Lolos 32 Besar Pertama Kalinya
Artikel Terkait
Hobi
-
Afrika Selatan Gagal, Kanada Lolos 16 Besar Siap Lawan Belanda atau Maroko?
-
Debut Sensasional, Cape Verde Jadi Tim Anomali di Ajang Piala Dunia 2026
-
Patah Tulang di Lapangan! Aksi Brutal Pemain Qatar Bikin Publik Dunia Murka
-
Hong Myung-Bo Mundur setelah Gagal Piala Dunia, Presiden Nilai 'Tak Kompeten'
-
Gagal di Piala Dunia, Mengapa Pelatih Selalu Jadi Tumbal Pertama?
Terkini
-
Piala Dunia 2026 dan Seni Melupakan Masalah Selama 90 Menit
-
Membaca Doorstoot naar Djokja: Menyelami Hari-Hari Paling Genting Indonesia
-
Syarat Berpenampilan Menarik di Lowongan Kerja, Bentuk Beauty Privilege?
-
Harimau Galak Pensiun Jadi Penjual Kue? Intip Menggemaskannya 'Mr. Tigers Snacks'
-
AI Sudah Jadi Teman Curhat, Apa yang Dicari Gen Z dari Hubungan Digital?