Bulan Maret mendatang, Indonesia mendapatkan amanat dari Induk Sepak Bola Dunia, FIFA untuk menjadi tuan rumah guliran bertajuk FIFA Series 2026.
Keputusan tersebut sejatinya telah ditetapkan oleh FIFA pada tahun lalu, ketika mereka mengumumkan status tuan rumah bagi 8 negara. Selain Indonesia, 7 negara lain yang didaulat menjadi tuan rumah adalah Australia, Azerbaikan, Kazakhstan, Selandia Baru, Puerto Rico, Rwanda dan Uzbekistan.
Setelah menunggu beberapa waktu, negara-negara konstestan di masing-masing grup pun terkonfirmasi. Dilansir laman Suara.com (20/1/2026), grup yang dituanrumahi oleh Indonesia nantinya bakal kedatangan tiga negara yakni Bulgaria dari zona UEFA, Saint Kitts and Nevis dari zona CONCACAF dan Kepulauan Solomon dari zona OFC alias Oseania.
Namun sayangnya, jika dibandingkan dengan grup-grup lainnya, para kontestan yang mentas di grup milik Indonesia ini terbilang sebagai grup kasta rendah di guliran FIFA Series 2026 ini.
Bagaimana tidak, dari empat negara yang akan bertarung, Bulgaria sang pemilik peringkat tertinggi dalam kumpulan, hanya menempati peringkat 87 FIFA. Sementara dua pesaing lainnya, dalam rilisan peringkat terbaru FIFA berada di posisi 150an dunia.
Tentunya, komposisi tersebut terbilang lebih receh jika dibandingkan dengan kumpulan lainnya. Seperti misal, dalam grup yang dituanrumahi oleh Australia, guliran FIFA Series 2026 di bulan Maret mendatang akan mempertarungkan tim sekelas Kamerun sebagai wakil dari zona Afrika, China dan Curacao yang meskipun dalam pertarungan uji coba era Shin Tae-yong berhasil dikandaskan oleh Indonesia, namun mereka kini berstatus sebagai tim kontestan Piala Dunia 2026.
Tak berbeda jauh dengan Australia, grup yang dituanrumahi oleh Selandia Baru pun berisikan tim-tim berkelas yang jauh lebih "lumayan" ketimbang grup Indonesia. Selain berisikan Selandia Baru, di grup tersebut juga bersemayam Finlandia, Chili dan tim Cape Verde yang juga berstatus sebagai kontestan Piala Dunia.
Bukan hanya itu, grup milik Indonesia ini juga bahkan terkesan masih lebih receh jika dibandingkan dengan sesama negara tuan rumah dari benua Asia, Uzbekistan.
Dalam rilisan FIFA, pada gelaran FIFA Series 2026 mendatang, Uzbekistan akan kedatangan tim seperti Gabon, Trinidan and Tobago yang kekuatannya tak bisa diremehkan, serta salah satu kekuatan sepak bola Amerika Selatan, Venezuela.
Jadi, sepertinya patut disayangkan ya Indonesia hanya mendapatkan lawan yang receh di FIFA Series 2026 pada bulan Maret mendatang. Karena seharusnya, dengan embel-embel nama "FIFA" pada guliran tersebut, Indonesia berhak untuk bisa mendapatkan lawan yang lebih kompetitif dan berkualitas, setidaknya dengan peringkat dunia yang lebih baik ketimbang lawan-lawan yang telah terkonfirmasi.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Kesakralan Bulan Juni dan Pandangan Sederhana Saya Terkait Kesempurnaan Ide Pancasila
-
Visi Tinggi Presiden Prabowo dan Krisis Literasi Nasional yang Menjadi Karang Penghalang Besar
-
'Oleh-Oleh' Presiden Prabowo dari Luar Negeri: Antara Visi Visioner dan Mimpi Buruk Guru di Sekolah
-
Surga Jalur WNI Itu Memang Nyata, Kali Ini Lewat Sapi-Sapi Kurban Presiden
-
Pasar Padukuhan Eyang Putri, Sentra Kuliner yang Seolah Melawan Arus Modernitas Kabupaten Tuban
Artikel Terkait
-
Dasco Luruskan Isu Pencalonan Thomas Djiwandono: Diusulkan BI, Sudah Mundur dari Gerindra
-
Jayden Oosterwolde: Mereka Hubungi Saya Tiap bulan, Apakah Ingin Bermain untuk Timnas Indonesia
-
Indonesia Masters 2026: Ubed Singkirkan Kiran George, Siap Ulangi Memori Manis Lawan Loh Kean Yew
-
Dasco: Pak Prabowo Tak Pernah Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
-
Kabar Buruk untuk John Herdman, Pascal Struijk dan Jayden Oosterwolde Kompak Tolak Timnas Indonesia
Hobi
-
Jadwal MotoGP Hungaria 2026: Akankah Marc Marquez Mengulang Kesuksesannya?
-
Karier Tak Jelas, Elkan Baggott Berpeluang Kembali Dipinjamkan Musim Depan?
-
Dua Lawan Berat Menanti, Ini Target Utama Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Mengukur Kekuatan Lini Belakang Timnas Indonesia saat Tanpa Nama Jay Idzes
-
Resmi! Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di GP Mugello 2026
Terkini
-
Tikus Menari di Atas Meja Makan
-
Membedah Fenomena Bedtime Procrastination: Ketika 'Lima Menit Lagi' Merampas Waktu Tidur
-
Preppy hingga Feminine Style, Intip 4 OOTD Versatile ala Shin Ye Eun Ini!
-
Membaca Matilda di Era Modern: Masihkah Kita Mendengarkan Anak?
-
Ducati Peringati 100 Tahun dengan Mesin Kopi Terbatas, Hanya 1.926 Unit