Sekar Anindyah Lamase | e. kusuma .n
Alwi Farhan (dok. PBSI)
e. kusuma .n

DAIHATSU Indonesia Masters 2026 menjadi turnamen BWF World Tour Series yang spesial bagi Alwi Farhan yang akhirnya sukses sabet gelar perdana Super 500. Bukan sekadar naik podium, momentum ini semakin berkesan karena terjadi di hadapan publik sendiri.

Alwi Farhan memastikan kemenangannya di laga final usai kalahkan tunggal putra Thailand, Panitchaphon Teeraratsakul yang sempat bermain sangat baik saat melawan Loh Kean Yew asal Singapura di babak semifinal.

Meski Teeraratsakul sempat dianggap bakal jadi batu sandungan untuk Indonesia, ternyata Alwi justru mampu bermain sangat baik di laga puncak pada Minggu (25/01/2026) di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia.

Tampil impresif, Alwi bahkan sudah langsung mendominasi permainan sejak awal gim dimulai. Laga final di sektor tunggal putra Indonesia Masters 2026 bahkan berlangsung hanya dalam waktu 25 menit.

Alwi memastikan kemenangan untuk sabet gelar Super 500 perdana sepanjang kariernya di level senior lewat keunggulan 21-15 dan 21-16 atas Teeraratsakul. Ending yang tentunya diharapkan oleh Alwi, pelatih, PBSI, dan pastinya badminton lovers tanah air.

Gelar ini bukan sekadar prestasi untuk Alwi tapi juga pelipur lara mengingat tunggal putra Indonesia terakhir naik podium di Indonesia Masters pada 2022 lalu saat Jonatan Christie menangi laga perang saudara kontra Chico Aura Dwi Wardoyo          .

Harapannya, Alwi Farhan bisa terus berproses meraih prestasi di turnamen BWF lainnya di level yang lebih tinggi lagi. Bukan hanya Alwi, Indonesia juga masih punya Moh. Zaki Ubaidillah yang tidak kalah potensial menjadi pelapis tunggal putra Pelatnas di masa mendatang.

Perjalanan Alwi Farhan Menuju Podium Juara Indonesia Masters 2026

Perjalanan Alwi Farhan di Indonesia Masters 2026 sendiri memang menunjukkan tren yang positif sejak awal turnamen. Di babak 32 besar, Alwi kandaskan Ayush Shetty dalam dua gim langsung dengan skor 21-8, 21-13.

Melangkah ke babak kedua, Alwi yang bertemu wakil China, Wang Zhengxing sempat terlibat laga rubber usai kecolongan di gim pertama. Peluang keunggulan di gim kedua pun tidak disia-siakan Alwi hingga akhirnya menang 15-21, 21-19, dan 21-16 atas Wang Zhengxing.

Di perempat final, Alwi harus berhadapan dengan Yushi Tanaka asal Jepang. Lalui laga sengit di gim pertama, Ali harus berebut kemenangan lewat drama setting point. Berhasil unggul, Alwi pun memastikan tiket ke semifinal dengan kemenangan 22-20, 21-16.

Laga yang cukup baik dilalui Alwi Farhan saat melakoni pertandingan semifinal melawan wakil Taipei, Chi Yu Jen. Tampaknya tren kemenangan Alwi masih memberi dampak positif di laga ini. Alwi pun menang mudah dengan skor 21-11, 21-12 atas Chi Yu Jen dan melaju ke final perdananya tahun ini.

Selebrasi ala Alwi Farhan: Bukti Kedekatan dengan Pelatih

Bukan memulu soal kemenangan dan gelar yang diraih, sisi lain dari Alwi Farhan yang tersorot kamera juga terlihat menarik lewat selebrasinya usai memastikan podium juara Indonesia Masters 2026 jadi miliknya.

Tidak ada selebrasi menggebu-gebu ala atlet muda seperti biasanya. Alwi Farhan justru menunjukkan selebrasi kemenangan melalui gestur yang jadi bukti kedekatan emosional dengan sang pelatih, Indra Wijaya, yang berada di sudut lapangan.

Selebrasi sederhana yang justru makin terlihat spesial ini memperlihatkan kalau sang pelatih jadi support system terbaik Alwi di lapangan, baik untuk urusan teknis maupun membangun mental juara.

Bukan hanya itu, Alwi juga menunjukkan selebrasi rasa syukur sebagai bukti kerendahan hatinya atas prestasi yang diraih. Alwi dan selebrasi khasnya memang selalu dinanti badminton lovers, terlebih saat ini usai sabet gelar di rumah sendiri.

CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS