Liga sepak bola Indonesia belakangan ini semakin semarak dengan kedatangan para pemain naturalisasi yang sebelumnya meniti karier di luar negeri.
Bukan hanya mereka yang berkiprah di kasta kedua atau di bawahnya, para pemain naturalisasi yang sebelumnya bermain di kasta tertinggi di liga tempat mereka abroad pun banyak yang memilih untuk balik ke Tanah Air.
Maka tak mengherankan jika dalam sebuah kesempatan, salah satu anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga mengklaim bahwa eksodusnya para pemain naturalisasi ke Liga Indonesia, tak lain dan tak bukan disebabkan karena kualitas liga dalam negeri mengalami peningkatan.
Lantas, apakah benar klaim yang dilontarkan oleh Arya Sinulingga tersebut? Tentu saja hal itu masih perlu banyak kajian karena dibutuhkan banyak indikator yang menilai apakah memang benar kualitas Liga Indonesia musim ini mengalami peningkatan, ataukah masih sama seperti yang dulu.
Namun, jika kita melihat dari kaca mata yang obyektif, apa yang disampaikan oleh Arya Sinulingga tersebut tak sepenuhnya salah. Pasalnya, dibandingkan dengan musim-musim sebelumnya, gelaran Liga Indoenesia musim ini memang terlihat lebih semarak dan lebih kompetitif.
Hingga usainya pekan ke-19, masih belum ada tim yang benar-benar bisa menguasai jalannya kompetisi. Memang, berdasarkan data klasemen yang dirilis oleh laman Ileague, Persib Bandung saat ini masih kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 44. Namun patut digarisbawahi, posisi mereka di puncak klasemen bisa tergusur sewaktu-waktu.
Mengingat Borneo FC yang berada di peringkat kedua saat ini menguntit dengan 43 poin dan Persija Jakarta yang berada di peringkat ketiga saat ini memiliki 41 poin. Jika tren ini terus berlanjut, maka akan sangat mungkin predikat juara baru akan didapatkan oleh salah satu kontestan menjelang akhir bergulirnya liga musim ini.
Jika indikatornya adalah meratanya peta persaingan dalam memperebutkan gelar juara, maka klaim kualitas Liga Indonesia mengalami peningkatan bisa jadi benar adanya.
Namun di sisi lain, kita juga harus mengakui, peningkatan Liga Indonesia musim ini juga dipengaruhi 2 hal lain, yakni penambahan kuota pemain asing bagi masing-masing klub serta hijrahnya para pemain naturalisasi ke tanah leluhur mereka.
Dengan kata lain, kembalinya para pemain naturalisasi tersebut ke tanah nenek moyangnya bukan hanya karena kualitas liga mengalami peningkatan, namun malah memberikan irisan yang turut meningkatkan kualitas liga domestik.
Tak bisa dipungkiri, kehadiran pemain sekelas Thom Haye, Eliano Reijnders, Rafael Struick, Jordi Amat dan sederet nama lainnya seperti Shayne Pattynama dalam waktu dekat ini, juga menjadi poin penting dari meningkatnya kualitas Indonesia Super League pada musim ini.
Jadi, kalau demikian, pulangnya para pemain naturalisasi ke Liga Indonesia musim ini lebih karena meningkatnya kualitas liga, atau malah justru mereka yang membuat kualitas liga mengalami peningkatan?
Menjadi semacam paradoks bukan?
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Penolakan LCC Ulang oleh SMAN 1 Pontianak dan Versi Lite Pemberontakan Kaum Pintar
-
Gulir Panas LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar: Memandang Wajah Indonesia dalam Satu Ruangan
-
LCC 4 Pilar MPR dan Relasi Kuasa yang Menjadi Penyakit Akut Pemilik Kewenangan di Indonesia
-
Kampanye Less Waste More Future dan Cara Yoursay Kirimkan Paket yang Bikin Saya Pengin Meniru
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
Artikel Terkait
-
Thom Haye Emosional Main di Solo, Kota Kelahiran Sang Kakek
-
Terlibat Kasus Korupsi, 9 Klub Super League Disanksi Pengurangan Poin
-
3 Keuntungan Mauro Zijlstra jika Resmi Bergabung dengan Persija Jakarta
-
Pelatih Arema FC Beri Sinyal Langsung Turunkan Hansamu Yama dan Rio Fahmi
-
Gabung Persib Bandung, Layvin Kurzawa Merasa Senang dan Seperti di Rumah
Hobi
-
Performa Kian Gacor, Dean Zandbergen Disetarakan dengan Cristian Gonzales?
-
Ironi Super League: Liga Tertinggi yang Jauh dari Kata Profesional!
-
MotoGP Catalunya 2026: Diggia Menang Usai Drama Dua Kali Red Flag
-
Membongkar Peluang Skuad Garuda di Grup F Piala Asia 2027: Ujian Mental Menuju Pentas Dunia
-
Rangkuman Sprint Race MotoGP Catalunya 2026: Alex Marquez Kembali Berkuasa!
Terkini
-
5 OOTD Day Out Heo Nam Joon, Boyfriend Material Banget!
-
Menghindari Perangkap Thucydides: Alarm Xi Jinping untuk Trump
-
Review Serial It's Not Like That: Drama Keluarga dengan Sentuhan Iman
-
Min Jeong Woo di Perfect Crown Jadi Bukti Terus Terang Itu Penting!
-
Keanu Reeves Isi Suara Karakter Utama di Film Animasi Stop-Motion HIDARI