Setelah sebuah penantian panjang selama kurang lebih tujuh bulan, Maarten Paes akhirnya kembali merasakan atmosfer pertarungan yang kompetitif.
Hanya menjadi penghangat bangku cadangan di FC Dallas semenjak bulan Juli 2025 lalu, Paes pada akhirnya kembali menemukan menit bermainnya setelah pindah ke raksasa Liga Belanda, Ajax Amsterdam.
Bukan hanya menjalani menit bermain, Paes yang menurut laman transfermarkt.com sudah dua kali merasakan pertarungan bersama de Amsterdamers itu juga sukses menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu penjaga gawang berkelas.
Bagaimana tidak, dari dua pertandingan yang telah dijalaninya bersama Ajax, Paes selalu mencatatkan performa gemilang.
Berdasarkan data yang dirilis oleh laman statistik sofascore, dari dua laga yang telah dijalani oleh Paes, penjaga gawang Timnas Indonesia itu sukses mencatatkan rating sebesar 7,8 ketika bersua NEC Nijmegen (22/2/2026), dan meningkat menjadi 8,3 ketika mengawal jala gawang Ajax di laga melawan PEC Zwolle (1/3/2026).
Bagi seorang penjaga gawang "anyar" yang baru bergabung dengan klub, tentunya catatan ini tak bisa dianggap biasa-biasa saja. Pasalnya, dengan tingginya rating yang didapatkan oleh Paes dalam dua laga pertamanya, setidaknya hal itu menunjukkan tingginya kualitas sang pemain, juga cepatnya proses adaptasi yang dimiliki oleh kiper berjuluk "sang Tembok" itu.
Semakin terbuktinya kualitas Paes bersama Ajax Amsterdam di salah satu liga sepak bola paling kompetitif di dunia tersebut tentunya membawa dampak terhadap Timnas Indonesia.
Namun sayangnya, bukan hanya dampak positif saja yang dibawa oleh comeback manis seorang Maarten Paes, namun juga dampak negatif yang secara tak langsung tertuju pada John Herdman.
Dampak positifnya tentu saja membuat posisi penjaga gawang Timnas Indonesia relatif aman karena memiliki dua kiper dengan kualitas kelas Eropa.
Seperti yang kita ketahui bersama, selain Maarten Paes, Timnas Indonesia saat ini juga memiliki penjaga gawang yang membuat Juventus pengen CLBK bernama Emil Audero Mulyadi.
Dengan adanya dua penjaga gawang ini, yang mana keduanya tengah sama-sama onfire, ibarat kata membuat John Herdman bisa memilih siapapun di antara keduanya dengan mata terpejam.
Namun di sisi lain, sama-sama onfire-nya Paes dan Emil, juga membuat Herdman mendapatkan masalah yang gampang-gampang susah. Karena bagaimanapun, dirinya masih tetap harus berpikir terkait siapa yang akan dipasrahinya untuk menjadi penjaga gawang utama Timnas Indonesia di FIFA Series nanti.
Jika semisal di antara Paes dan Emil ada salah satu di antara mereka yang tengah mengalami performa yang turun, tentu John Herdman tak akan pusing untuk memberikan titah.
Sudah pasti, penjaga gawang yang tampil lebih baik akan dipasangnya sebagai penjaga gawang utama, sementara kiper yang tengah menurun performanya akan diparkir dan dijadikan pelapis.
Namun hal itu tentunya tak bisa dilakukan untuk saat ini bukan? Karena kita tahu, ketika Emil Audero tengah merajai statistik penjaga gawang terbaik di Liga Italia Serie A, Maarten Paes juga mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan dan mencatatkan performa yang tak kalah apik dengan kompatriotnya itu.
Lantas, kalau sama-sama onfire seperti ini, kira-kira siapa yang akan dipilih oleh John Herdman untuk menjadi penjaga gawang utama Timnas Indonesia nanti ya?
Kita tunggu saja sampai pekan terakhir bulan Maret mendatang!
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
Hobi
-
Poin Tertinggal Jauh, Alex Marquez Yakin Kakaknya Bisa jadi Juara Dunia
-
Bocoran dari Wawancara Terbaru: Cristiano Ronaldo Resmi Pensiun?
-
Tak Dapat Kursi Musim Depan, 5 Pembalap MotoGP Ini akan Hijrah ke WorldSBK?
-
Muak! Fabio Quartararo Tak Nikmati Balapan di Musim Terakhir Bersama Yamaha
-
Malam Ini! Arsenal vs Manchester City di Community Shield, Siapa Lebih Unggul?
Terkini
-
5 Sunscreen Korea SPF 50 untuk Base Makeup Harian, Bebas Efek Abu-Abu!
-
Ulasan Drama Key To The Phoenix Heart: Penuh Intrik dan Konflik Kekuasaan
-
Hierarki dalam Selera Buku: Mengapa Bacaan Ringan Kerap Dipandang Rendah?
-
Masjid Agung An-Nur Pare, Bangunan Modern yang Kental dengan Arsitektur Jawa
-
Pulang dan Kisah Eksil yang Tak Pernah Benar-Benar Selesai