Harapan membumbung Rizky Ridho dan kawan-kawan untuk mempersempit jarak poin dengan Persib di lanjutan BRI Super League pekan ke-24 sirna sudah. Gol telat yang dilesakkan Ikhsan Zikrak pada menit ke-90+4 menjadi pengubur asa tersebut. Gol tersebut membuat kedudukan menjadi imbang 2-2 dan Persija harus puas dengan 1 poin.
Dilansir dari laman resmi klub, persija.id, Rizky Ridho, sang kapten tim menyampaikan kekecewaannya.
"Sangat sedih kami harus kehilangan dua poin di kandang. Semua tentu kecewa dengan hasil ini. Kami sudah berusaha memberikan tiga poin agar semakin dekat ke papan atas sesuai target kami, yaitu juara," ungkap Ridho dilansir dari laman persija.id, Selasa (3/3/2026).
Kekecewaan Rizky Ridho dan jakmanis yang memenuhi Jakarta International Stadium (JIS) sangat beralasan. Pasalnya, dari segi apa pun semua berpihak pada Persija untuk raih 3 poin sekaligus pepet Persib yang kuasai puncak klasemen BRI Super League.
Hal ini terjadi karena sehari sebelumnya, Senin (2/3/2026), Persib harus berbagi angka dengan Persebaya Surabaya dalam pertarungan yang juga sengit. Hasil itu membuat Persib hanya membawa pulang 1 poin. Artinya, jarak dengan Persija semakin dekat dan bukan tidak mungkin Persija merebut takhta meski Persib masih punya tabungan 1 pertandingan.
Hal kedua yang tidak kalah mendukung adalah keberadaan Persija sebagai tuan rumah. Tidak dapat dimungkiri bahwa fajtor ini sangat berpengaruh besar. Dukungan pendukung dan adaptasi lapangan yang lebih baik membuat kans untuk menangguk 3 poin terbuka lebar.
Satu hal lagi yang tidak kalah hebat adalah hasil pertandingan sebelumnya. Seperti yang dilansir di beberapa media, Persija mampu mengalahkan raksasa dari Timur, Malut United FC di Kei Raha, Ternate. Hal ini menunjukkan performa Persija tidak perlu diragukan lagi.
Pertandingan kemarin sore secara tensi berlangsung tinggi sejak awal. Persija yang memburu kemenangan langsung gaspol sejak awal.
Namun meskipun demikian, gol Persija baru lahir pada menit ke-47 lewat Gustavo Almeida yang mampu memanfaatkan umpan silang. Kedudukan 1-0 pun menjadi akhir babak pertama.
Seakan tidak mau kalah, Borneo pun meningkatkan tensi serangan. Upaya ini ternyata tidak sia-sia. Pada menit ke-62, Juan Ruiz mampu membobol gawang Andritany dan membuat skor imbang 1-1.
Kebobolan gol penyeimbang, Persija kembali memburu gol kemenangan. Dan upaya itu membawa hasil pada menit ke-75. Kali ini tendangan geledek Fabio tanpa ambun membobol gawang Nadeo Argawinata. Tepisan kiper timnas ini tidak mampu menghentikan laju bola.
Hingga gol kedua, semua tampak baik-baik saja. Harapan Persija memboyong 3 poin seakan tidak mungkin goyah lagi. Sebab sepanjang laga Persija tetap melakukan tekanan kuat pada Borneo FC yang berusaha mencari gol penyeimbang.
Bencana bagi Persija justru lahir di ujung paga. Pada menit ke-90+4, secara tidak terduga Ikhsan Zikrak melepaskan tendanga keras yang tidak mampu dibendung Andritany. Gol yang terjadi di menit-menit akhir ini seakan tidak bisa dipercaya oleh para pemain Persija. Kegembiraan yang sempat membayang seketika hilang, apalagi waktu semakin sempit untuk membalas gol.
Dengan hasil imbang ini, Persija kini mengoleksi 51 poin. Sedangkan Persib di puncak klasemen mengoleksi 54 poin. Seandainya gol telat tersebut tidak terjadi, jarak keduanya hanya 1 poin, meski Persib masih punya tabungan 1 pertandingan lagi.
Namun hasil imbang ini tetap tidak menyurutkan langkah Rizky Ridho dan kawan-kawan dengan target awalnya. Terkait penyakit kebobolan di akhir laga, Ridho berjanji untuk melakukan pembenahan agar lebih fokus dan konsentrasi hingga menit akhir.
Baca Juga
-
Jelang Jamu Persik Kediri, Bojan Hodak Dipusingkan dengan Masalah Ini!
-
Raymond/Joaquin Libas Ganda China, Segel Tiket Semifinal All England 2026
-
Lolos ke Babak 8 Besar Putri KW Harus Jalani Laga Berat Hadapi An Se Young
-
Hadapi Raymond/Joaquin Lagi, Kesempatan Fajar/Fikri Balas 2 Kekalahan Lalu
-
Timnas Futsal Indonesia Tutup 2025 dengan Catatan Gemilang, Raih 2 Gelar
Artikel Terkait
-
Teman Jay Idzes Kesal Banget Sama Capaian Persija Jakarta, Lah Kenapa?
-
Petaka Mauro Zijlstra! Baru 23 Menit Berseragam Persija Langsung Cedera Paha
-
Petaka Mauro Zijlstra! Baru 23 Menit Berseragam Persija Langsung Cedera Paha
-
Fabio Lafundes Berani Jamin! Rivaldo Pakpahan Layak Jadi Andalan Timnas Indonesia
-
Kritik Keras Mauricio Souza Setelah Persija Jakarta Ditahan Imbang Borneo FC
Hobi
-
Mulai Menjauh, Fabio Quartararo Sudah Tak Aktif Kembangkan Motor Yamaha
-
Angkot Praz Teguh Disulap Gofar, Jadi Show Car yang Curi Perhatian di IMX
-
Tak jadi ke Yamaha, Fabio Di Giannantonio Perpanjang Kontrak dengan VR46?
-
Event Offroad Legendaris Camel Trophy Hadir Kembali di Kalimantan Tribute
-
Diisukan Pindah ke KTM, Alex Marquez Masih Fokus Kembangkan Motor Ducati
Terkini
-
Cerita dari Dapur Kayu Bakar: Tradisi Memotong Ayam dan Doa Opung untuk Cucu Merantau
-
Rahasia Performa Atlet Dunia: Mengulas Fitur Proaktif Samsung Galaxy Watch8
-
Napoleon dari Tanah Rencong: Saat Sejarah Aceh Menjadi Nyata dalam Novel Akmal Nasery Basral
-
Gaet Anderson .Paak, Taeyong NCT Rayakan Kesuksesan di Lagu Solo Rock Solid
-
Menyelami Metafisika Jawa dan Ilmu Kanuragan dalam Novel Epik Candi Murca: Ken Dedes