Antusiasme pencinta sepak bola tanah air tengah memuncak menjelang debut pelatih anyar, John Herdman, bersama Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026. Fokus publik kini tertuju pada pengumuman skuad final yang akan menjadi kekuatan utama Garuda dalam menghadapi ujian pertama di Stadion Utama Gelora Bukarno (SUGBK) akhir Maret ini.
Kehadiran pelatih asal Inggris berusia 51 tahun tersebut membawa harapan baru bagi publik sepak bola nasional. Setelah masa kepemimpinan Shin Tae-yong berakhir di kualifikasi Piala Dunia, visi Herdman diharapkan mampu memberikan dampak instan, terutama dalam mendulang poin FIFA yang krusial bagi posisi Indonesia di peringkat dunia.
Rekam jejak John Herdman memang tidak sembarangan dan tergolong sangat mengesankan. Ia adalah sosok di balik kesuksesan Kanada menembus Piala Dunia 2022 hingga mencapai peringkat 26 dunia, serta berhasil mempersembahkan gelar juara CONCACAF Nations League bagi tim Amerika Utara tersebut.
Prestasi langka itulah yang membuat fans Garuda merasa optimis dengan arah baru tim nasional. Herdman kini dihadapkan pada tantangan untuk mereplikasi kesuksesan tersebut di Asia, dimulai dengan agenda padat sepanjang tahun 2026, termasuk Piala AFF dan kualifikasi Piala Asia yang sudah menanti.
Dalam persiapan perdananya, Herdman melakukan langkah berani dengan memanggil 41 pemain dalam daftar "Garuda Calling" sementara. Nama-nama besar seperti Elkan Baggott, Jordi Amat, hingga Ole Romeny masuk dalam daftar tersebut, memberikan sinyal kuat bahwa ia ingin membangun kembali fondasi skuad yang solid.
Antara News melaporkan bahwa anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, menilai langkah pemanggilan pemain dalam jumlah besar ini sebagai hal yang sangat logis bagi pelatih baru. Menurutnya, Herdman membutuhkan waktu untuk mengenal seluruh potensi yang dimiliki Indonesia sebelum memutuskan pilihan terakhirnya.
"Wajar. Karena kan dia ingin tahu semua, ya kan? Dia ingin tahu semua pemain timnas yang pernah dipanggil, wajar dia meminta semua. Karena dia ingin, coba semua kan, ingin tahulah dia semua. Wajar banget," ujar Arya saat menghadiri acara peluncuran jersi anyar di SUGBK.
Persiapan Matang dan Komparasi Pemain Liga Domestik
Menariknya, dari 41 nama yang dipanggil, terdapat 24 pemain yang berasal dari kompetisi BRI Super League. Herdman tampaknya tidak hanya mengandalkan pemain diaspora, tetapi juga terjun langsung memantau kualitas pemain di liga lokal sebelum menentukan pilihannya.
Arya Sinulingga menjelaskan bahwa pelatih asal Inggris tersebut telah menyaksikan langsung beberapa pertandingan klub-klub besar tanah air. Laga-laga dari Persija Jakarta, Persita Tangerang, hingga Persib Bandung menjadi bahan pengamatannya untuk mencari talenta terbaik yang sesuai dengan skema permainannya.
"Dia datang dan lihat, dan tertarik. Dan nanti akan dia bandingkan sama dia satuin nih nanti, dia akan bisa lihat komparasi dari masing-masing pemain-pemain ini," tambah Arya mengenai alasan banyaknya pemain lokal yang dipanggil ke pemusatan latihan.
Kini, dengan waktu yang hanya tinggal satu minggu sebelum kick-off FIFA Series pada 27-30 Maret mendatang, PSSI diperkirakan akan segera merilis skuad final yang terdiri dari 23 pemain. Artinya, akan ada sekitar 18 nama yang terpaksa dicoret dari daftar sementara berdasarkan performa mereka selama TC di Jakarta.
Baca Juga
-
Bukan Sekadar Visual, Ini Alasan Drama Korea Jadi Terapi 'Healing' Paling Favorit
-
High School Queen Konfirmasi Pemeran Utama, Premis Segar Jadi Daya Tarik?
-
Review See You at Work Tomorrow: Cinta yang Diuji oleh Rahasia Masa Lalu
-
'Less Than A Lover' Puncaki Chart Musik Dunia, Jennie Perkokoh Karier Solo
-
Sisi Gelap Drama The East Palace: Ketika Kekuasaan Membutakan Hati Nurani
Artikel Terkait
Hobi
-
Jorge Martin: Aprilia akan Dukung Saya Sepenuhnya Demi Gelar Juara Dunia
-
4 Pembalap MotoGP Ini Tampil di Luar Prediksi pada Paruh Pertama Musim 2026
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Hasil Piala AFF: Kecerdikan John Herdman Antar Indonesia Libas Timor Leste
-
Bawa Garnacho dan Abraham, Aston Villa Siap Uji Mental Indonesia All Stars
Terkini
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
-
Fenomena Kerja "Serabutan" di Era Modern: Cari Fleksibilitas atau Terpaksa?
-
Bukan Sekadar Visual, Ini Alasan Drama Korea Jadi Terapi 'Healing' Paling Favorit
-
Di Balik Ilusi Media Sosial dan Ekspektasi: Belajar Hadir dan Menerima Jalur Hidup yang Tak Linear
-
Ketika Perjuangan Terasa Disederhanakan dalam Kalimat "Enak, ya, Jadi Kamu"