Sekar Anindyah Lamase | Desyta Rina Marta Guritno
Max Verstappen (Instagram/maxverstappen1)
Desyta Rina Marta Guritno

Berita mengejutkan datang dari pembalap Formula 1, Max Verstappen. Juara dunia 4x tersebut kabarnya tengah mempertimbangkan untuk keluar alias pensiun dari kompetisi yang telah membesarkan namanya tersebut di tahun ini.

Hal ini disebabkan karena peraturan baru yang ditetapkan oleh F1 tahun ini yang membuat Max merasa tidak nyaman lagi berkendara dengan mobilnya.

Seperti yang kita ketahui, perubahan aturan terbesar dalam sejarah F1 ini menghadirkan unit daya dan sasis baru untuk tahun 2026, dengan pergeseran ke arah energi listrik yang membutuhkan adaptasi dari para pembalap.

"Tentu saja saya mencoba beradaptasi, tetapi cara balapannya tidak menyenangkan. Itu benar-benar bertentangan dengan prinsip mengemudi. Lalu pada satu titik, ya, itu bukan lagi yang ingin saya lakukan," ujar Max Verstappen, dilansir dari laman Sky Sports.

Di sisi lain, rasa tidak nyaman tersebut juga didukung oleh performa Red Bull yang kini menurun. Max dengan mobil RB22-nya tidak lagi menjadi yang terkuat di grid dan harus menerima fakta bahwa tim dan pembalap lain kini sudah berada di atas mereka.

Kendati demikian, Max menepis pernyataan yang menyebut bahwa keinginannya keluar dari F1 ini semata-mata disebabkan oleh kemunduran performa Red Bull.

Max bisa menerima keadaan di mana dia tidak bisa se-kompetitif dulu, tapi jika dia sudah tidak merasa nyaman mengendarai mobilnya dan tidak menemukan gairah membalap karena aturan baru tersebut, Max merasa tidak bisa bertahan lebih lama lagi.

"Pada saat yang sama, ketika Anda berada di posisi ke-7 atau ke-8 dan Anda tidak menikmati keseluruhan formula di baliknya, itu tidak terasa alami bagi seorang pembalap," tambahnya.

Bahkan, saat dihubungkan dengan 'keuangan', Max tidak lagi tertarik. Kita tahu bahwa dari olahraga ini dia mendapatkan gaji yang fantastis, tapi baginya yang merupakan pembalap sejati, ini bukan hanya soal uang.

"Dan tentu saja Anda bisa melihatnya dan menghasilkan banyak uang. Bagus. Tetapi pada akhirnya, ini bukan lagi tentang uang karena ini selalu menjadi gairah saya," tegasnya.

Bicara soal perjalanan Max Verstappen di Formula 1, dia melewati proses yang cukup singkat. Awal kariernya dimulai pada tahun 2015 bersama tim Scuderia Toro Rosso saat usianya baru 17 tahun. Saat itu, Max dinobatkan menjadi pembalap termuda dalam sejarah F1

Tak seperti pembalap lain yang harus melewati berbagai kompetisi untuk bisa tembus ke F1, Max justru langsung lompat dari karting ke Formula 3, lalu langsung ke F1. Biasanya pembalap lain butuh waktu lebih lama.

Di musim pertamanya di F1, dia langsung menarik perhatian karena gaya balapnya yang agresif yang bertahan sampai sekarang. Walaupun sering dianggap terlalu nekat, gaya balapnya sukses mengantarkan Max menjadi juara dunia 4x dan menjadi ciri khas.

Karena performanya bagus, di musim 2016 dia dipromosikan ke tim utama Red Bull Racing. Hebatnya, di balapan pertamanya bersama Red Bull (GP Spanyol 2016), dia langsung menang dan dinobatkan menjadi pemenang termuda dalam sejarah F1 pada saat itu.

Sejak saat itu, karier Verstappen terus naik, menjadi juara dunia mulai musim 2021-2024, dan akhirnya berkembang jadi salah satu pembalap terbaik di dunia.

Lantas, dengan riwayat yang sangat baik di kompetisi ini, apakah Max benar-benar akan pensiun dari Formula 1? Sejatinya, ini bukan sesuatu yang mustahil, tapi F1 tanpq kehadirannya juga akan terasa berbeda. Untuk itu, mari kita nantikan perkembangan berita selanjutnya.

CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS