Kabar mengejutkan datang dari pembalap Yamaha, Fabio Quartararo, yang mengaku sedang menjauh dari proyek pengembangan motor timnya. Ini bukan kali pertama Fabio mengungkapkan keluh kesah terhadap motornya sendiri.
Langkah yang dilakukan Yamaha dengan mengganti tipe mesin motor mereka dari inline4 ke V4, membawa pabrikan asal Iwata tersebut terperosok ke performa yang tak maksimal dan jauh dari harapan.
Kendati demikian, mereka tetap yakin bahwa proyek ini akan membuahkan hasil yang baik di masa yang akan datang. Bagi Yamaha, mereka masih dalam proses adaptasi dan penyesuaian dengan mesin V4.
Sayangnya, hal tersebut tidak selaras dengan apa yang dirasakan oleh para pembalapnya, khususnya Fabio Quartararo, yang merasa bahwa proyek ini tidak memiliki arah yang jelas.
Dari 3 seri yang sudah dijalani, Quartararo tidak menemukan sesuatu yang positif dari perubahan yang dilakukan timnya dan justru tampak frustrasi karena mereka sama dengan harus memulai dari nol sehingga makin tertinggal dari tim lain.
Hal ini lah yang kabarnya membuat juara dunia musim 2021 tersebut menyetujui tawaran Honda untuk bergabung di tahun 2027. Belum ada konfirmasi resmi yang dikeluarkan kedua belah pihak artinya Fabio Quartararo masih harus berkomitmen untuk Yamaha setidaknya sampai akhir 2026.
Namun, baru-baru ini, Fabio mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa dirinya sudah tidak terlalu aktif dalam proyek pengembangan motor Yamaha.
Padahal, Fabio bisa dikatakan sebagai pembalap Yamaha paling berpengaruh. Secara prestasi dia lah yang pertama membawa Yamaha juara dunia setelah 6 musim (juara tahun 2021, terakhir juara 2015). Seharusnya, Fabio memiliki suara paling kuat di tim.
Terkait dengan hal ini, Fabio mengaku melakukannya karena merasa sudah melakukan tugas untuk menyampaikan apa yang harus dia sampaikan.
“Itu normal. Sekarang, saya mencoba untuk sedikit menjauh dari perkembangan karena saya pikir saya sudah mengatakan apa yang kita butuhkan dan apa yang harus mereka lakukan, tetapi saya tidak akan mengulanginya setiap saat," ujar Quartararo, dilansir dari laman Motorsport.
Jika mendengar pengakuan Fabio tersebut memang terdengar masuk akal, tapi tidak jelas apakah di baliknya terdapat alasan tertentu, mengingat Fabio sudah sangat frustrasi dengan timnya dan tampak tidak berminat untuk melanjutkan proyek M1 musim depan.
Terkait dengan performa Yamaha saat ini yang tak kunjung membaik, Fabio kembali berkomentar bahwa timnya harus segera membuat langkah yang serius.
“Saya belum mendapat kabar pasti tentang apa yang akan terjadi, tetapi yang pasti, sesuatu yang besar perlu terjadi," tambahnya.
Situasi yang tengah dialami Fabio Quartararo bersama Yamaha saat ini jelas menjadi perhatian, bukan hanya bagi timnya sendiri, tetapi juga bagi para pencinta MotoGP secara keseluruhan.
Ketidakpastian arah pengembangan motor, ditambah hasil yang belum menunjukkan peningkatan, membuat masa depan kerja sama ini terasa semakin abu-abu. Tentu, keputusan apa yang akan diambil Fabio Quartararo untuk musim depan sangat dinantikan.
Di satu sisi, Yamaha masih percaya pada proses yang sedang mereka jalani, namun di sisi lain, kesabaran seorang pembalap dengan ambisi besar seperti Fabio Quartararo tentu memiliki batas.
Jika dalam waktu dekat tidak ada perubahan yang mampu mengangkat performa tim, bukan tidak mungkin keputusan untuk pindah akan benar-benar diambil. Apalagi, rumor ketertarikan dari tim lain terus berhembus kencang dan bisa saja menjadi opsi yang lebih menjanjikan.
Kini, fokusnua ada pada langkah Yamaha berikutnya, apakah mereka mampu menjawab keraguan Sang Pembalap atau justru kehilangan aset paling berharganya dalam beberapa musim terakhir.
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026 Segera Usai, Apa Saja Kegiatan Pemain setelah Ini?
-
Dihujani Kritik usai Pilih Yamaha, Jorge Martin Beri Jawaban Tegas!
-
Sulap Stadion dalam Hitungan Jam: Rahasia di Balik Megahnya Panggung Final Piala Dunia 2026
-
Selisih 18 Poin, Marc Marquez Siap Jadi Kontender Juara Dunia Musim Ini?
-
Tetap Berguna, Ini 8 Fungsi Stadion Piala Dunia 2026 setelah Turnamen Usai
Artikel Terkait
Hobi
-
Selangkah Menuju Juara, Lionel Messi Ungkap Perjuangan Berat Argentina
-
FFF Bidik Zinedine Zidane, Timnas Prancis Siap Mulai Era Baru
-
Strategi Pickford Berakhir Ironis, Botol Penalti Jadi Sorotan Argentina
-
Argentina vs Spanyol: Adu Tajam Lini Depan vs Tembok Pertahanan di Final Piala Dunia 2026
-
Menang Dramatis! Argentina Siap Hadapi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
Terkini
-
Review Serial Marc by Sofia: Estetika Sunyi Sofia Coppola yang Memesona
-
4 Physical Sunscreen Heartleaf Cegah Kulit Sensitif Iritasi Akibat Sinar UV
-
Rilis Forever July, Sunmi Bandingkan Sensasi Jatuh Cinta bak Hujan Deras
-
Ketimpangan Jejak Karbon: Emisi Orang Kaya di Balik Kampanye Go Green
-
5 Film dan Serial Romantis Netflix Paling Banyak Ditonton Sepanjang 2026