Pembalap MotoGP asal Spanyol, Marc Marquez, tengah mengalami paceklik kemenangan sejak memenangkan GP Misano pada September 2025.
Hingga saat ini, juara dunia musim lalu tersebut belum berhasil menempatkan dirinya di podium tertinggi di sesi balap utama MotoGP.
Sebelumnya, Marc Marquez juga pernah mengalami masa gelap gulita dari tahun 2020-2023 saat masih bersama Honda.
Marc diketahui telah meraih 6 gelar juara dunia bersama pabrikan Jepang tersebut, yakni sejak tahun 2013-2019 (kecuali 2015), tapi kemudian kejayaannya runtuh seketika saat Marc mengalami rentetan kecelakaan yang membuat tubuhnya membutuhkan beberapa kali operasi.
Tahun 2024 adalah awal kebangkitan Marc saat dirinya memutuskan untuk pindah dari Honda ke Gresini. Di Gresini, dia berhasil mencatatkan podium dan kemenangan. Kemenangan pertama Marquez setelah cedera panjang diraih di GP Aragon pada September 2024.
Marc yang berhasil membuktikan diri kemudian naik ke tim pabrikan satu tahun berikutnya, seperti yang telah diduga banyak orang, Marc Marquez berhasil kembali ke versi terbaiknya, atau bahkan lebih baik, bersama Ducati. Dia pun meraih gelar juara dunia ke-7 pada tahun lalu.
Sayangnya, kebahagiaan tersebut tidak berlangsung lama. Marc kembali mengalami krisis setelah tidak memenangkan 9 seri terakhir sejak GP Misano 2025.
Performa Marc yang menurun saat ini salah satunya disebabkan karena cedera bahu yang dia alami di GP Jepang 2025. Meskipun dia meraih gelar juara dunia di seri yang sama, insiden ini secara tiba-tiba mengakhiri rentetan kemenangan Marc sebanyak 11 kali dari 16 balapan pertama musim lalu.
Melansir dari laman Motorsport, podium 1 di GP Misano menjadi kemenangan ke-73 Marc di MotoGP dan ke-99 di semua kelas. Krisis tersebut otomatis menunda perayaan kemenangan ke-100 Marc Marquez di semua kelas.
Pertanyaannya, akankah Marc Marquez segera mengakhiri masa paceklik ini dan segera meraih kemenangan ke-100 tersebut? Jawabannya bisa, tapi jelas tidak mudah.
Meskipun kini sudah dinyatakan fit untuk membalap, cedera bahu Marc Marquez sudah membuatnya tertinggal dari pembalap-pembalap lainnya. Belum lagi dengan performa motor Ducati yang kini tengah menurun.
Seperti yang kita ketahui, dari 6 balapan yang sudah dilaksanakan, Marc Marquez baru memenangkan 1 balapan, yakni sprint race GP Brasil 2026. Dia beberapa kali mengalami kesalahan, terutama saat start, serta kesalahan teknis pada motor.
Di satu sisi, tim-tim lain melakukan begitu banyak perkembangan, terutama Aprilia. Marco Bezzecchi dan Jorge Martin tampil sebagai pasangan terkuat di awal musim 2026 ini.
Bezzeccchi telah memenangkan 3 balapan perdana musim ini, sementara Martin sudah mulai menunjukkan tanda-tanda comeback di GP Amerika kemarin. Untuk melawan dominasi pembalap lain, Marc Marquez tentu membutuhkan fisik dan stamina yang baik, tidak lupa juga motor dengan performa yang bisa diandalkan.
Meski situasinya tidak ideal, peluang Marc Marquez untuk bangkit tetap terbuka lebar. Dengan pengalaman dan mental yang sudah teruji, Marc bukan tipe pembalap yang mudah menyerah meski dalam tekanan.
Pemulihan kesehatan pasca cedera serta peningkatan performa motor akan menjadi kunci penting jika dirinya ingin kembali bersaing di barisan depan.
Di sisi lain, melihat persaingan musim ini yang terasa semakin ketat. Performa apik dari Marco Bezzecchi dan Jorge Martin menuntut Marquez untuk tampil nyaris tanpa celah di setiap seri.
Pada akhirnya, semua akan bergantung pada bagaimana Marquez dan tim Ducati merespons situasi ini. Jika mereka mampu menemukan kembali performa terbaik, bukan tidak mungkin kemenangan ke-100 akan segera terwujud. Namun jika tidak, masa paceklik ini bisa saja berlangsung lebih lama.
Baca Juga
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Butterscotch Minggir Dulu! Sudah Coba Markas Sebatok Jahe Merah di Nganjuk?
-
Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?
-
Motor MotoGP akan Ikut Tampil di Ajang F1 Amerika 2026, Balapan Bareng?
Artikel Terkait
Hobi
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar
-
MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus
-
Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?
Terkini
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Tren Bahasa Gado-Gado ala Gen Z: Akankah Bahasa Indonesia Terasing di Negeri Sendiri?
-
Gen Z Bikin Bahasa Baru, namun Apa Kesalahan Menulis Harus Ikut Dimaklumi?
-
Dari Aspal Kampung Ke Panggung Asia: 3 Bintang Muda Futsal AXIS 2026
-
Siap Uji Nyali? Ini 6 Film Horor Terbaik 2026 Buat Temani Malam Halloween