Sekar Anindyah Lamase | Leonardus Aji Wibowo
Lionel Messi mencetak hattrick pertama sepanjang kariernya di turnamen tersebut saat membawa La Albiceleste menang 3-0 atas Aljazair pada laga pembuka Grup J Piala Dunia 2026 (Instagram/fifaworldcup)
Leonardus Aji Wibowo

Lionel Messi kembali mencatatkan namanya dalam sejarah Piala Dunia. Kapten Argentina itu mencetak hattrick pertama sepanjang kariernya di turnamen tersebut saat membawa La Albiceleste menang 3-0 atas Aljazair pada laga pembuka Grup J Piala Dunia 2026, Rabu (17/6/2026). 

Bermain di GEHA Field at Arrowhead Stadium, Argentina tampil dominan sejak awal pertandingan. Messi menjadi pembeda setelah mencetak seluruh gol kemenangan tim asuhan Lionel Scaloni tersebut.

Messi membuka keunggulan Argentina pada menit ke-17 melalui tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti. Gol itu menjadi awal dari penampilan spesial pemain berusia 38 tahun tersebut dalam pertandingan pertamanya di Piala Dunia 2026.

Pada babak kedua, Messi kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-60. Ia memanfaatkan bola rebound hasil tembakan Alexis Mac Allister untuk menggandakan keunggulan Argentina.

Tidak berhenti sampai di situ, Messi melengkapi hattrick pada menit ke-76 lewat penyelesaian dari area depan kotak penalti. Tiga gol tersebut memastikan Argentina mengawali perjalanan mempertahankan gelar juara dunia dengan kemenangan meyakinkan.

Hattrick melawan Aljazair menjadi catatan yang sebelumnya belum pernah dimiliki Messi selama tampil di Piala Dunia. Pemain yang sudah mengikuti turnamen sejak 2006 itu akhirnya mampu mencetak tiga gol dalam satu pertandingan di panggung sepak bola terbesar dunia.

Piala Dunia 2026 juga menjadi edisi keenam bagi Messi setelah sebelumnya tampil pada 2006, 2010, 2014, 2018, dan 2022. Catatan tersebut membuatnya menjadi salah satu pemain dengan perjalanan terpanjang dalam sejarah turnamen empat tahunan ini.

Tambahan tiga gol ke gawang Aljazair juga membuat koleksi gol Messi di Piala Dunia bertambah menjadi 16 gol. Jumlah tersebut membuatnya menyamai catatan Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.

Selain mengejar rekor sepanjang masa, Messi juga langsung masuk dalam persaingan pencetak gol terbanyak sementara Piala Dunia 2026. Sampai saat ini, Messi berada di posisi teratas daftar top skor sementara dengan koleksi tiga gol.

Pencapaian tersebut terasa semakin menarik karena terjadi sekitar 20 tahun setelah Messi mencetak gol pertamanya di Piala Dunia. Pada edisi 2006, Messi yang saat itu masih berusia 18 tahun mencetak gol untuk Argentina ketika menghadapi Serbia dan Montenegro.

Perjalanan panjang Messi bersama Argentina memang mengalami banyak fase. Setelah sempat gagal meraih trofi internasional, Messi akhirnya membawa negaranya menjadi juara Copa America 2021, Finalissima 2022, hingga Piala Dunia 2022.

Kini, Messi kembali menjadi pemain penting dalam upaya Argentina mempertahankan gelar juara dunia. Kemenangan atas Aljazair menjadi modal awal bagi La Albiceleste untuk melanjutkan perjalanan mereka di Piala Dunia 2026.