Piala Dunia 2026 kali ini selalu menghadirkan pertandingan yang seru dan menegangkan antarnegara, lebih menarik lagi, event ini ternyata juga didukung oleh teknologi-teknologi terkini.
Banyak penonton hanya melihat aksi para pemain di lapangan, padahal di balik setiap pertandingan terdapat berbagai teknologi modern.
Ada yang tujuannya membantu wasit, meningkatkan kualitas siaran, hingga menganalisis performa pemain secara real time.
Melansir dari laman Innovation & Tech Today, berikut ini adalah deretan teknologi canggih yang digunakan di ajang Piala Dunia 2026.
1. Semi-Automated Offside Technology (SAOT)
Teknologi offside semi-otomatis ini bertujuan membantu wasit dalam mendeteksi posisi offside dengan lebih cepat dan akurat. Sistem ini memanfaatkan kamera khusus yang melacak posisi pemain serta sensor di dalam bola.
2. Sensor di Dalam Bola
Bola resmi Piala Dunia dilengkapi sensor gerak (inertial measurement unit/IMU) yang mengirimkan data sebanyak ratusan kali per detik. Sensor ini salah satunya digunakan untuk membantu sistem offside semi-otomatis dan memudahkan analisis berbagai kejadian penting di lapangan.
3. Goal-Line Technology
Goal-Line Technology kali pertama digunakan dalam ajang Piala Dunia Antarklub 2012 di Jepang. Kemudian, digunakan kali pertama di event Piala Dunia pada edisi 2014 di Brasil.
Teknologi ini memastikan apakah bola sudah sepenuhnya melewati garis gawang. Jika terjadi gol, wasit akan menerima sinyal otomatis pada jam tangan dalam hitungan detik.
Jika terjadi keraguan, teknologi ini memungkinkan wasit mengambil keputusan dengan cepat dan akurat.
4. Video Assistant Referee (VAR)
Kalau yang satu ini kamu pasti juga sudah sering menemui di berbagai pertandingan sepak bola, khususnya Liga Eropa. VAR atau Video Assistant Referee menjadi salah satu teknologi paling dikenal di sepak bola modern.
Tim wasit video yang bertugas di belakang layar akan meninjau ulang insiden penting yang menyebabkan gol, penalti, kartu merah langsung, atau kesalahan lain sebelum memberikan rekomendasi kepada wasit utama, apabila ada yang meragukan.
5. Kamera Ultra HD dan Super Slow Motion
Pertandingan Piala Dunia direkam menggunakan puluhan kamera beresolusi tinggi, termasuk kamera super slow motion. Teknologi ini memungkinkan penonton melihat setiap detail pertandingan dengan gambar yang tajam dari berbagai sudut, membuat pengalaman menonton jadi lebih baik.
6. Sistem Pelacakan Performa Pemain
Melalui kamera khusus yang dilengkapi perangkat lunak, sistem ini akan menganalisis setiap pergerakan pemain dan aka dipantau selama pertandingan. Data seperti jarak tempuh, kecepatan lari, hingga posisi pemain bisa dilihat oleh penonton maupun menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih.
7. Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI)
Siapa sangka, dalam turnamen sepak bola seperti Piala Dunia, kecerdasan buatan atau AI juga dimanfaatkan, salah satunya digunakan untuk mengolah jutaan data pertandingan dalam waktu singkat.
Teknologi ini dapat membantu analisis taktik, mendukung sistem offside semi-otomatis, hingga menyajikan statistik pertandingan secara real time kepada penyiar dan tim pelatih.
Nah, itu tadi beberapa teknologi canggih yang digunakan dalam ajang Piala Dunia 2026. Meskipun terlihat modern, tapi teknologi ini kerap menimbulkan pro dan kontra.
Kemajuan teknologi membuat pertandingan Piala Dunia memang semakin menarik untuk ditonton, tetapi juga lebih adil dan akurat.
Kita bisa melihat inovasi tersebut membantu wasit mengambil keputusan, memudahkan pelatih menganalisis permainan, serta memberikan pengalaman menonton yang lebih baik bagi jutaan penggemar sepak bola di seluruh dunia.
Namun, tak sedikit juga yang merasa sepak bola jadi kehilangan 'magis' akibat teknologi yang terlalu modern ini atau sekadar merasa kurang seru. Lantas, bagaimana menurut kalian?
Baca Juga
-
Terungkap! Ini 7 Alasan Kenapa Jersey Sepak Bola Piala Dunia Harganya Mahal
-
Rahasia Ruang Ganti Piala Dunia 2026: Apa yang Sebenarnya Terjadi Saat Jeda Paruh Waktu?
-
Sering Terlupakan! Ini 10 Profesi Penting di Balik Layar Piala Dunia 2026
-
5 Fitur HP Ini Bisa Kurangi Mata Lelah saat Nonton Piala Dunia, Sudah Tahu?
-
Berani Teken Kontrak 4 Tahun, Pecco Bagnaia Percaya dengan Proyek Aprilia
Artikel Terkait
Hobi
-
Elegi Luka Modrik: Last Dance Piala Dunia yang Harus Berakhir di Kaki Sahabat Karibnya Sendiri
-
Drama Sepak Bola Korsel: dari Kritik Pemain hingga Pelatih yang Kabur!
-
Prediksi Kanada vs Maroko: Adu Lini dan Taktik Demi Tiket Perempat Final
-
Akhiri Kutukan di Piala Dunia, Cristiano Ronaldo Bisa Pensiun dengan Tenang
-
Babak 16 Besar Piala Dunia Dimulai, Messi dan Ronaldo Jadi Sorotan
Terkini
-
5 Hair Serum untuk Mempercepat Pertumbuhan dan Menebalkan Rambut
-
Bakal Tayang 2027, Soara and the House of Monsters Rilis Trailer Perdana
-
Membaca Kemiskinan di Senyum Karyamin Karya Ahmad Tohari
-
Usung Misteri Baru, Film Perdana The Apothecary Diaries Tayang 11 Desember
-
The Affair Is Not the Problem Tayang Juli, Ungkap Rahasia Besar Keluarga