Gelaran ASEAN Hyundai Cup 2026 atau yang dulunya bernama AFF Cup sebentar lagi akan dimulai. Melansir dari laman aseanutdfc.com, turnamen sepak bola terbesar di kawasan Asia Tenggara atau sub-konfederasi AFF ini akan dilaksanakan pada tanggal 24 Juli hingga 24 Agustus 2026 mendatang.
Sama seperti sebelumnya, turnamen yang digelar setiap dua tahun sekali ini akan diikuti oleh 10 negara yang terbagi dalam dua grup. Pada edisi turnamen kali ini, Timnas Indonesia tergabung ke Grup A bersama juara bertahan Vietnam, Kamboja, Singapura, dan Timor-Leste. Grup A sendiri dinilai sebagai grup neraka karena berisikan dua mantan juara ajang ASEAN Cup dan tim underdog seperti Kamboja.
Ajang ASEAN Hyundai Cup 2026 kali ini juga akan menjadi turnamen regional pertama bagi pelatih baru Timnas Indonesia, yakni John Herdman. Hal ini menyusul usai dirinya resmi ditunjuk oleh PSSI guna menjadi juru taktik kepala Skuad Garuda menggantikan Patrick Kluivert, yang dipecat pada akhir tahun 2025 lalu usai gagal membawa Skuad Garuda lolos ke Piala Dunia 2026. Tentunya turnamen kali ini akan menjadi pembuktian kualitas bagi John Herdman di Timnas Indonesia.
Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), di ajang ASEAN Hyundai Cup 2026 kali ini Timnas Indonesia tentunya diharapkan mampu meraih gelar juara untuk pertama kalinya sejak keikutsertaan di tahun 1996 silam. Prestasi terbaik Skuad Garuda adalah peringkat runner-up sebanyak enam kali pada edisi 2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020 silam.
Banyak pihak yang tentunya cukup yakin John Herdman mampu meraih hasil terbaik bersama Timnas Indonesia di ajang ASEAN Hyundai Cup 2026 kali ini. Namun, tentunya turnamen kali ini diprediksi akan menjadi beban tersendiri bagi mantan pelatih Timnas Kanada tersebut, khususnya mengenai perbandingan dengan mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Rekor Shin Tae-yong di ASEAN Cup Jadi Tolok Ukur Bagi John Herdman
Membandingkan mengenai siapa yang terbaik antara mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, dan pelatih Skuad Garuda saat ini, yakni John Herdman, memang tak akan ada habisnya. Belum lagi di ajang ASEAN Cup kali ini, nama Shin Tae-yong akan kembali diangkat sebagai pembanding performa bagi John Herdman.
Seperti yang diketahui, saat pertama kali ditunjuk melatih Timnas Indonesia di tahun 2019 silam, Shin Tae-yong langsung membuat performa yang cukup baik di ajang ASEAN Cup atau yang kala itu masih bernama AFF Mitsubishi Cup. Melansir dari laman aseanfootball.org, pada edisi ASEAN Cup 2020 silam, Shin Tae-yong sukses membawa Timnas Indonesia menembus partai final dan bertengger di posisi runner-up.
Padahal, kala itu Timnas Indonesia sama sekali tak diperhitungkan mampu melaju hingga ke partai final. Hal ini dikarenakan kondisi Liga Indonesia yang sempat terhenti beberapa saat karena pandemi COVID-19. Belum lagi Timnas Indonesia kala itu bermaterikan banyak pemain muda jebolan Timnas Indonesia U-20 seperti Elkan Baggott, Rizky Ridho, Ernando Ari, Asnawi Mangkualam, Alfeandra Dewangga, dan Pratama Arhan.
Kondisi inilah yang tentunya akan membuat John Herdman berada dalam tekanan ekspektasi penggemar dan bayang-bayang rekor pencapaian Shin Tae-yong di ajang ASEAN Cup pertamanya. Tentunya pelatih asal Inggris tersebut setidaknya harus mampu mencapai babak final di ajang ASEAN Hyundai Cup 2026 nanti jika ingin setidaknya menyamai rekor yang diciptakan oleh Shin Tae-yong.
Namun, tentunya banyak penggemar bola yang berharap jika John Herdman mampu membawa Timnas Indonesia meraih gelar juara ASEAN Cup untuk pertama kalinya. Jika John Herdman mampu melakukan hal tersebut, dirinya layak dianggap sebagai pelatih terbaik Timnas Indonesia sepanjang sejarah.
Baca Juga
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Mental Tangguh Berbicara! Asnawi Jadi Bek Kanan Termahal di Liga Thailand
-
Masuk Grup Neraka Babak Kualifikasi, Indonesia Bakal Susah ke Piala Asia U-17?
-
Lionel Messi Gantung Sepatu: Selesainya Era Alien yang Tak Akan Pernah Sanggup Disamai Generasi Baru
Artikel Terkait
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
4 Pemain Diaspora Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Termasuk Jay Idzes?
-
Pernah Dirumorkan Bakal Dinaturalisasi, Begini Nasib Terbaru Pemain Keturunan Indonesia Finn Dicke
-
Kini Bela SC Heerenveen, Mees Hilgers Kecewa Gagal Gabung ke Juara 2X Liga Champions
-
Sanksi Dicabut Klub Emil Audero Tidak Lagi Jadi Tim Musafir
Hobi
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
Terkini
-
Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur
-
Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?
-
4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!