M. Reza Sulaiman | Agustian Pamungkas
Cristiano Ronaldo saat membela Timnas Portugal. (FOX Sports)
Agustian Pamungkas

Cristiano Ronaldo menegaskan bahwa dirinya belum berniat mengakhiri karier bersama Timnas Portugal. Meski sedang terseret masalah setelah meninggalkan kamp pelatihan di tengah kompetisi UEFA Nations League, pemain berusia 41 tahun itu menyatakan siap menerima hukuman atas tindakannya.

Keputusan Ronaldo meninggalkan skuad asuhan Jorge Jesus menjadi sorotan setelah ia tidak dimainkan saat Portugal menghadapi Norwegia. Ronaldo juga mengetahui bahwa dirinya tidak akan menjadi starter ketika Portugal bertemu Denmark.

Ronaldo Akui Kesalahannya

Ronaldo tidak menghindari tanggung jawab atas keputusannya meninggalkan kamp Timnas Portugal. Dalam pernyataan resmi yang cukup panjang, ia meminta Federasi Sepak Bola Portugal menilai tindakannya dan memberikan hukuman.

"Federasi Sepak Bola Portugal harus menilai konsekuensi dari tindakan saya dan menghukum saya karenanya. Saya percaya hukuman itu tidak boleh dikurangi," kata Ronaldo, dikutip dari BBC Sport, Rabu (7/10/2026).

Ia juga mengaku sudah meminta maaf dan memahami bahwa tindakannya tetap memiliki konsekuensi.

Meski begitu, Ronaldo memastikan kejadian tersebut tidak membuatnya ingin berhenti membela Portugal. Ia masih ingin bermain di level internasional selama kondisi fisiknya memungkinkan dan dirinya masih bisa memberikan kontribusi untuk tim.

"Setelah masa skorsing saya berakhir, saya akan siap, seperti biasanya, untuk berkompetisi dan menang bersama tim nasional kita," ujarnya.

Ronaldo Masih Mengejar 1.000 Gol

Keinginan Ronaldo untuk terus bermain juga tidak lepas dari target pribadi yang masih ingin dicapainya. Ia sedang mengejar 1.000 gol sepanjang karier.

Pada September 2026, Ronaldo tercatat sudah mengoleksi 979 gol untuk klub dan tim nasional. Artinya, ia hanya membutuhkan 21 gol lagi untuk mencapai angka 1.000. Ronaldo bahkan pernah mengatakan bahwa akan menjadi sesuatu yang spesial jika gol ke-1.000 tersebut dicetak bersama Portugal.

Ronaldo Merasa Ada Janji yang Dilanggar

Ronaldo juga menjelaskan alasan dirinya akhirnya meninggalkan kamp pelatihan. Menurut versinya, sebelumnya sudah ada kesepakatan bahwa ia tidak akan dimainkan dalam pertandingan melawan Norwegia dan Denmark demi menjaga kondisi fisiknya.

Namun, situasi berubah ketika Portugal menghadapi Norwegia. Ronaldo mengatakan Jorge Jesus tiba-tiba memberitahunya bahwa ia akan dimainkan selama 30 menit.

Ronaldo kemudian melakukan pemanasan sejak babak pertama, tetapi tidak kunjung masuk ke lapangan.

"Manajer itu telah mengingkari janjinya kepada saya," tegas Ronaldo.

Kekecewaan tersebut kemudian berlanjut setelah keduanya membicarakan masalah itu secara langsung. Ronaldo menilai pernyataan Jorge Jesus di depan publik tidak sesuai dengan pembicaraan yang sebelumnya mereka lakukan.

Ia bahkan menyebut kejadian tersebut sebagai kali kedua sang pelatih mengingkari janji kepadanya.

"Saya memutuskan untuk meninggalkan kamp pelatihan tanpa menunggu janji-janji ingkar lebih lanjut," kata Ronaldo.

Jorge Jesus Tetap Buka Pintu

Di tengah masalah tersebut, Jorge Jesus sebelumnya membantah adanya keretakan hubungan dengan Ronaldo. Pelatih Portugal itu juga mengatakan bahwa pintu Timnas Portugal tetap terbuka bagi sang kapten.

Ronaldo sendiri mengakui bahwa meninggalkan kamp bukan keputusan yang seharusnya ia ambil. Karena itu, ia kembali meminta maaf kepada rekan-rekannya dan masyarakat Portugal.

"Saya berutang permintaan maaf kepada rekan-rekan setim tim nasional saya karena telah meninggalkan kamp," ujarnya.

Rekor Ronaldo Bersama Portugal

Ronaldo telah menjadi bagian penting dalam sejumlah keberhasilan Portugal. Ia membantu negaranya meraih Euro 2016, gelar internasional besar pertama Portugal di level senior.

Tiga tahun kemudian, Ronaldo kembali mengangkat trofi bersama Portugal setelah mereka menjuarai UEFA Nations League 2019. Ia kemudian meraih gelar Nations League untuk kedua kalinya pada 2025. Portugal menjadi negara pertama yang dua kali menjuarai kompetisi tersebut.

Untuk Timnas Portugal sendiri, Ronaldo telah mencetak 146 gol dalam 234 pertandingan. Catatan tersebut membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah sepak bola internasional putra.