Covid-19 telah banyak memakan korban yang setiap harinya kian melonjak. Angka yang kian meroket tajam menjadi alarm bagi kita untuk semakin waspada akan penularan Covid-19.
Banyak rumah sakit yang nyaris kolaps, kewalahan menerima pasien dengan tingkat keterisian kamar tidur nyaris mencapai 100 persen. Banyak tenaga kesehatan yang kelabakan menghadapi lonjakan pasien Covid-19 yang semakin naik.
Banyak rumah sakit juga berjibaku untuk berjuang mencari stok tabung oksigen. Pasalnya, stok tabung oksigen berikut isinya semakin hari kian menipis.
Namun sungguh ironis, di balik ancaman Covid-19 di depan mata dan semakin genting, masih banyak saja orang yang menganggap bahwa virus itu tidak ada. Bahkan hanyalah sebagai konspirasi belaka.
Terlebih lagi, kini muncul keheranan yang datang dari salah satu oknum. Oknum tersebut membuat gaduh jagad media sosial dengan membuat pernyataan yang menyesatkan tentang Covid-19.
Hingga akhirnya, sang oknum dokter tersebut ditahan oleh aparat kepolisian meskipun telah dibebaskan dengan permohonan maaf untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi.
Sangat disesalkan, tindakan oknum dokter yang seharusnya mengedukasi masyarakat tersebut agar mewaspadai Covid-19 dengan Prokes 5M, tetapi malah menyebarkan informasi yang menyesatkan.
Sudah seharusnya isu-isu berita hoaks Covid-19 menjadi perhatian bagi kita semua. Bahwa memang Covid-19 tidak bisa dianggap remeh. Diharapkan kita semua lebih bijak dalam bermedia sosial.
Ancaman Covid-19 bisa mengintai siapa saja. Tak melihat dari latar belakang adapun. Siapapun bisa terkena Covid-19. Kunci dalam pencegahannya adalah dengan disiplin patuh protokol kesehatan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas, dan menjauhi kerumunan).
Tag
Baca Juga
Artikel Terkait
Kolom
-
Mengakarnya Budaya Patriarki dan Absennya Peran Ayah di Rumah Tangga
-
Real or AI: Krisis Nalar Kritis Kala Konten AI di Media Sosial Kian Nyata
-
Belajar Berjalan Lebih Pelan: Menemukan Ketenangan di Tengah Dunia yang Berisik
-
Merokok, Pola Asuh Ayah, dan Persepsi Kesehatan Anak Lintas Generasi
-
Digitalisasi Industri dan Ancaman Pengangguran Struktural
Terkini
-
Niat Cari Jajanan Kaki Lima, Turis di Tailan Malah Disuguhi Makanan di Acara Duka
-
Harga Terjun Bebas! 5 Flagship Ini Makin Masuk Akal Dibeli
-
4 Serum Anti-Aging Tanpa Pewangi dan Alkohol yang Gentle untuk Kulit Sensitif
-
Mengenal Legenda Putri Mandalika di Balik Tradisi Bau Nyale 2026 di Lombok Tengah
-
Membaca Lebih Putih Dariku: Perjuangan Identitas di Tengah Rasisme