Pahlawan identik dengan orang yang berjasa dalam kemerdekaan suatu negara. Biasanya kita sebut tentara, veteran, bahkan tokoh-tokoh pada zaman era penjajahan menjadi pahlawan kita. Sosok pahlawan menjadi simbol teladan dari suatu negara.
Pahlawan (phala) berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti hasil atau buah. Kamus Besar Bahasa Indonesia memuat arti pahlawa sebagai berikut : pahlawan (pah·la·wan) adalah orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran; pejuang yang gagah berani;
Seperti yang kita tahu, pada tahun 1509, negara kita tercinta sudah mulai dijajah oleh negara lain. Mulai dari Portugis, Spanyol, Belanda, Perancis, Inggris, hingga Jepang turut datang dan hendak merebut kekayaan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Perjuangan pahlawan zaman dulu sangat terpatri dalam sanubari kita. Seluruh rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke bersatu padu dalam melawan penjajah. Berbekal senjata bambu runcing, belati, dan golok, rakyat Indonesia rela mengorbankan nyawanya demi merebut kemerdekaan negara dari tangan penjajah. Banyak nyawa yang gugur di medan perang.
Lalu, bagaimana dengan masa sekarang? Apakah kita bisa menjadi pahlawan seperti zaman dahulu? Jawabannya, sangat bisa!
Saat ini dunia sedang dilanda wabah virus Corona-19 yang banyak menelan jiwa-jiwa manusia. Musim pandemi mengajarkan kita bahwa kita harus punya kepedulian terhadap sesama. Ketika kita terpapar virus Corona-19 maka bisa mengakibatkan orang di sekitar kita ikut tertular virus ini. Kita menjaga kesehatan kita maka sama halnya kita juga ikut berpartisipasi dalam menjaga kesehatan orang lain. Sifat keberanian dan pengorbanan kita setara dengan pahlawan revolusi yang gugur di medan perang.
Beragam sikap dapat kita tunjukkan sebagai bukti kepahlawanan kita. Menjaga diri kita untuk melakukan pola hidup bersih dan sehat, mengurangi mobilitas, serta menghindari kerumunan. Hal ini membuktikan kita bisa menjadi pahlawan masa kini yang dapat membantu negara Indonesia tercinta dalam menurunkan risiko penularan virus Corona-19. Maka mari kita saling bahu membahu untuk menyukseskan program pemerintah dalam memberantas virus Corona-19. Jadikanlah diri ini pahlawan bagi dunia, bangsa, komunitas, keluarga, dan diri sendiri.
Baca Juga
Kolom
-
Parenting di Era Digital: Ketika Gawai Menjadi Pengasuh Anak
-
Salah Jurusan Bukan Dosa: Menggugat Stigma pada Pilihan di Usia Muda
-
Jebakan Repost di Instagram: Saat Kepedulian Sosial Berakhir Menjadi Validasi Digital
-
Hukum Kok Butuh FYP? Ketika Viralitas Jadi Syarat Menindak Turis Nakal
-
Tren Job Hugging di Kalangan Gen Z: Saat Bertahan Jadi Pilihan Paling Aman
Terkini
-
Bukan Sekadar Cameo, Transformasi Agnez Mo di Reacher Season 4
-
Kembali Ungkit STY, Mantan Mertua Pratama Arhan Kritik John Herdman!
-
Perang Belum Usai, 1,6 Juta Anak Ukraina Disebut Masih Terpisah dari Keluarga
-
Lebih dari Sekadar Remake: Ayah, Aku Mau Cerita Buktikan Sinema Bisa Memanipulasi Realita
-
Demi Putranya yang Autisme, Ibu ini Membuat Tato Keyboard di Tangannya