Pandemi covid 19 belum berakhir. Kita masih harus menahan diri untuk berkumpul merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 76. Para tenaga kesehatan kini menjadi pahlawan di garda terdepan demi memerangi pandemi ini. Tidak mengenal waktu dan lelah, mereka selalu siap dan berjuang keras menangani pasien yang terpapar virus corona.
Rasa keluh kesah dan rindu untuk bertemu keluarga mereka singkirkan demi menjaga kesehatan satu sama lain. Banjir keringat dibalik baju Alat Pelindung Diri (APD) sudah menjadi hal biasa. Menahan lapar dan haus saat merawat pasien seperti tantangan yang harus dimenangkan. Kabar pasien yang tidak selamatpun menjadi duka terdalam di hati para nakes.
Peningkatan jumlah kasus yang terpapar covid-19 belakangan ini melonjak tinggi. Namun banyaknya angka kasus tersebut tidak menghilangkan niat tulus para tenaga kesehatan bertempur demi menyelamatkan nyawa pasien. Bagi mereka rasa empati lebih besar daripada rasa takut saat berhadapan dengan pasien. Namun kasus yang semakin meningkat menyebabkan para nakes kewalahan bahkan tumbang. Melihat teman sejawat yang gugur di medan perang tentunya menjadi kesedihan bagi mereka yang masih berjuang.
Bekerja sebagai tenaga kesehatan menjadi komitmen mereka untuk mengabdi penuh memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat. Ketika kita bisa berlindung dengan berdiam diri dirumah, para tenaga kesehatan harus siap siaga di rumah sakit. Hati, pikiran dan fisik ditukar untuk melakukan sebuah tanggung jawab yang besar. Hari-hari berat yang selalu mereka hadapi selama pandemi. Jasa dan pengabdian mereka perlu diapresiasi semua kalangan masyarakat termasuk pemerintah. Penghargaan setinggi-tingginya untuk para tenaga kesehatan atas segala pengorbanan yang diberikan.
Mendukung pahlawan kekinian menjadi salah satu hal yang bisa dilakukan semua masyarakat. Kita bisa memberikan semangat dan doa tulus kepada mereka melalui media sosial. Mulai dari Instagram, Twitter, Youtube hingga Tik Tok. Mengkampanyekan protokol kesehatan harus terus kita lakukan melalui berbagai media. Mengikuti kebijakan pemerintah dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat juga dapat membantu pemutusan rantai penyebaran covid 19.
Terima kasih yang tulus kita berikan kepada pahlawan kita, para tenaga kesehatan.
Baca Juga
Kolom
-
Kirain Murah, Ternyata Cuma Pemancing: Prank Harga di Etalase Marketplace
-
Hidup Terlalu Cepat: Kapan Terakhir Kali Kita Benar-benar Berhenti?
-
Pemerintah Tidak Harus Menghabiskan Semua Anggaran untuk Disebut Bekerja
-
Kesederhanaan yang Perlahan Pergi
-
Berhenti Jadi Budak Produktivitas: Lawan Ekspektasi Semua Harus Selesai Hari Ini dengan Jeda Sejenak
Terkini
-
Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!
-
One of a Kind Romance Tayang 9 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya
-
Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2
-
Memetik Pelajaran Kehidupan dari Buku Harapan Semu untuk Sebuah Masalah
-
Anti-Breakout! 4 Hybrid Sunscreen Mugwort Redakan Kemerahan dan Iritasi