Kejutan dalam hidup tidak dapat kita prediksi kapan datangnya. Ketika masih kecil, ibu kita menyuapi kita makanan dan minuman serta memandikan kita dengan penuh kasih sayang. Ketika sudah besar, kita harus bisa makan dan minum serta mandi sendiri.
Berbeda dengan ketika kita masih kecil, kita masih bergantung sepenuhnya pada orang tua ketika sudah besar dituntut untuk mandiri. Meskipun dalam persoalan biaya hidup masih ditanggung oleh orang tua.
Semua itu membutuhkan proses dan tahap-tahap, didalam tahapan-tahapan tersebut pasti kita akan mencoba dan belajar hal baru. Sebagian orang yang tidak siap dengan semakin bertambahnya usia pasti akan terkejut. Berbeda dengan seseorang yang telah mempersiapkan diri.
Sebenarnya fase-fase hidup tiap orang sudah ditakar menurut kemampuannya. Misalnya saat kita masih bayi, tidak mungkin kita bisa menggunakan pakaian sendiri. Pasti masih membutuhkan bantuan ibu untuk memakaikan pakaian tersebut. Ketika memasuki fase remaja, kita sudah mengenal rasa malu. Mana mungkin seorang remaja tidak bisa menggunakan pakaiannya sendiri. Begitu seterusnya hingga kita tua. Selalu belajar hal-hal baru.
Untuk siapa saja yang masih belum berani mencoba hal baru, hendaknya kalian melihat dan mencontoh teman-teman sekeliling kalian. Di usia yang masih muda katakanlah masih kuliah, mereka mampu membantu perekonomian keluarga dengan bekerja sambil kuliah. Kamu juga dapat belajar dari mereka dengan memulai mencari pekerjaan atau yang termudah adalah mulai berjualan sesuatu. Kamu bisa menggunakan aplikasi marketplace untuk menjual produk-produk yang banyak diminati.
Selain mencoba hal baru seperti bekerja, kamu juga dapat belajar hal baru seperti kursus bahasa yang dapat meningkatkan skill bahasa asingmu. Siapa tahu kelak kamu bisa meneruskan mimpimu yaitu melanjutkan kuliah S2 di luar negeri.
Kamu tidak lagi khawatir tidak bisa berbicara dengan orang luar negeri karena telah memiliki bekal sebelumnya. Serta masih banyak hal-hal baru lain yang perlu kamu coba dan pelajari yang dapat membantumu melalui tantangan-tantangan dalam hidupmu. Yang disebutkan diatas adalah sebagian contoh kecil, barang kali membuatmu menjadi punya pandangan kedepannya.
Baca Juga
Artikel Terkait
Kolom
-
Hukuman Pelaku atau Perbaikan Sistem? Menolak Narasi "Oknum" yang Berulang
-
Dilema 'Tidurnya Orang Berpuasa', Sebuah Alibi atau Kompensasi Energi?
-
Solidaritas Mokel Berjamaah, Mengapa Jadi Tren?
-
Atas Nama Sahur, Sampai Kapan Kebisingan yang Kehilangan Adab Dimaklumi?
-
Minta Maaf di Era Broadcast: Kegelisahan Pribadi Menjelang Idulfitri
Terkini
-
4 OOTD Layering Ala Bae In Hyuk, Minimalis tapi Tetap Fashionable
-
BLACKPINK Bawa Pesan Keberanian dan Persatuan di Comeback Lagu Terbaru, Go
-
Antara Idealisme dan Uang: Realita Pembajakan Buku dalam Selamat Tinggal
-
4 Hybrid Sunscreen SPF 35, Penyelamat Kulit Berminyak Atasi Jerawat dan PIE
-
5 Jajanan Korea Favorit untuk Buka Puasa, Manis dan Menggoda Selera