Dunia sastra India kuno kaya akan berbagai karya-karya tulisan yang sarat akan nasihat dan nilai-nilai luhur kehidupan. Beberapa contoh karya sastra yang muncul di India pada zaman kuno adalah karya epos. Ada dua karya epos yang legendaris, yakni Mahabharata dan Ramayana. Kedua karya tersebut memuat banyak pelajaran hidup yang dapat kita petik.
Epos Mahabharata menceritakan tentang perebutan negara Astinapura oleh pihak Pandawa dan pihak Kurawa. Pihak Pandawa digambarkan sebagai sosok protagonis dan pahlawan. Sedangkan pihak Kurawa digambarkan sebagai sosok antagonis yang merebut paksa dan memporak-porandakan Astinapura. Pihak Pandawa menggambarkan kekuatan dharma atau kebenaran sejati. Hal tersebut juga didukung oleh fakta bahwa Krishna sang penjelmaan dewa Wisnu.
Sri Krishna dalam Mahabharata merupakan salah satu tokoh sentra yang membantu pihak Pandawa. Sebagai seorang penjelmaan dewa Wisnu, ia memberikan nasihat kepada Arjuna saat mengalami kecemasan melawan Kurawa. \
Nasihat-nasihat Krishna dalam Mahabharata juga menghasilkan sebuah kitab yang bernama Bhagavadgita. Berikut adalah beberapa intisari dari nasihat-nasihat Krishna yang bisa kita ambil untuk diterapkan di kehidupan sehari-hari.
Karma Yoga: Kebenaran melalui jalan tindakan nyata
Nasihat pertama yang diberikan oleh Sri Krishna kepada Arjuna adalah untuk mengambil tindakan nyata dan memberanikan diri melawan Kurawa sebagai wujud dari adharma. Arjuna awalnya mengalami keraguan dalam hatinya karena ketakutan akan gagal mewujudkan misinya membebaskan negara Astinapura bersama saudara kandungnya. Keraguan Arjuna ditambah lagi dengan fakta bahwa ia harus melawan Karna, saudara dari para Pandawa.
Nasihat Karma Yoga memberikan jalan bagi kita untuk memiliki kendali atas tindakan yang kita lakukan. Jangan terbelenggu dengan rasa takut akan hasil yang tidak sesuai keinginan kita, karena itu adalah tantangan terbesar dari upaya kita mewujudkan keinginan kita. Sehingga, jangan takut untuk mencoba hal-hal yang kita impikan karena kekhawatiran belaka.
Bhakti Yoga: Kebenaran melalui jalan pengorbanan tanpa pamrih
Sri Krishna berpesan bahwa dari tindakan yang kita lakukan jangan hanya didasari dengan hasil materiil belaka. Kita harus bisa melihat lebih jauh akan manfaat yang lebih besar dari tindakan kita. Memusatkan perhatian hanya pada keuntungan materi membuat kita tidak maksimal dalam pekerjaan kita, sehingga kita dituntut untuk melihat tindakan kita secara meluas.
Dhyana Yoga: Kebenaran melalui jalan pengendalian hawa nafsu
Berkaitan dengan poin sebelumnya, bahwa hawa nafsu juga menjadi belenggu dalam kehidupan manusia. Banyak orang yang jatuh karena tergiur dengan hawa nafsu mereka. Sehingga, apa yang kita lakukan harus dilakukan dengan pikiran jernih tanpa diikuti oleh nafsu berlebih.
Jnana Yoga: Kebenaran melalui jalan ilmu pengetahuan
Tindakan yang kita lakukan harus didasari dengan pertimbangan yang matang. Seorang yang tidak berpikir sebelum bertindak akan tersesat jauh dari tujuannya. Maka, hendaknya kita memiliki bekal berupa pengetahuan yang memadai sebelum kita melakukan tindakan. Jangan bertindak sebelum memiliki persiapan akan pengetahuan yang cukup sebagai bahan pertimbangan kita dalam bertindak.
Nah, itulah beberapa nasihat hidup dari tokoh Sri Krishna yang dapat kita ambil dalam lakon Mahabharata. Nasihat-nasihat tersebut dapat kita terapkan secara luas di kehidupan kita sehari-hari. Semoga dapat menginspirasi!
Tag
Baca Juga
-
Tips Ngabuburit dari Buya Yahya: Menunggu Berbuka tanpa Kehilangan Pahala Puasa
-
Mengenal Orang Tua Alyssa Daguise: Calon Besan Ahmad Dhani Ternyata Bukan Sosok Sembarangan
-
Profil Hestia Faruk: Tante Thariq yang Dahulu Sempat Dikenalkan ke Fuji
-
Menentukan Monster Sesungguhnya dalam Serial Kingdom: Manusia atau Zombie?
-
5 Langkah Awal Memulai Karier sebagai Desainer Grafis, Mulailah dari Freelance!
Artikel Terkait
-
Ulasan Novel Drupadi: Rekonstruksi Mahabharata dan Citra Istri Lima Pandawa
-
Asmara yang Bukan Dongeng: Ketika Ramayana Tak Lagi Sakral
-
Pejabat Jalur Buzzer: Strategi Meredam Kritik atau Upaya Orkestrasi Pencitraan Publik?
-
Fedi Nuril Bongkar Jejak Digital Rudi Susanto: Dulu Diduga Buzzer, Kini Jadi Stafsus Menkomdigi
-
Bongkar Aib Rudi Valinka, Fedi Nuril ke Menkomdigi: Tolong Tanya Stafsus Anda Apa Pernah Bawa-bawa Emak saat Debat?
Kolom
Terkini
-
Terus Melesat, Pabrik Gula Capai 500 Ribu Penonton dalam 2 Hari Penayangan
-
Persija Jakarta Incar Posisi Empat Besar, Madura United akan Jadi Korban?
-
5 Serum Vitamin C dengan Formula Stabil, Cerahkan Kulit Tanpa Iritasi!
-
4 Tips Kelola THR, Cara Cerdas Supaya Uang Gak Cepat Habis!
-
Anime Solo Leveling: Teori di Balik Sung Jin-Woo Mampu Mengerti Bahasa Monster