Kegiatan menunggu waktu buka alias ngabuburit ternyata bisa membuat pahala puasa Ramadan kita hilang sekejap. Hal itu disampaikan oleh sosok ulama Tanah Air kondang, Buya Yahya.
Buya Yahya dalam ceramahnya yang diunggah ke kanal YouTube Al-Bahjah TV menjelaskan bahwa ngabuburittelah menjadi ajang bagi mereka yang berpuasa untuk melakukan kegiatan yang tak bermanfaat.
Ngabuburit Bisa Hapus Pahala karena Bikin Allah SWT Murka
Kita diminta waspada kala menggelar aktivitas menjelang acara buka puasa bersama. Buya Yahya mewanti-wanti agar jangan sampai kegiatan yang kita lakukan saat ngabuburit mendatangkan murka Allah SWT.
Ada beberapa kegiatan yang positif untuk dilakukan agar saat ngabuburit, pahala kita tidak habis. Kegiatan tersebut dapat berupa silaturahmi menjalin keakraban hingga berzikir bersama.
"Di dalam acara buka bersamapun hendaknya kita waspada. Jangan sampai menjelang buka ini kita dengan melakukan sesuatu yang menjadikan Allah SWT murka atau menjadikan pahala habis. Sehingga sebelum bukapun kita harus ada program (ibadah) seperti berzikir dan sebagainya. Boleh lah kita silaturahmi ngobrol-ngobrol yang baik," jelas ulama asal Blitar ini.
Adapun dalam ceramahnya, Buya Yahya mencontohkan kegiatan ngabuburit yang tak bermanfaat seperti menonton konser. Buya Yahya khawatir kita akan melihat aurat lawan jenis di sana-sini ketika kita datang menyaksikan konser hingga kita menyia-nyiakan waktu ngabuburit.
"Yang merugikan kita sendiri sehingga amalan kita menjadi hilang. Ngabuburit pakai konser, melihat aurat sana-sini. Ini problem," tegas Buya Yahya.
Beberapa kegiatan ngabuburit lainnya seperti berwisata di pantai melihat aurat ternyata haram, sebagaimana yang disampaikan oleh sang ustaz.
Apa yang kita lihat kala berwisata bisa mendatangkan kerugian terhadap puasa kita, jika kita melihat hal-hal yang tak pantas seperti aurat lawan jenis.
"Ngabuburit nunggu (buka) puasa di perempatan jalan, di pantai, atau tempat wisata haram yang kita lihat dengan mata kita. Menghabiskan pahala nanti, rugi. Jadi kita harus waspada, harus cerdas dengan kegiatan yang dilakukan. Karena tanpa disadari bisa menjadi budaya yang trend tapi jauh dari apa yang diajarkan baginda Nabi Muhammad," timpal ustaz lulusan Universitas al Ahgaff ini.
Buya Yahya Ajak Kita Ngabuburit Islami
Berkaca dari beberapa contoh yang tidak baik, Buya Yahya akhirnya mengajak para jemaah untuk ngabuburit Islami agar sesuai dengan tuntunan Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam.
Beberapa kegiatan ngabuburit Islami yang positif adalah dengan mengunjungi masjid sambil berdoa dan tausiah.
"Ngabuburit nunggu buka. Kita ngabuburit yang bener yuk, di masjid sambil berdoa, ada tausiah kemudian terpisah antara laki-laki dan perempuan. Itu ngabuburit yang bener, menambah pahala di hadapan Allah," pungkas Buya Yahya.
Kontributor : Armand Ilham
Baca Juga
-
Modal Rp7 Juta Bisa Dapat Motor Gahar Apa? Ini 5 Rekomendasi Paling Gagah
-
Mengenal Orang Tua Alyssa Daguise: Calon Besan Ahmad Dhani Ternyata Bukan Sosok Sembarangan
-
Profil Hestia Faruk: Tante Thariq yang Dahulu Sempat Dikenalkan ke Fuji
-
Menentukan Monster Sesungguhnya dalam Serial Kingdom: Manusia atau Zombie?
-
5 Langkah Awal Memulai Karier sebagai Desainer Grafis, Mulailah dari Freelance!
Artikel Terkait
News
-
Perang Kasta Medsos: Gak Ada Bedanya X, Tiktok, atau FB Kalau Penggunanya yang Bermasalah
-
Fenomena Puber Kedua pada Perempuan: Bukan Genit, Cuma Lagi Re-aktivasi Jati Diri
-
Merayakan Benyamin Sueb dan Reza Rahadian: Bukti Tanggal 5 Maret Adalah Pabriknya Aktor Kelas Kakap
-
Tabungan Tipis, Anxiety Berlapis: Realitas Kecemasan Finansial Generasi Muda
-
Budaya Kirim Parsel: Etika, Relasi Bisnis, dan Batas Gratifikasi
Terkini
-
Tablet iPad Air (2026) Muncul di Geekbench, Performa Hampir Setara iPad Pro
-
Xiaomi Luncurkan Power Bank Super Tipis, Paling Serasi untuk iPhone 17 Pro
-
Moral Abu-Abu dan Kekerasan: Membaca Thriller Gelap dalam Sudut Mati
-
4 Tone Up Body Lotion Cocok Dipakai saat Bukber Solusi Kulit Cerah Seketika
-
Peta Rasa Masjid Syuhada: Diplomasi Takjil Nusantara Penawar Rindu Rantau