Pernah menemukan orang yang curhat tentang masalah pribadinya di akun menfess Twitter? Memang tidak ada yang salah dengan hal ini, tapi pernah nggak sih kamu berpikir bahwa curhat di menfess lebih cepat dan efektif daripada curhat dengan orang terdekat?
Menfess atau mention confess adalah sebuah sebuah pesan yang tidak diketahui identitas pengirimnya, sederhananya ini merupakan sebuah pesan anonim di Twitter. Hanya saja, pesan ini tidak dikirim secara langsung oleh pengirimnya, melainkan melalui perantara sebuah akun.
Sehingga melalui akun menfess di Twitter ini, kita bisa mengirim pesan apa saja yang ditujukan pada siapa saja tanpa ada yang tahu identitas kita.
BACA JUGA: 5 Akun Twitter tentang Matematika untuk Difollow Pelajar dan Mahasiswa
Saat ini akun menfess dimanfaatkan menjadi tempat curhat dan minta solusi baru bagi warganet. Nyatanya tak sedikit dari mereka yang curhat tentang masalah pribadi mereka, bahkan dengan topik yang sensitif sekalipun.
Ada yang curhat karena ditolak judul skripsinya, punya masalah dengan pacar, cekcok dengan tetangga, dan masih banyak lagi. Mereka tidak ragu membagikan masalah ini ke media sosial, tak lain karena identitas mereka tersembunyi.
Sehingga sekarang ini, sepertinya warganet lebih nyaman curhat dan minta solusi di akun menfess daripada dengan orang terdekat mereka. Selain identitas yang tersembunyi, di sini mereka bisa mendapat jawaban atau solusi dengan cepat.
Meskipun tak sedikit juga sender (sebutan untuk pengirim menfess) yang dibully karena pertanyaan atau pernyataan mereka yang dianggap konyol.
BACA JUGA: 5 Alasan yang Membuat Twitter Begitu Disukai Banyak Orang, Setuju?
Menfess bisa jadi jalan terakhir atau jalan pintas dalam menemukan solusi. Saat solusi tidak bisa ditemukan lewat orang terdekat, menfess bisa jadi jalan terakhir yang bisa ditempuh.
Begitupula saat kita tidak bisa membagi masalah pada siapapun karena terlalu pribadi dan sensitif, menfess juga bisa jadi jalan pintas untuk curhat dan menemukan solusi.
Dengan kebebasan yang ada di fitur akun menfes tersebut, alangkah baiknya jika kita bisa bijak dalam menggunakannya. Selain itu, tidak lupa berhati-hati jika ingin membagikan sesuatu, terutama jika hal tersebut menyangkut masalah dan data pribadi kita.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Butterscotch Minggir Dulu! Sudah Coba Markas Sebatok Jahe Merah di Nganjuk?
-
Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?
-
Motor MotoGP akan Ikut Tampil di Ajang F1 Amerika 2026, Balapan Bareng?
Artikel Terkait
-
Jadi Trending Topic di Twitter, Warganet Ini Bangga Bisa Nikah Gratis di KUA
-
5 Hal yang Harus Kamu Perhatikan sebelum Memberi Nasihat kepada Orang Lain
-
Gibran Dinilai Terlalu Aktif Main Twitter, Warganet: Mas Wali Nggak Khawatir Dituduh Makan Gaji Buta?
-
Ramai di Twitter, Link 8 Video SPG Yamaha Viral Full Diburu Warganet, Simak Informasinya di Sini
-
Mahfud MD Tertawakan Meme Jual Beli Keadilan, Publik Ngeri: Sesama Menteri Candaannya Begini
Kolom
-
Jika Presiden Saja Bisa Disadap, Seberapa Aman Privasi Digital Kita?
-
Dari Tagar ke Aksi Nyata: Bukti Gen Z Vocal Awasi Isu Negara, Bukan FOMO!
-
Dilema Green Jobs: Solusi atas Krisis Iklim atau Ancaman Ekstraktif Baru?
-
Terlalu Lama Berhemat, Gen Z Justru Terjebak Revenge Spending
-
Survei Bilang Anak Muda Muak Politik, Kok Paling Vokal Mengawal Kebijakan?
Terkini
-
Bye Kusam dan PIH! 4 Moisturizer Alpha Arbutin Cuma di Bawah Rp50 Ribuan
-
Ramai Isu Book Shaming: Saatnya Pembaca Bedakan Kritik Karya dengan Hinaan
-
The Old Money Rules: Pelajaran Finansial dari Para Konglomerat
-
Belajar dari KHW 400: Ini 5 Insight Storytelling Nadia Omara Bagi Kreator
-
Review SCTV: The Greatest Show You've Never Heard Of, Jejak Tawa Legendaris