Pemain berdarah Indonesia yang kini berkarir di Liga Yunani, Cyrus Margono kini semakin dekat berganti kewarganegaraan. Baru-baru ini, pemain yang kini memegang kewarganegaraan Amerika Serikat tersebut membeberkan proses terkini pengajuan pindah kewarganegaraan yang dimilikinya.
Melalui story akun Instagramnya @cmargono, pemain berusia 22 tahun tersebut mengungkapkan ketidaksabarannya untuk memperkuat Pasukan Merah Putih di pentas internasional.
"Saya senang mengabarkan bahwa proses saya hampir selesai. Sudah beberapa minggu sejak dokumen saya sampai di Setneg, dan kita sudah dekat,” ungkap Cyrus menyadur lansiran laman Suara.com pada Kamis (29/2/2024).
"Terima kasih banyak kepada Pak Hamdan Hamedan atas dukungannya setiap hari! Saya sangat menantikan saat saya bisa menerima identitas Indonesia saya lagi, InsyaAllah," lanjutnya.
Jika menilik apa yang dituliskan oleh Cyrus, maka tentu saja bisa dipastikan bahwa perjalanan pemain kelahiran 9 November 2001 tersebut sudah semakin dekat untuk menjadi WNI sepenuhnya.
Dengan demikian, maka kans pemain bertinggi badan 191cm itu untuk membela Timnas Indonesia pun bisa menjadi kenyataan.
Namun sayangnya, andaikata nantinya Cyrus Margono telah menyandang status sebagai WNI dan eligible untuk dimainkan di pertandingan melawan Vietnam, namun sebaiknya untuk sementara sang pemain diparkir terlebih dahulu.
Bukan terkait kualitas, namun lebih kepada mental bermain sang penjaga gawang. Jika bicara mengenai kualitas, tentu kita tahu, Panathinaikos yang merupakan salah satu klub terbesar di Yunani tentu tak sembarangan dalam merekrut pemain.
Jadi, alasan utama mengapa sebaiknya Cyrus harus diistirahatkan terlebih dahulu adalah lebih kepada mental bermain yang dia miliki, di mana dirinya belum bisa menunjukkan performa yang maksimal bersama klubnya saat ini.
Menyadur laman transfermarkt pada Selasa (5/3/2024), hingga saat ini Cyrus baru mendapatkan kesempatan 8 pertandingan bersama Panathinaikos B dengan total 720 menit bermain. Dari jumlah tersebut, Cyrus telah kebobolan 12 gol dan mencatatkan satu clean sheet.
Alasan lain Cyrus sebaiknya tak dimainkan dulu di laga melawan Vietnam andaikata dirinya sudah bisa bergabung bersama skuat, karena sejauh ini sang penjaga gawang belum benar-benar teruji di pertandingan penting di level internasional, dan tentunya yang paling utama adalah, dirinya masih membutuhkan adaptasi bersama timnas Indonesia.
Jadi, akan lebih memberikan imbas positif jika Cyrus ini nantinya diparkir terlebih dahulu, sembari menunggu kesiapan sang pemain secara total untuk mengawal gawang Pasukan Merah Putih.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
Artikel Terkait
-
Proses Naturalisasi Thom Haye Cs Disetujui DPR RI, Bisa Main Lawan Vietnam?
-
Aksi 'Egois' Winger Timnas Indonesia, Pilih Shooting daripada Umpan meski Dihadang 3 Pemain
-
Justin Hubner Dirumorkan Pindah Klub, Ini Respons Sang Agen
-
Terlalu Tangguh, Kiper Barito Putera Bikin Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Pegang Kepala
-
Sempat Urung Dinaturalisasi, Zico Soree Bisa Jadi Opsi Shin Tae-yong di Lini Depan
Kolom
-
Realistis atau Pesimis? Mengulik Tren Stop the Wedding dari Sisi Finansial
-
Refleksi Tren Stop the Wedding: Menikah Itu Kesiapan, Bukan Tuntutan Usia
-
Menjaga Nalar dan Integritas Anak di Tengah Polemik Ijazah
-
Drama Penyadapan di Istana: Elite Sibuk Berperang, Rakyat Tetap Jadi Korban
-
Skandal Penyadapan Presiden: Kegagalan Sistemik atau Lemahnya Leadership?
Terkini
-
Ulasan Do You Like Brahms?: Jatuh Bangun Mahasiswa Musik Mengejar Mimpi
-
Bye Bibir Kering! Ini 5 Lip Balm Madu yang Ampuh Melembapkan
-
Review Serial Prefiero la Muerte: Suguhkan Kisah Cinta Unik Berbalut Horor
-
EHEF 2026 Resmi Digelar di UGM, Hadirkan 90 Kampus Eropa dan 1.000 Beasiswa
-
Jarang Komentari Politik, SBY Sindir Pedas: Kok Begini Liar Politik Kita?