Bukan rahasia lagi kalau kopi Vietnam adalah salah satu yang terbaik. Negara itu termasuk penghasil kopi terbesar di dunia. Di Jakarta, kita bisa dengan mudah menemukan kopi Vietnam, antara lain di franchise milik Bondan Winarno, Kopi Oey.
Saya termasuk pecinta kopi Vietnam karena rasa dan aromanya yang kuat dan khas. Karena itu, ketika berkunjung selama tiga hari ke Saigon atau Ho Chi Minh City beberapa waktu lalu, tujuan pertama saya di hari pertama adalah mencari kedai kopi terkenal di kota tersebut.
Oh ya, Saigon sebenarnya mirip dengan Jakarta, di sana-sini kita bisa menjumpai kedai kopi atau cafe, penjual kaki lima, kios rokok dan tentu saja budaya pengendaranya yang gemar menerobos lampu lalu lintas.
Saya beruntung karena menginap di tengah kota, tepatnya Pullman Hotel, Jalan Tran Hung Dao, Nguyen Cu Tring.
Berdasarkan informasi dari petugas hotel, saya tahu ada satu cafe terkenal tak jauh dari tempat tersebut. Namanya Pho 2000. Menurut informasi Google Maps, jaraknya hanya 1,3 kilometer dari Pullman Hotel sehingga saya memilih jalan kaki sambil menikmati pemandangan Saigon.
Pho 2000 terdiri dari dua lantai. Lantai pertama adalah cafe. Sedangkan lantai dua restoran yang menjual Pho, mie khas Vietnam.
Gedung cafe resto ini terlihat kuno, namun masih sangat terawat. Saat memasuki restoran, mayoritas orang yang nongkrong adalah bule atau turis dari negara Asia lainnya. Saya langsung menuju lantai dua karena belum makan siang.
Layaknya tempat nongkrong terkenal lainnya, dinding Pho 2000 dipenuhi klipingan berita surat kabar dan foto kunjungan Presiden AS Bill Clinton pada tahun 2000. Saya memesan Pho Seafood.
Rasanya memang istimewa, setidaknya jika dibandingkan dengan Pho yang pernah saya makan di Jakarta dan di Bandara Saigon. Pantas saja Bill Clinton memilih tempat tersebut untuk makan siang.
Sesudah itu, saya langsung memesan es kopi Vietnam karena cuaca siang itu sedang terik. Seorang rekan yang nongkrong bersama saya siang itu memesan es kopi susu. Begitu pesanan datang, kami langsung menyeruputnya dan aaaaahhhhhh rasa. Aromanya sungguh mantap.
Saking enaknya, teman saya kebablasan, kopi pesanannya habis dalam satu sedotan, lalu ia memesan lagi.
Namanya juga tempat terkenal, harga menu di Pho 2000 tergolong mahal dibandingkan dengan cafe lain, 70 ribu Dong atau sekitar Rp35 ribu. Namun, harga itu terasa sangat pantas dengan kepuasan yang kami dapat.
Dikirim oleh Insaf Albert Tarigan, Jakarta
Anda memiliki cerita atau foto menarik? Silakan kirim ke email: yoursay@suara.com
Baca Juga
-
Dunia yang Menghakimi Sebelum Memahami: Pelajaran Berharga dari Film Saat Aku Bersuara
-
JisuLife Ultra 2: Kipas Portable Premium dengan Berbagai Fungsi Menarik!
-
Hallan Tembus Festival, Kim Hyang Gi Datang ke New York Asian Film Festival
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Bukan Sekadar Buku Nasihat, Ini Alasan "4 You, Ladies" Berasa Seperti 'Teman Ngobrol' Sehari-hari
Artikel Terkait
Lifestyle
-
JisuLife Ultra 2: Kipas Portable Premium dengan Berbagai Fungsi Menarik!
-
Bukan Karena Malas, 5 Hal Ini Jadi Alasan Utama Kenapa Kamar Anak Kos Cepat Berantakan
-
It Girl Vibes! 4 Ide OOTD Kasual ala Roh Yoon Seo yang Cocok Buat Gen Z
-
5 Hydrating Toner Under Rp50 Ribu: Lembap Maksimal Gak Bikin Kantong Bolong
-
Anti Ribet! 5 Pembersih All-in-One Pria dari Ujung Kepala hingga Kaki
Terkini
-
Dunia yang Menghakimi Sebelum Memahami: Pelajaran Berharga dari Film Saat Aku Bersuara
-
Hallan Tembus Festival, Kim Hyang Gi Datang ke New York Asian Film Festival
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Bukan Sekadar Buku Nasihat, Ini Alasan "4 You, Ladies" Berasa Seperti 'Teman Ngobrol' Sehari-hari
-
Pesta 15 Tahun MAPPA: Banjir Pengumuman Anime Kelas Berat yang Wajib Masuk Daftar Tonton!