Tak ada yang meragukan kelezatan menu-menu makanan khas yang disajikan tempat makan Sate Khas Senayan.
Sebagai contoh menu Tahu Kipas, Risoles. Dan seafood-nya, ikan, udang, cumi saus asam manis dan asam pedas, wuaaah... Bikin keringetan kalau menyantapnya.
Begitu juga dengan minuman. Banyak sekali yang ditawarkan. Di antaranya, Es campur atau es seh manis yang tehnya memang terasa orisinil.
Tapi, tunggu dulu. Waktu saya makan di Sate Khas Senayan, Jalan Hang Tuah Raya, Jakarta Selatan, ternyata sekarang ini ada satu menu minuman lagi yang terbaru. Namanya menu Es Kelapa Batok plus jeruk nipis.
Namanya saja Es Kelapa Batok, tentu saja disajikan dengan batoknya. Bedanya dengan yang dijual-jual di tempat lain, di sini daging kelapanya yang masih muda sudah dikeruk. Jadi, kita tinggal menikmatinya.
Buah kelapa ini disajikan dengan dicampur es batu. Wah, kalau diminum saat haus, pastinya bikin tenggorokan segar dan tentu saja menyehatkan. Harganya relatif murah, hanya Rp22 ribu. Coba saja.
Dikirim oleh Barbara, Manado
Anda memiliki cerita atau foto menarik? Silakan kirim ke email: yoursay@suara.com
Tag
Baca Juga
-
Belajar dari Kerja Praktik: Coding Terbaik Adalah yang Mampu Menyelesaikan Masalah Nyata
-
Mengenal Desa Kemiren: Menjaga Budaya Osing Bersama Desa Sejahtera Astra
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Tumbuh Tanpa Kehilangan Akar: Desa Kemiren dan Jalan Panjang Merawat Budaya Osing
-
Melihat Pengarang Tidak Bekerja: Ketika Musuh Terbesar Penulis Adalah Dirinya Sendiri
Artikel Terkait
Lifestyle
-
4 Pelembap Retinol Ampuh Pudarkan Bekas Jerawat dan Muluskan Tekstur Kulit
-
Harga Cuma Rp1 Jutaan, 5 HP Ini Punya Kamera di Atas Ekspektasi
-
5 Langkah Mudah Menanam Bunga Telang untuk Pemula: Hanya 2 Bulan Bisa Panen!
-
4 Night Cream Retinol Kunci Wajah Kencang dan Tetap Awet Muda di Usia 35-an
-
3 Two Way Cake untuk Kulit Berjerawat: Ringan Tanpa Menyumbat Pori-Pori!
Terkini
-
Belajar dari Kerja Praktik: Coding Terbaik Adalah yang Mampu Menyelesaikan Masalah Nyata
-
Mengenal Desa Kemiren: Menjaga Budaya Osing Bersama Desa Sejahtera Astra
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Tumbuh Tanpa Kehilangan Akar: Desa Kemiren dan Jalan Panjang Merawat Budaya Osing
-
Melihat Pengarang Tidak Bekerja: Ketika Musuh Terbesar Penulis Adalah Dirinya Sendiri