Mengawali tahun ini dengan semangat memperbaiki pengelolaan keuangan merupakan hal yang sangat positif. Terlebih bagi mereka yang termasuk generasi milenial, dekade ini merupakan masa paling produktif. Sebelum terlambat, mari kita merencanakan pengelolaan keuangan yang baik agar dapat mencapai kemerdekaan finansial. Bagaimana caranya?
Membagi pendapatan ke dalam beberapa pos pengeluaran adalah cara yang cukup efektif agar keuanganmu tetap stabil. Teknik ini mirip seperti penganggaran. Tiap-tiap pos pengeluaran mempunyai tujuan penggunaan serta porsi masing-masing. Porsi terbaik pada setiap orang mungkin berbeda sejalan dengan kebutuhan yang berbeda-beda pula. Namun, kamu dapat membagi pendapatanmu ke dalam 5 (lima) pos pengeluaran berikut ini.
- Dana Darurat
Dana darurat berguna saat ada pengeluaran yang tak terduga seperti kamu atau anggota keluargamu jatuh sakit dan membutuhkan perawatan yang memakan biaya cukup besar. Bila tidak kamu siapkan sejak dini, bisa jadi kamu harus berutang dan bisa jadi akan menimbulkan masalah baru. Kamu bisa menyisihkan sekitar 15 persen dari pendapatan bulananmu untuk mengisi pos ini. Yang penting, dana darurat hanya boleh diambil untuk keadaan yang benar-benar darurat, bukan untuk pengeluaran rutin atau memenuhi keinginan yang impulsif.
- Tabungan
Berbeda dengan dana darurat, tabungan bisa kamu gunakan dengan lebih fleksibel. Tidak ada salahnya untuk membeli barang yang kamu inginkan sebagai reward kepada diri sendiri. Namun, pastikan dananya mencukupi dengan cara menabung terlebih dahulu. Alangkah baiknya bila kamu dapat menyisihkan minimal 10 persen dari pendapatan bulananmu, langsung setalah gajian.
- Investasi
Pos yang tidak kalah penting adalah investasi. Kemajuan teknologi memudahkanmu untuk dapat berinvestasi secara online dan dengan modal yang tidak begitu besar. Contohnya seperti saham, reksadana, tabungan emas, dan surat berharga negara (SBN) yang tidak mempunyai risiko gagal bayar. Oleh karena itu, siapkanlah dana untuk investasi sedini mungkin minimal 10 persen dari pendapatan bulananmu.
- Sosial
Pos berikutnya adalah untuk kegiatan yang bersifat sosial seperti sumbangan, bantuan, angpau pernikahan, dan sebagainya. Kamu juga dapat membayarkan zakat penghasilanmu menggunakan pos ini. Besarnya pos sosial sekitar 5 persen dari pendapatan bulananmu.
- Pengeluaran Rutin
Pos terakhir adalah pengeluaran rutin. Memiliki porsi terbesar yakni 60 persen dari pendapatan bulanan, pos ini digunakan untuk semua kebutuhan rutin seperti konsumsi, biaya sewa kos atau cicilan rumah, tagihan listrik, pulsa, dan lain-lain. Pengeluaran rutin untuk membantu keluargamu juga diambil dari pos ini.
Dengan menerapkan strategi di atas, maka kamu tidak akan kesulitan lagi memenuhi segala kebutuhan baik untuk dirimu sendiri maupun keluargamu. Namun, diperlukan konsistensi dan komitmen yang kuat dalam mengisi pos dan menggunakannya sesuai dengan tujuan masing-masing.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Agar Hubungan Lebih Bahagia, Coba Lakukan 6 Resolusi Sederhana Ini
-
Resolusi Kecantikan 2020, Ini Jenis Perawatan Kulit yang Harus Kamu Lakukan
-
Jangan Sampai Gagal Lagi, Ini Cara Berkomitmen dengan Resolusi Tahun Baru
-
Inilah 4 Resolusi Tahun Baru yang Paling Sering Gagal
-
Tampil Lebih Stylish, Ini 5 Panduan Resolusi Mode Tahun 2020
Lifestyle
-
Kulit Bebas Breakout! 5 Low pH Cleanser Tea Tree yang Ramah Skin Barrier
-
Berkaca dari Konten Maudy Ayunda, Mengapa Stoikisme Sangat Relevan Menjaga Kewarasan?
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!
-
Kulit Remaja Bebas Jerawat Tanpa Kuras Dompet! 4 Acne Serum Rp30 Ribuan
-
Auto Glowing! 5 Rekomendasi Brightening Ampoule Pembasmi Noda Jerawat
Terkini
-
Menjeda Rutinitas Sejenak, Menemukan Kebahagiaan Sederhana di Tempat Camping
-
Review Film It's My Time: Seni Menghargai Masa Tua dengan Cara yang Indah
-
Bedah Buku 'Sebilah Lidah': Ketika Puisi Menelanjangi Sisi Gelap Manusia Modern
-
Mengulas Memoar Educated: Ketika Pendidikan Menjadi Jalan Keluar
-
Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!