Memiliki pertemanan yang luas atau banyak memang mudah. Terutama dengan dukungan teknologi canggih seperti sekarang. Orang bisa berteman dengan siapa saja hanya bermodalkan jari.
Apakah teman yang banyak membuatmu pasti memiliki sahabat sejati? Belum tentu. Untuk mengetahui apakah selama ini kamu telah memiliki sahabat sejati atau belum, kenali ciri-ciri di bawah ini.
1. Bisa kamu andalkan
Salah satu ciri dari sahabat sejati adalah bisa diandalkan. Meski kalian jarang bertemu, tapi kalau kamu sedang kesulitan, ia akan selalu berada di garda terdepan untuk membantu dan membuatmu merasa tidak sendirian.
Sesibuk apa pun, ia akan luangkan waktunya untuk memberi dukungan ketika kamu dalam kondisi terpuruk.
2. Tak iri dengan kesuksesan kamu
Saat kamu berhasil mencapai sesuatu, tak ada rasa iri atau dengki. Justru ia berbahagia melihatmu telah sukses meraih apa yang kamu impikan selama ini.
Beda halnya dengan musuh dalam selimut. Klaimnya teman, tapi giliran kamu berhasil, misuh-misuh dalam hati. Di belakang malah menjelek-jelekkan bahwa raihanmu itu diperoleh dengan cara tak baik.
3. Selalu mendukungmu
Seorang teman yang baik, akan selalu berusaha mendukung kamu, selama hal itu positif. Hal itulah yang membuatmu tak sungkan untuk memberi tahu impian-impianmu, meski kondisi sekarang terlihat tampak mustahil.
Tapi dia yang tulus jadi sahabat, alih-alih mematikan mimpimu, justru mendorong untuk terus meraih impian yang kamu cita-citakan meski berbagai halangan terus membentur. Punya teman yang seperti ini?
4. Berani mengingatkan saat kamu salah
Jangan berbahagia ketika teman-teman di sekitarmu selalu bermulut manis, meski dalam hati terdalam kamu mengakui telah berbuat salah. Bersyukurlah saat ada teman yang mengoreksimu saat salah meski menanggung risiko akan kamu musuhi.
Kritikan memang tidak pernah indah di telinga, tapi teman yang sejati tidak akan membiarkan kamu terus terjerumus dalam lubang kesalahan yang sama. Beda halnya dengan teman pengecut, apa pun akan dilakukan asalkan kamu senang.
5. Nyaman saat bersamanya
Kalian memang hanya bertemu jarang-jarang, tapi tiap kali ketemuan selalu membuatmu nyaman. Kejujuran dan sifatnya yang bisa dipercaya, membuatmu merasa aman untuk mencurahkan hati, jauh dari kekhawatiran dia akan berkhianat.
Ia pun bukan tipe menghakimi. Meski mengkritisi, tapi disampaikan dengan cara tak menusuk hati. Hal itu membuatmu selalu meminta pendapatnya dan memercayai kata-katanya.
Apabila ciri-ciri di atas telah kamu temukan pada sahabatmu, bersyukurlah! Karena tak semua orang bisa mendapatkan anugerah diberi sahabat yang dapat lebih lekat daripada keluarga sendiri.
Baca Juga
-
Netflix Hadirkan Dokumenter Baru: Sisi Rentan Elvis Presley Terungkap!
-
Dokumenter 'Madaniya': Cara Mohamed Subahi Suarakan Revolusi tanpa Senjata
-
Blossom in Darkness: Drama China Romantis Horor yang Dibintangi Li Hongyi dan Sun Zhenni
-
Kabar Gembira! Aktor Song Joong-ki Umumkan Kelahiran Putri Keduanya di Roma
-
16 Tahun Vakum, Oasis Umumkan Konser Perdana di Korea
Artikel Terkait
-
Akhirnya! KNVB Kasih Kabar Kapan Laga Persahabatan Timnas Indonesia vs Belanda
-
Persahabatan Wika Salim dan Danang Pradana Sempat Renggang, Kini Kembali Akrab
-
Kumpulan Kisah Hangat tentang Kucing: Review Buku 'Kucing Bernama Dickens'
-
Novel Don't Be in Love: Pentingnya Memaafkan dan Berdamai dengan Masa Lalu
-
Hadiah Persahabatan Turkiye-Indonesia: Erdoan Serahkan Mobil Listrik Togg T10X, Prabowo Langsung Jajal
Lifestyle
-
4 Moisturizer dengan Cooling Effect, Segarkan Wajah di Cuaca Panas!
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
4 OOTD Minimalis ala Yerin GFRIEND, Cocok untuk Gaya Harian yang Effortless
-
Penalaran Kata 'Mundhut': Sama-sama Predikat Kalimat, tapi Dilarang Ambigu!
-
Mudah Ditiru! 4 Gaya Hangout ala Bona WJSN yang Wajib Dicoba
Terkini
-
Review Anime My Stepmoms Daughter Is My Ex: Ketika Mantan Jadi Saudara Tiri
-
Novel Four Aunties and A Wedding: Pesta Pernikahan Berubah Menjadi Mencekam
-
Kembali Naik Peringkat, Timnas Indonesia Berpotensi Tempel Ketat Vietnam di Ranking FIFA
-
Review Film Broken Rage: Ketika Takeshi Kitano Menolak Bertele-tele
-
Hidup Itu Absurd, Jadi Nikmati Saja Kekacauannya